PELAKSANAAN AKAD Ḥ ḤḤ ḤA AA AW WW WĀLAH LAHLAH LAH DALAM PEMBIAYAAN MULTI JASA DI BMT AL IKHWAN CONDONG CATUR YOGYAKARTA

NUR SAIDAH, NIM. 08380094 (2012) PELAKSANAAN AKAD Ḥ ḤḤ ḤA AA AW WW WĀLAH LAHLAH LAH DALAM PEMBIAYAAN MULTI JASA DI BMT AL IKHWAN CONDONG CATUR YOGYAKARTA. Skripsi thesis, PERPUSTAKAAN UIN SUNAN KALIJAGA.

[img]
Preview
Text
BAB I, VII, DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (3MB) | Preview
[img] Text
BAB II, III, IV, V, VI.pdf
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (586kB)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_lightbox)
lightbox.jpg
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_preview)
preview.jpg
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_medium)
medium.jpg
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_small)
small.jpg
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_lightbox)
lightbox.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_preview)
preview.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_medium)
medium.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_small)
small.jpg

Download (0B)
[img] Other (Generate index codes conversion from text to indexcodes)
indexcodes.txt

Download (0B)
[img] Other (Generate index codes conversion from text to indexcodes)
indexcodes.txt
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (0B)
[img] Other (Generate index codes conversion from text to indexcodes)
indexcodes.txt

Download (0B)
[img] Other (Generate index codes conversion from text to indexcodes)
indexcodes.txt
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_lightbox)
lightbox.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_preview)
preview.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_medium)
medium.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_small)
small.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_lightbox)
lightbox.jpg
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_preview)
preview.jpg
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_medium)
medium.jpg
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_small)
small.jpg
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (0B)

Abstract

Berbagai permasalahan polemik yang terjadi di lembaga-lembaga keuangan syari’ah semakin marak hal ini disebabkan kurang sesuai dalam penerapan akad. Adapun permasalahan yang terjadi di lapangan seperti di BMT Al Ikhwan tempat penelitian penyusun, mengenai akad h}awa>lah. Fenomena pelaksanaan akad h}awa>lah dalam pembiayaan multi jasa di BMT Al Ikhwan adalah berawal ketika anggota yang sedang membutuhkan biaya cepat karena mempunyai hutang di pihak lain yang harus segera dibayar atau untuk keperluan sesuatu yang mendesak, sedangkan anggota tidak mampu membayarnya dengan segera, kemudian anggota mengajukan pinjaman kepada BMT Al Ikhwan Yogyakarta. Pelaksanaan akad h}awa>lah yang terjadi di BMT Al Ikhwan termasuk dalam jenis h}awa>lah mut}laqat yaitu di mana pihak anggota (muh}i>l) adalah orang yang berhutang tetapi tidak berpiutang kepada pihak BMT Al Ikhwan (muh}a>l ‘alaih ). Dalam pelaksanaan akad ini pihak BMT Al Ikhwan menggunakan pengenaan biaya fee/ujrah dengan alasan untuk biaya administrasi dalam proses pembiayaan dan pernyataan ijab dan qabul hanya dilakukan oleh kedua belah pihak yaitu pihak anggota ( muh}i>l) dan pihak BMT Al Ikhwan (muh}a>l ‘alaih). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yaitu teknik pengumpulan data dengan penelitian lapangan (field research) yang menggunakan pendekatan normatif konstruktif, yaitu menilai suatu permasalahan dengan menggunakan teori-teori kemudian memberikan pemecahan terhadap permasalahan dengan menganalisis pelaksanaaan akad yang terjadi di lapangan. Setelah penyusun meneliti tentang pelaksanaan akad h}awa>lah dalam pembiayaan multi jasa di BMT Al Ikhwan Yogyakarta baik dari segi subyek, obyek maupun s}i>gat, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan akad h}awa>lah di BMT Al Ikhwan kurang sesuai dengan teori. Hal ini disebabkan kurangnya pemahaman pengelola dalam pelaksanaan akad h}awa>lah dan kurangnya pemahaman tenttang ketetapan akad h}awa>lah dalam pengenaan ujrah/fee yang telah ditetapkan fatwa DSN MUI NO:58/DSN-MUI/V/2007. Penyusun mencoba memberikan solusi terhadap akad yang sesuai dengan kebutuhan anggota. Penyusun mengelempokkan kebutuhan biaya yang diperlukan sesuai dengan akad, sehingga tidak terjadi kerusakan dalam akad. Keperluan biaya sekolah dan rumah sakit dikelompokkan ke dalam akad h}awa>lah dengan ketentuan harus sesuai dengan teori. Keperluan biaya pernikahan untuk membeli bahan pokok termasuk akad mura>bah}ah,sedangkn untuk biaya sewa dekorasi atau peralatan lainnya merupakan akad ijarah . Fatwa DSN MUI telah mengatur mengenai akad mura>bah}ah dan ijarah yang dapat dijadikan sebagai bahan acuan dalam akad tersebut.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Dr. Hamim Ilyas, M. Ag
Uncontrolled Keywords: PELAKSANAAN AKAD HAWĀLAH, PEMBIAYAAN, MULTI JASA
Subjects: Muamalat
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Muamalah (S1)
Depositing User / Editor: Users 70 not found.
Date Deposited: 14 Mar 2014 07:49
Last Modified: 14 Mar 2014 07:49
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/10636

Actions (login required)

View Item View Item