AJARAN-AJARAN TASAWUF DALAM KADERISASI PARTAI KEADILAN SEJAHTERA (PKS)

DENY SETYOWATI - NIM. 00520413, (2008) AJARAN-AJARAN TASAWUF DALAM KADERISASI PARTAI KEADILAN SEJAHTERA (PKS). Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK PKS adalah salah satu dari banyak partai Islam yang tengah berkembang di Indonesia. Ia tergolong partai baru yang didirikan pada tahun 1998 M. Namun demikian dalam waktu yang relatif cukup singkat partai ini tumbuh dan berkembang cukup pesat terutama pertumbuhan kadernya. Berbicara masalah pertumbuhan kader, berbeda dengan partai-partai lain, PKS memiliki sistem kaderisasi yang khas dan struktur organisasi yang solid dari pemerintahan pusat sampai ke ranting-ranting yang tersebar di seluruh Indonesia bahkan diluar negeri karena para kadernya juga ada yang berdomisili di luar negeri. PKS dikenal oleh masyarakat maupun pengamat politik sebagai sebuah partai yang mengusung visi moralitas. Sampai-sampai sebagian orang mengatakan PKS itu terlalu moralis. Peran-perannya di parlemen dan masyarakat, telah menunjukkan bahwa PKS cukup konsisten pada nilai-nilai islam, dalam hal ini adalah akhlak islami. Para kader PKS dari level atas sampai terendah sulit diajak kompromi melakukan KKN. Semua anggota legeslatif dari PKS tak ada yang menyuap atau berijazah palsu. Dari setiap kampanye yang diselenggarakan dan kerja-kerja sosial yang tak pernah berhenti membuat partai ini semakin banyak yang simpati. Melihat fakta tentang konsistensi para kader PKS pada nilai-nilai islam (akhlak), penulis beranggapan bahwa pendidikan dan pembinaan akhlak pasti menjadi sangat penting dan menjadi prioritas dalam kaderisasi PKS. Jika dilihat dari ilmu keislaman, pembicaraan tentang akhlak masuk dalam wilayah tasawuf. Sementara itu PKS juga dicap sebagai kelompok islam fundamentalis oleh sebagian kalangan. PKS merupakan perpanjangan tangan sebuah pergerakan Islam modern, Ikhwanul Muslimin. Inilah yang menarik bagi peneliti. Dua rumusan yang akan menjadi pembahasan dalam penelitian ini adalah Ajaranajaran tasawuf apa saja yang direalisasikan dalam kaderisasi PKS? Dan yang kedua, mengapa konsep tasawuf yang demikian yang dipakai dalam kaderisasi PKS? Penelitian ini sifatnya literer dan menggunakan pendekatan historis. Dari penelusuran yang telah dilakukan, peneliti memperoleh kesimpulan bahwa, 1. Bahwa ajaran-ajaran tasawuf yang direalisasikan dalam kaderisasi PKS merupakan ajaran-ajaran yang sifatnya moral praktis. Ajaran-ajaran tasawuf dalam kaderisasi PKS , sebagaimana dalam ajaran tasawuf akhlaki, merupakan ajaran-ajaran tasawuf yang berorientasi pada pembentukan akhlak islami. Untuk membentuk akhlak islami (karimah) memerlukan aturan yang jelas dan tersistematis, yaitu seseorang harus menjalankan latihan dan amalan ibadah yang cukup berat dan juga membutuhkan kesungguhan dan waktu yang panjang. Sebagaimana dalam ajaran tasawuf akhlaki atau sunni, kaderisasi PKS telah merumuskan latihan dan amalan-amalan dalam rangka pendidikan dan pembinaan moral para kadernya. Adapun ajaran-ajaran yang direalisasikan seperti; mujahadah, yang diartikan sebagai pembinaan pada mental spiritual yang bertujuan untuk pembangunan moralitas. Secara konkret nilai-nilai moral yang diajarkan dalam kaderisasi PKS antara lain: jujur, sabar, ikhlas, amanah. br br

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing : Moh Damami
Uncontrolled Keywords: Ajaran tasawuf, Kaderisasi, Partai Keadilan Sejahtera
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Last Modified: 04 May 2012 16:40
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/1018

Actions (login required)

View Item View Item