TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (STUDI KASUS KALANGAN MASYARAKAT NELAYAN DESA BABALAN, KECAMATAN WEDUNG, KABUPATEN DEMAK)

AGUS ROFI’ , NIM. 08350041 (2012) TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (STUDI KASUS KALANGAN MASYARAKAT NELAYAN DESA BABALAN, KECAMATAN WEDUNG, KABUPATEN DEMAK). Skripsi thesis, PERPUSTAKAAN UIN SUNAN KALIJAGA.

[img]
Preview
Text
BAB I, V, DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (2MB) | Preview
[img] Text
BAB II, III, IV.pdf
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (222kB)

Abstract

Rumah tangga adalah sebuah institusi yang melahirkan komunitas bernama keluarga, yang dimulai dari sebuah komitmen (ijab qabul) antara seorang laki-laki dan seorang perempuan untuk hidup berdampingan, saling membantu dan bekerja sama guna mencapai tujuan yang mulia. Dari definisi tersebut, sudah semestinya dua orang yang membangun sebuah rumah tangga berusaha menerapkan semua komitmen yang telah disepakati, sehingga tidak menimbulkan kekerasan yang mungkin akan merugikan masing-masing pihak. Namun pada kenyataannya, orang seringkali dibenturkan dengan suatu masalah keluarga misalnya masalah ekonomi seolah tidak punya pilihan untuk menyelesaikannya kecuali dengan melakukan tindak kekerasan yang dilakukan oleh pihak suami. Terdapat fenomena yang terjadi di kalangan masyarakat nelayan tepatnya di Desa Babalan Kecamatan Wedung Kabupaten Demak. Tindakan menyimpang tersebut, mengakibatkan kesengsaraan dan penderitaan bagi para pihak istri. Padahal, tindakan ini dilarang agama seperti dalam hadis-hadis Nabi yang melarang melakukan tindak kekerasan terhadap perempuan dan termasuk kategori pelanggaran hak asasi manusia. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research), yakni kalangan masyarakat nelayan di Desa Babalan Kecamatan Wedung Kabupaten Demak. Pengumpulan data dengan wawancara (interview), pengamatan (observasi), dokumentasi. Metode pendekatan, yaitu sosiologis yang berdasarkan atas tujuan dari permasalahan-permasalahan yang ada pada kalangan masyarakat nelayan di desa Babalan. Selanjutnya, data yang telah ditemukan dari lapangan, peneliti menyajikannya dalam bentuk laporan penelitian dengan paparan deskripstif analitis tentang faktor-faktor yang melatarbelakangi dan bentuk-bentuk kekerasan dalam rumah tangga. Sedangkan analisisnya mengunakan teori maqa>s}id as-syari<’ah. Berdasarkan dari paparan di atas, terdapat dua hal yang perlu untuk diteliti, yakni; pertama, bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap faktor-faktor yang melatarbelakangi terjadinya kekerasan dalam rumah tangga di daerah tersebut. Kedua, bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap bentuk-bentuk kekerasan dalam rumah tangga yang terjadi di kalangan masyarakat nelayan Desa Babalan Kecamatan Wedung Kabupaten Demak. Dari hasil penelitian, peneliti menemukan tiga faktor yang melatarbelakanginya yaitu; psikologis, lingkungan dan ekonomi. Sedangkan bentuk kekerasan ada tiga, yakni; kekerasan fisik, psikologis, ekonomi. Jika mengacu pada teori maqa>s}id as-syari<’ah, maka hasil analisis penelitian ini menegaskan bahwa tindak kekerasan apapun termasuk dalam lingkup rumah tangga tidak diperbolehkan oleh Islam, karena melanggar dari tujuan hukum Islam yang agung atau utama, yaitu d}aru>riyah.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Drs. Ahmad Patirov, M.A
Uncontrolled Keywords: HUKUM ISLAM, KEKERASAN, RUMAH TANGGA
Subjects: Al-Ahwal Asy-Syakhsiyyah
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Al-Ahwal Asy-Syakhsiyyah (S1)
Depositing User / Editor: Users 70 not found.
Date Deposited: 13 Mar 2014 08:48
Last Modified: 13 Apr 2016 03:15
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/10428

Actions (login required)

View Item View Item