RESEPSI ESTETIS TERHADAP AL-QUR’AN (Implikasi Teori Resepsi Estetis Navid Kermani Terhadap Dimensi Musikalik al-Qur’an)

ACHMADYAFIKMURSYID, NIM. 09532003 (2013) RESEPSI ESTETIS TERHADAP AL-QUR’AN (Implikasi Teori Resepsi Estetis Navid Kermani Terhadap Dimensi Musikalik al-Qur’an). Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA.

[img]
Preview
Text (RESEPSI ESTETIS TERHADAP AL-QUR’AN (Implikasi Teori Resepsi Estetis Navid Kermani Terhadap Dimensi Musikalik al-Qur’an))
BAB I, V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img] Text (RESEPSI ESTETIS TERHADAP AL-QUR’AN (Implikasi Teori Resepsi Estetis Navid Kermani Terhadap Dimensi Musikalik al-Qur’an))
BAB II, III, IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (1MB)

Abstract

Al-Qur‟an merupakan pedoman hidup umat manusia yang mengandung nilai-nilai dan ajaran universal. Al-Qur‟an banyak menyimpan mukjizat dan rahasia-rahasia besar di dalamnya termasuk aspek-aspek ritmik dan musikalik, sehingga ketika masyarakat berinteraksi dengan al-Qur‟an terdapat keanekaragaman respons atau penerimaan baik pengamalan maupun pengkajiannya. Pemaknaan terhadap respons serta reaksi terkait hubungannya dengan penerimaan al-Qur‟an dengan tujuan estetis lazim disebut Resepsi Estetis. Penelitian terbaru yang penulis anggap cocok dalam meneropong kajian resepsi estetis dalam bingkai sejarah penerimaan al-Qur‟an adalah yang telah dilakukan oleh Navid Kermani. Konstruksi teori resepsi estetis Navid Kermani melibatkan dua unsur yaitu Teori Resepsi dan Memori Kultural. Berdasarkan teori resepsi estetis yang dikemukakan Navid Kermani di atas, penulis mencoba merumuskan pola relevansi penerimaan masyarakat terhadap pembacaan musikalik al-Qur‟an dengan menghadirkan dua kasus. Pertama, masyarakat Arab generasi awal Islam, kedua, komunitas Sufi. Kedua kasus tersebut merupakan representasi dari kelompok masyarakat yang menonjolkan tujuan estetis dalam rangka mengekspresikan penerimaan mereka terhadap kitab sucinya. Penulis membatasi masalah yang dikaji pada konsep resepsi estetis. Konsep resepsi estetis adalah bagian dari teori sastra. Resepsi adalah penerimaan atas sebuah teks sastra, yang dalam penelitian ini adalah al-Qur‟an dan efek yang dihasilkan. Adapun kajian tentang efek sebuah teks sastra, dalam teori resepsi, harus mengikutsertakan peran pembacanya. Estetis adalah proses penerimaan dengan mata maupun telinga, pengalaman seni, serta cita rasa akan sebuah obyek atau penampakan. Selanjutnya, mengingat luasnya kajian resepsi estetis terhadap al-Qur‟an, maka kajian ini juga dibatasi hanya pada term aspek-aspek ritmik dan musikalik al-Qur‟an beserta reaksi-reaksi yang ditimbulkan dari term tersebut. Implikasi dari teori efek estetik al-Qur‟an dapat diterapkan pada masyarakat Arab generasi awal dan komunitas Sufi. Poin penting dalam horizon harapan untuk melihat fenomena masyarakat generasi awal. Pertama, bahwa sistem masyarakat Arab sangat membedakan antara kelas atas dan bawah. Kedua, bahwa masyarakat Arab pra-Islam adalah komunitas budaya yang dibedakan dan diidentifikasi melalui bahasa dan puisi. ketiga, daya tarik yang luar biasa berasal dari pembacaan al-Qur'an. Begitu juga dengan Komunitas Sufi memiliki horizon harapan. Pertama, tingkat spiritual merupakan indikator kesalehan seseorang Sufi. Kedua, doktrin Sufi yang mengajarkan bahwa Musik sebagai media untuk mencapai derajat Sufi. Ketiga, kebiasaan komunitas Sufi mendengarkan nyanyian. Dengan demikian dilihat dari horizon harapan komunitas Sufi menunjukan reaksi bahwa Semakin tinggi tingkat spiritual seorang Sufi semakin tinggi tingkat penghayatan terhadap al-Qur‟an.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing: Ahmad Rafiq, S.Ag., M.Ag.
Subjects: Tafsir Hadist
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Tafsir Hadist (S1)
Depositing User / Editor: Sugeng Hariyanto, SIP (sugeng.hariyanto@uin-suka.ac.id)
Date Deposited: 13 Mar 2014 03:50
Last Modified: 06 Aug 2018 04:00
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/10330

Actions (login required)

View Item View Item