OTENTISITAS HADIS MENURUT SYI'AH (Studi atas Pemikiran Ja'far al-Subhani)

DADAN HERMAWAN - NIM. 02531026, (2008) OTENTISITAS HADIS MENURUT SYI'AH (Studi atas Pemikiran Ja'far al-Subhani). Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (OTENTISITAS HADIS MENURUT SYI'AH (Studi atas Pemikiran Ja'far al-Subhani))
BAB I, BAB V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img] Text (OTENTISITAS HADIS MENURUT SYI'AH (Studi atas Pemikiran Ja'far al-Subhani))
BAB II, BAB III, BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini berangkat dari asumsi bahwasanya keberadaan hadis berkembang luas di dunia Islam, dari sini menimbulkan beberapa kecenderungan dan keragaman atas sunnah dan hadis. Ada yang menjadi suatu tradisi dan bahkan ada yang hilang ditelan zaman. Terlebih jika dikaitkan dengan masalah kepercayaan atas ideologi tertentu, seperti Syi'ah. Sehingga dalam diskursus hadis, memunculkan pandangan yang berbeda di antara golongan Islam. Baik mengenai sumber periwayatan, jalur periwayatan, kriteria kesahihan hadis maupun mengenai perawi dan standar kualitasnya. Dalam Syi'ah sunnah atau hadis adalah perkataan, perbuatan dan persetujuan atau taqrir Nabi saw, dan para imam ma'su m yang dua belas. Sehingga sumber hadis dikalangan Syi'ah bukan hanya berasal dari Rasulullah alhadis al-nabawi, tetapi juga berasal dari dua belas Imam mereka al-hadis almalawi. Dengan demikian penilitian ini difokuskan kepada salah seorang pemikir Syi'ah, yaitu Ja'far al-Subhani Ja'far al-Subhani adalah merupakan salah satu ulama Syi'ah yang berkonsentrasi dalam bidang ilmu hadis dengan karyanya kitab Usul al-Hadis wa ahkamuhu fi amp;#8216;Ilmi al-Dirayah dan Kitab Kulliyat fi amp;#8216;Ilmi al-Rijal, dan beliau juga merupakan maraji' Syi'ah pada masa sekarang ini. Beliau memberikan batasan tentang otentisitas hadis menururt Syi'ah, melalui kaidah-kaidah otentisitasnya. Untuk meneliti beliau ini tentang otentisitas hadis, maka penelitian ini menggunakan pendekatan historis eksplanatoris (eksplanatory analysis), yaitu suatu analisis yang berfungsi memberi penjelasan yang lebih mendalam dari sekedar mendeskripsikan makna sebuah teks. Sehingga memberi pemahaman mengenai, mengapa dan bagaimana pemikiran itu muncul dan apa saja sebab yang melatar belakanginya. Dalam hal ini, Ja'far al-Subhani membuat kriteria kesahahihan suatu hadis yang bebeda dengan ulama-ulama Syi'ah terdahulu, yang mana telah memberikan formulasi baru dalam perkembangan ilmu hadis Syi'ah. Dalam kriteria kesahihan hadisnya, Ja'far al-Subhani tidak menekankan pada sanad saja akan tetapi matnnya juga, hal ini terbukti dengan menambah kriteria harus terhindar dari syaz dan 'illat yang kurang diperhatikan oleh ulama-ulama mutaqaddimin Syi'ah. Dalam manilai suatu hadis, Ja'far al-Subhani sangat teliti dan harus melalui metode ilmu Rijal al-Hadis dan Jarh wa Ta'dil. Dengan metode ini, maka akan menghasilkan kualitas hadis yang telah diklasifikasikan olehnya, yaitu; Sahih, Hasan, Muwassaq dan Daif. Sebagai implementasinya, Ja'far al-Subhani berpandangan bahwasanya dalam kitab hadis utama Syi'ah yaitu al-Kafi, menurut kriteria yang telah ditetapkan oleh Ja'far al-Subhani bahwasanya tidak semua hadis yang termuat dalam kitab ini adalah Sahih. Berangkat dari pemahaman Ja'far al-Subhani mengenai Otentisitas hadis menurut Syi'ah ini, memberikan pandangan bahwa setiap mazhab atau golongan dalam Islam mempunyai pandangan masing-masing tentang otentisitas hadis. Sehingga melahirkan sesuatu yang spesifik dan khas. br br

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing I : M. Alfatih Suryadilaga, S. Ag, M. Ag. ; Pembimbing II : Afdawaiza, S. Ag, M. Ag.
Uncontrolled Keywords: Otentisitas Hadis, Syi'ah
Subjects: Tafsir Hadist
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Tafsir Hadist (S1)
Depositing User / Editor: Miftakhul Yazid Fuadi, SIP.
Date Deposited: 11 May 2012 03:08
Last Modified: 18 Oct 2016 04:17
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/1024

Actions (login required)

View Item View Item