DOA NABI IBRAHIM AS. DALAM AL-QUR’AN ( Studi Komparatif Tafsir Ibnu Kaṡīr dengan Tafsir al-Misbah)

ABDUL JALAL ROMDONI, NIM. 08530078 (2013) DOA NABI IBRAHIM AS. DALAM AL-QUR’AN ( Studi Komparatif Tafsir Ibnu Kaṡīr dengan Tafsir al-Misbah). Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA.

[img]
Preview
Text (DOA NABI IBRAHIM AS. DALAM AL-QUR’AN ( Studi Komparatif Tafsir Ibnu Kaṡīr dengan Tafsir al-Misbah))
BAB I, V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (776kB) | Preview
[img] Text (DOA NABI IBRAHIM AS. DALAM AL-QUR’AN ( Studi Komparatif Tafsir Ibnu Kaṡīr dengan Tafsir al-Misbah))
BAB II, III, IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (755kB)

Abstract

Studi tafsir komparatif merupakan salah satu metode penafsiran al- Qur’an dengan membandingkan penafsiran-penafsiran mufasir, baik yang mempunyai kitab tafsir maupun tidak. Kajian penafsiran semacam ini bertujuan untuk mencari persamaan dan perbedaan dari masing-masing mufasir, baik itu metodologi maupun substansi penafsiran. Adapun kajian dalam skripsi ini merupakan kajian tafsir komparatif, yaitu membandingkan dua kitab tafsir dari masa yang berbeda, tafsir Ibnu Kaṡīr dengan tafsir al-Misbah, terhadap doa Nabi Ibrahim dalam al-Qur’an. Nabi Ibrahim merupakan nabi yang mendapat gelar ‘abūl anbiyā’ bapaknya para nabi, karena hampir semua nabi memiliki garis keturunan yang sampai kepada Nabi Ibrahim. Hal ini merupakan doa Nabi Ibrahim beserta anaknya, Ismail yang memohon supaya diutus seorang rasul kepada penduduk Mekah. Doa yang dipanjatkan oleh Nabi Ibrahim merupakan cara yang digunakan supaya terhindar dari sikap berputus asa atas rahmat Allah. Penelitian ini bertujuan untuk melihat variasi doa Nabi Ibrahim dan bagaimana produk penafsiran keduanya terhadap doa tersebut. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif-analitik, menggambarkan penafsiran Ibnu Kaṡīr dan Quraish Shihab untuk selanjutnya dilakukan analisis dengan membandingkan penafsirannya, metodologi dan substansi. Akan tetapi, sebelum melangkah dalam tahap selanjutnya, dalam mengidentifikasi ayat al-Qur’an yang termasuk dalam doa Nabi Ibrahim, penulis menggunakan indeks al-Qur’an untuk melihat ayat-ayat yang termasuk dalam kisah Nabi Ibrahim dan memilihnya ayat mana saja yang memuat adat an-nidā (kata panggilan) PQR رب,ر , dan pujian U VWXY .ا Terdapat 22 ayat dalam 5 surat yang berbeda yang termasuk dalam doa Nabi Ibrahim. Secara garis besar doa ini diawali dengan kata panggilan dan senantiasa diiringi dengan kata kerja perintah dan larangan, hanya satu doa saja yang diawali dengan pujian. Permohonan yang diajukan bersifat materi dan immateri, seperti memohon anak (keturunan), diutusnya seorang rasul, keamanan atas kota Mekah, diberikan rezeki, terhindar dari sasaran fitnah, dan menjadi orang yang tetap istiqomah melaksanakan salat. Secara metodologi penafsiran, masing-masing mufasir sama-sama menggunakan metode tahlili, yaitu menafsirkan al-Qur’an sesuai tertib urutan mushaf al-Qur’an. Perbedaannya, Tafsir Ibnu Kaṡīr menggunakan banyak riwayat, baik hadis nabi, pendapat sahabat, maupun tabi’in, sedangkan tafsir al-Misbah tidak begitu banyak dalam menggunakan riwayat. Secara substansi, juga memiliki persamaan dan perbedaan, ayat 37 surat Ibrahim, bagi Ibnu Kaṡīr dipahami sebagai ayat yang memuliakan kota Mekah, sedangkan bagi Quraish Shihab dipahami sebagai landasan diharuskannya berhijrah dari satu daerah ke daerah lain yang lebih baik

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing: Dr. H. Mahfudz Masduki, MA
Subjects: Tafsir Hadist
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Tafsir Hadist (S1)
Depositing User / Editor: Sugeng Hariyanto, SIP (sugeng.hariyanto@uin-suka.ac.id)
Date Deposited: 06 Mar 2014 00:57
Last Modified: 06 Aug 2018 03:32
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/10328

Actions (login required)

View Item View Item