AKAD PEMBIAYAAN MUDHARABAH ANTAR LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH (STUDI PADA PT. BPRS MARGIRIZKI BAHAGIA YOGYAKARTA DENGAN BMT MITRANYA)

DAKUM, NIM. 08380095 (2012) AKAD PEMBIAYAAN MUDHARABAH ANTAR LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH (STUDI PADA PT. BPRS MARGIRIZKI BAHAGIA YOGYAKARTA DENGAN BMT MITRANYA). Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text
BAB I, BAB V, DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (23MB) | Preview
[img] Text
BAB II, BAB III, BAB IV.pdf
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (247kB)

Abstract

Pada dasarnya dalam kajian fikih muamalat, kegiatan bisnis dalam Islam berdasarkan pada prinsip bagi hasil. Akad mudharabah adalah salah satu akad yang menerapkan sistem bagi hasil antara pemilik modal dengan pedagang atau pengusaha untuk mengelola dana. Dalam kajian fikih muamalat, mudharabah atau nama lainnya yakni qiradh adalah seseorang memberikan modal kepada orang lain untuk dikelola dalam usaha perdagangan, keuntungannya dibagi sesuai persyaratan yang mereka buat dan sepakati, sedangkan jika ada kerugian maka ditanggung oleh pemodal. Dalam perkembangan zaman yang semakin berkembang, mudharabah mengalami perubahan metode pelaksanaannya, seperti yang dilakukan oleh PT. BPRS Margirizki Bahagia Yogyakarta dengan BMT mitranya melakukan akad pembiayaan mudharabah dengan model chanelling. Kepenulisan yang digunakan dalam menyusun skripsi ini adalah bersifat preskriptif, artinya bahwa penyusun bermaksud memberikan penilaian terhadap obyek penelitian. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan normativ. Pendekatan normativ di sini adalah suatu pendekatan yang berpijak pada aturan dasar hukum Islam itu sendiri yang berupa al-Qur’an dan al- Hadis. Sementara, jenis penelitian yang digunakan dalam penyusunan skripsi ini adalah berupa penelitian lapangan (field research), obyek utamanya yaitu berupa data yang didapat dari PT. BPRS Margirizki Bahagia Yogyakarta. Dalam rangka mencari validitas data yang komprehensif serta tidak menutup kemungkinan agar semakin faktualnya data penyusun menggunakan beberapa cara dalam menyajikannya, yakni dengan observasi, wawancara, dan interview kepada PT. BPRS Margirizki Bahagia Yogyakarta dan juga BMT mitranya. Dalam penelitian ini, penyusun menggunakan analisis induktif, yaitu suatu metode yang digunakan untuk menganalisis data atas fakta-fakta yang bersifat khusus, lalu dari fakta-fakta tersebut ditarik kesimpulan umum apakah fenomena yang terjadi bersesuaian atau tidak dengan aturan-aturan yang telah ada. Berdasarkan hasil penelitian ini, dalam kegiatan operasional Lembaga Keuangan Syariah PT. BPRS Margirizki Bahagia Yogyakarta ada dua macam. Kegiatan tersebut yaitu dalam wilayah penghimpunan dana dari masyarakat dan penyaluran dana kembali masyarakat. Dalam penghimpunan dana tersebut dengan cara tabungan atau juga dengan cara deposito. Sedangkan dalam kegiatan penyaluran dana menggunakan prinsip jual-beli, prinsip bagi hasil, kebajikan, dan ijaroh. Penyaluran dana dengan prinsip bagi hasil (mudharabah) tersebut salah satunya dengan model channeling/kemitraan kepada BMT mitranya. Pelaksanaan model pembiayaan antara pihak BPRS dengan BMT tersebut dilihat dari akadnya telah bersesuaian dengan hukum Islam, namun jika dilihat dari segi pelaksanaan model channeling tersebut secara maslahah ‘ammah belum sesuai dengan prinsipprinsip dalam muamalat karena ada pihak-pihak yang terasa terbebani (nasabah) karena adanya penambahan mata rantai dalam pelaksanaan pembiayaan ini.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: fikih muamalat, Akad mudharabah, lembaga keuangan syariah
Subjects: Muamalat
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Muamalah (S1)
Depositing User / Editor: Miftakhul Yazid Fuadi, SIP.
Date Deposited: 14 Mar 2014 07:45
Last Modified: 08 Jun 2016 05:52
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/10580

Actions (login required)

View Item View Item