HUBUNGAN KOMUNITAS ALIRAN TAKHMAD DENGAN MASYARAKAT DI KRIMUN, LOSARANG INDRAMAYU

BUDI HARTAWAN - NIM. 01520450, (2008) HUBUNGAN KOMUNITAS ALIRAN TAKHMAD DENGAN MASYARAKAT DI KRIMUN, LOSARANG INDRAMAYU. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (HUBUNGAN KOMUNITAS ALIRAN TAKHMAD DENGAN MASYARAKAT DI KRIMUN, LOSARANG INDRAMAYU)
BAB 1, BAB V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img] Text (HUBUNGAN KOMUNITAS ALIRAN TAKHMAD DENGAN MASYARAKAT DI KRIMUN, LOSARANG INDRAMAYU)
BAB II, BAB III, BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (697kB)

Abstract

ABSTRAK Orang Indonesia pada umumnya sangat percaya akan hal-hal yang bernuansa mistis dan percaya akan sesuatu yang supranatural, orang Indonesia kebanyakan tingkat religiusitasnya masih sangat tinggi, ini dibuktikan pada waktu agama-agama besar masuk ke Indonesia penduduk setempat sudah mengenal dan mempercayai akan adanya sesuatu yang gaib ini terbukti dengan adanya fenomena tentang Animisme dan Dinamisme, yang sudah mengakar pada kepercayaan orang-orang Indonesia, sehingga ketika agama-agama besar datang di Indonesia mau tidak mau agama-agama besar harus bisa melebur dalam sistem kepercayaan masyarakat lokal. br br Dalam kurun waktu tertentu agama-agama yang dibawa oleh para pendatang sudah menjadi kaum mayoritas dan mau tidak mau agama-agama lokal mulai terpinggirkan ini kemudian menjadi dilema bagi agama-agama besar dan khususnya buat agama lokal yang sangat sulit untuk meninggalkan kepercayaan yang mereka peroleh dari nenel moyang, terlebih lagi agama-agama besar mulai menguasai sistem hierarki pemerintahan dan mulai menyodorkan sekian persyaratan yang harus dipenuhi oleh agama lokal untuk bisa diakui secara sah oleh pemerintah yang memang sangat sulit untuk dipenuhi oleh agama lokal salah satu diantaranya adalah mempunyai Nabi dan Kitab Suci, persyaratan semacam ini sungguh sulit untuk dipenuhi karena agama lokal lebih mengandalkan ajaran dari nenek moyang secara turun temurun. br br Dikarenakan ketidakpuasan akan lembaga agama yang resmi. maka dibeberapa daerah mulai muncul Aliran Kepercayaan yang lebih mengedepankan nilai-nilai lokalitas, aliran seperti ini juga muncul di salah satu daerah Jawa Barat yaitu di Indramayu tepatnya Desa Krimun Kec. Losarang Kab Indramayu Jawa Barat. Mereka menamakan komunitasnya Aliran Hindu-Budha Bumi Segandu Indramayu yang lebih dikenal dengan sebutan Dayak Indramayu, penyebutan nama Dayak Indramayu bukan karena mereka keturunan dari Dayak yang ada di Pulau Kalimantan tetapi lebih dari arti Dayak itu sendiri yaitu Dayak berasal dari katak ayak/mengayak yang berarti Dayak Indramayu adalah orang0-orang pilihan. br br Ajaran dari Dayak Indramayu lebih mengarah pada nilai-nilai kembali kepada alam ini ditunjukkan dengan sistem ajaran mereka yang tidak memperbolehkan memakan memakan makanan yang bernyawa dan Merekapun mempunyai ciri-ciri yang khusus yaitu kebanyakan berambut gondrong dan tidak memakai baju hanya celana contong yang berwarna hitam dan putih yang secara eksplisit menandakan bahwa di dunia ini selalu ada kebaikan dan kejelekan oleh karena itu setiap anggota komunitas ini selalu mengingat hal tersebut dan menjauhi segala perbuatan yang merugikan orang lain. br br

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing : Soehadha, M. Hum.
Uncontrolled Keywords: Hubungan, Komunitas, Aliran Takhmad
Subjects: Perbandingan Agama
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Perbandingan Agama (S1)
Depositing User / Editor: Miftakhul Yazid Fuadi, SIP.
Date Deposited: 21 May 2012 06:31
Last Modified: 10 Oct 2016 01:39
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/1036

Actions (login required)

View Item View Item