TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PRAKTIK PENGGALANGAN DANA WAKAF TANAH (STUDI KASUS LEMBAGA WAKAF YAYASAN PONDOK PESANTREN WAHID HASYIM YOGYAKARTA)

SUKARNA - NIM. 03350043, (2008) TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PRAKTIK PENGGALANGAN DANA WAKAF TANAH (STUDI KASUS LEMBAGA WAKAF YAYASAN PONDOK PESANTREN WAHID HASYIM YOGYAKARTA). Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Fenomena melakukan penggalangan wakaf dalam masyarakat cukup marak, akan tetapi masih menggunakan cara yang tradisional, artinya antara wakif dan penerima wakaf hanya melakukan pengalihan wakaf secara lisan tidak disertai pencatatan terhadap barang yang diwakafkan, sehingga di kemudian hari banyak menimbulkan masalah yang cukup serius. Penelitian dalam skripsi ini meneliti tentang penggalangan dana wakaf tanah yang dilakukan oleh Lembaga wakaf Yayasan Pondok Pesantren Wahid Hasyim untuk mengetahui kedudukanya dalam hukum Islam, bagaimana metode penggalangan dana wakaf tanah, apakah telah sesuai dengan hukum wakaf yang dianjurkan Islam atau hanya sebatas sumbangan amal jariyah saja. Signitifikasi penelitian ini adalah untuk menganalisis secara kritis akad penggalangan dana wakaf tanah dan metode penggalangan dana wakaf. Amalan wakaf mempunyai posisi strategis bagi kehidupan sosial ekonomi, oleh karena itu harta wakaf dapat menjadi salah satu wujud kemaslahatan dalam kehidupan masyarakat. Kemaslahatan dalam wakaf inilah yang kemudian oleh penulis dibenturkan dengan prinsip tujuan Islam yang mengandung unsur kemaslahatan juga. Adanya konsep tersebut maka penulis mencoba membedah permasalahan penggalangan dana wakaf tanah yang terjadi di area sampel dengan analisis mas}lahah mursalah dan wawancara sebagai sumber primernya. Dalam penelitian ini peneliti melakukan wawancara dengan orang-orang yang terkait dengan proses penggalangan dana wakaf seperti wakif, nazir, pengurus lembaga dan instansi yang terkait dengan masalah yang akan diteliti. Jadi dalam hal ini peneliti menentukan sendiri responden mana yang dianggap dapat mewakili populasi. Di Indonesia praktik mewakafkan harta tidak bergerak dan harta bergerak telah lama dilakukan, oleh karena itu pemerintah dengan jelas menuangkan peraturan wakaf dalam Undang-undang Nomor 41 tahun 2004 tentang wakaf. Walaupun peraturan wakaf telah diundangkan, akan tetapi dalam tataran praktis belum bisa sepenuhnya dijalankan sesuai keinginan Undang-undang tersebut. Oleh karena itu, lembaga wakaf dituntut untuk mengembangkan metode dalam mengelola harta wakaf dengan tidak melanggar ketentuan wakaf yang dianjurkan Islam dan menyesuaikan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Berdasarkan penelitian yang penyusun lakukan dapat disimpulkan bahwa akad penggalangan dana wakaf tanah yang dilakukan Lembaga Wakaf Yayasan Pondok Pesantren Wahid Hasyim (LW-YPPWH telah sesuai dengan tuntutan Islam karena telah cukup syarat dan rukunnya. Walaupun i sigat /i wakaf dilakukan secara tertulis akan tetapi tetap wakaf menggunakan redaksi yang jelas dengan dikuatkan oleh perbuatan sebagai tanda kehendak dari wakif itu sendiri. br br

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing I : PROF. DR. H. SYAMSUL ANWAR, MA. ; Pembimbing II : DRS. A. PATTIROY, MA.
Uncontrolled Keywords: Praktik Penggalangaan, Dana Wakaf Tanah
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Date Deposited: 11 Jul 2012 15:28
Last Modified: 11 Jul 2012 15:28
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/1066

Actions (login required)

View Item View Item