SPIRIT AGAMA DALAM INTEGRASI SOSIAL ANTARA WARGA PENDATANG DENGAN MASYARAKAT LOKAL i (Studi Terhadap Pola Integrasi Sosial Warga Di Kompleks Perumahan Saka Permai dengan Masyarakat di Dusun Karangjenjem Kecamatan Ngaglik Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta) /i

DESSY PURWANINGTYAS - NIM. 02540901, (2008) SPIRIT AGAMA DALAM INTEGRASI SOSIAL ANTARA WARGA PENDATANG DENGAN MASYARAKAT LOKAL i (Studi Terhadap Pola Integrasi Sosial Warga Di Kompleks Perumahan Saka Permai dengan Masyarakat di Dusun Karangjenjem Kecamatan Ngaglik Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta) /i. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Yogyakarta selain dikenal sebagai kota budaya, juga dikenal sebagai kota pelajar, sehingga banyak orang yang pergi ke Yogyakarta untuk merantau. Tujuan mereka ada yang bekerja dan ada yang mencari ilmu. Perumahan Saka Permai merupakan salah satu perumahan yang ada di Yogyakarta, tepatnya di Kalurahan Sardonoharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman. Perumahan ini sebagian besar dihuni oleh warga Pendatang dengan bermacam-macam etnis sehingga terdapat latar belakang budaya, adat istiadat, bahasa, agama, serta mata pencaharian yang berbeda pula. Mereka saling berinteraksi untuk menciptakan integrasi sosial tidak hanya dengan sesama warga perumahan tetapi juga dengan masyarakat lokal di Dusun Karangjenjem yang notabene adalah orang Jawa. Berawal dari adanya komunikasi dan interaksi sosial tersebut maka akan menciptakan integrasi sosial dengan melahirkan berbagai bentuk kerjasama. Tidak dapat dipungkiri bahwa sebagai warga pendatang dengan karakter yang berbeda tidak mudah dan bahkan pernah mengalami konflik, namun konflik yang ada diantara mereka merupakan konflik yang tidak begitu besar, dan hal itu dikarenakan kedua belah pihak belum saling mengenal, sehingga konflik tersebut dapat diredam, hal ini didukung dengan adanya berbagai macam kegiatan, baik di bidang sosial maupun keagamaan yang melibatkan kedua belah pihak, yakni warga di perumahan Saka Permai dan masyarakat lokal di Dusun Karangjenjem, sehingga terciptalah integrasi di antara dua komunitas yang berbeda tersebut. Pemandangan yang menarik bagi peneliti, karena biasanya antara dua atau lebih komunitas yang berbeda tidak saling mengenal, bahkan saling acuh tak acuh, atau kemungkinan mengalami konflik, namun hal itu tidak terjadi di perumahan ini, walaupun ada sebagian kecil yang tidak membaur namun hal itu merupakan suatu hal yang lumrah. Berbagai macam kegiatan yang merupakan bentuk kerjasama terjalin diantara warga pendatang dan masyarakat lokal. Seseorang berbuat sesuatu pastilah ada motif yang melatarbelakanginya, begitu pula integrasi antara warga perumahan Saka Permai dan masyarakat di Dusun Karangjenjem, dibalik tindakannya tersebut tentunya ada motif yang melatarbelakangi. Spirit agama juga sangat berpengaruh terhadap proses integrasi, spirit agama dalam penelitian ini berarti semangat keberagamaan seseorang sehingga berpengaruh terhadap proses integrasi sosial antara warga di perumahan Saka Permai dengan masyarakat di Dusun Karangjenjem. Spirit agama dalam integrasi sosial diwujudkan dalam berbagai bentuk kerjasama, baik dalam bidang sosial maupun keagamaan, dalam kerjasama itu terdapat kebersamaan dan kebersatuan, sehingga dalam spirit agama ada semangat kolektif dalam bentuk ritual-ritual yang sama. Penelitian dalam skripsi ini termasuk jenis penelitian lapangan yang bersifat deskriptif, sedangkan pengumpulan datanya Penulis menggunakan metode observasi, interview dan dokumentasi, setelah data terkumpul Penulis menggunakan teknik analisis kualitatif. br br

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing I : Ustadi Hamsah S. Ag, M. Hum. ; Pembimbing II : Dr. Munawar Ahmad, S. S, M. Si.
Uncontrolled Keywords: Spirit Agama, Integrasi Sosial, Warga Pendatang, Masyarakat Lokal
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Last Modified: 04 May 2012 16:40
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/1007

Actions (login required)

View Item View Item