MUHAMMAD 'ABID AL-JABIRI (STUDI PEMIKIRANNYA TENTANG TRADISI/ TURAS )

SUPAAT EKO NUGROHO 01120576 , (2008) MUHAMMAD 'ABID AL-JABIRI (STUDI PEMIKIRANNYA TENTANG TRADISI/ TURAS ). Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (MUHAMMAD 'ABID AL-JABIRI (STUDI PEMIKIRANNYA TENTANG TRADISI / TURAS))
BAB 1, BAB VII, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview
[img] Text (MUHAMMAD 'ABID AL-JABIRI (STUDI PEMIKIRANNYA TENTANG TRADISI / TURAS))
BAB II, BAB III, BAB IV, BAB V, BAB VI.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (663kB)

Abstract

ABSTRAK b Tatkala /b berbicara mengenai permasalahan kebangkitan Islam, kita akan masuk dataran pembenahan sesuatu yang belum sempurna sehingga menyebabkan kebangkitan Islam tidak berjalan dengan lancar melainkan sesuatu yang stagnan. Muhammad amp;#8216;Abid al-Jabiri, seorang pemikir Islam yang berasal dari Maroko, dia adalah seorang filosof Islam dan merupakan pemikir yang terkemuka saat ini yang telah mengemukakan gagasan segar dalam rangka proyek besar bagi kebangkitan umat Islam. Mencuatnya nama pemikir Arab Islam kontemporer ini tidak lepas dari proyek pemikirannya yang ia sebut dengan Kritik Nalar Arab. Kritik Nalar Arab yang kemudian biasa disebut dengan (KNA) dilatarbelakangi oleh semangat revivalisme (Kebangkitan Islam) dalam dua gagasan yaitu sebagai refleksi atas kegagalan kebangkitan Islam sekaligus upaya untuk merealisasikan kebangkitan Islam yang tak kunjung datang. Kebangkitan Islam diera modern dipandang oleh al-Jabiri belum berhasil atau bahkan gagal. Salah satu penyebab mendasar gagalnya kebangkitan Islam adalah ketidaktepatan dalam mensikapi tradisi ( i turas /i ). Hal ini berimplikasi pada hilangnya mata rantai semangat intelektualitas dan sain yang menghubungkan dengan i turas /i masa lalu nan gemilang Menurut al-Jabiri tradisi adalah sesuatu yang hadir dan menyertai kekinian kita yang berasal dari masa lalu, apakah itu masa lalu kita atau masa lalu orang lain, ataukah masa lalu tersebut adalah masa lalu yang jauh maupun yang dekat. Ada dua hal yang penting yang harus diperhatikan dari definisi ini. Pertama bahwa tradisi adalah sesuatu yang menyertai kekinian kita, yang tetap hadir dalam kesadaran atau ketidaksadaran kita, Kehadirannya tidak sekedar dianggap sisa-sisa masa lalu melainkan sebagai masa lalu dan masa kini yang menyatu dan bersenyawa dengan tindakan dan cara pikir kaum musilmin. Maka tradisi bukan hanya yang tertulis dalam buku-buku karya para pemikir yang tersusun di rak-rak perpustakaan, malainkan realitas sosial kekinian kaum muslimin itu sendiri. Kedua tradisi yang menyakup kemanusiaan yang lebih luas seperti pemikiran filsafat dan sain, yang kedua ini disebut al-Jabiri sebagai at-turas al-insan. Namun al-Jabiri kemudian menegaskan bahwa tradisi yang hidup itu sebenarnya berakar kuat pada pemikiran-pemikiran Islam, yang dikembangkan para ulama sejak abad kedua Hijiriah hingga masa sebelum kemunduran sekitar abad kedelapan sebelum Hijiriah. Maka tidak heran jika kemudian al-Jabiri memfokuskan perhatiannya pada tradisi Islam yang tertulis untuk dibongkar dan dipahami secara obyektif. Dari sedikit pemaparan di atas, jelaslah bahwasannya al-Jabiri sangat memfokuskan tradisi untuk kelangsungan proyek kebangkitan Islam, penelitian ini mencoba mengungkap dan menerangkan lebih mendalam mengenai tradisi yang ada dalam gagasan al-Jabiri yang akan kami uraikan dalam skripsi kami. Penelitian ini menggunakan metode analisis kualitatif dengan mengambil kesimpulan yang berdasarkan pemikiran logis atas berbagai data yang dapat kami peroleh melalui kepustakaan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing : Prof. Dr. H. Machasin, M.A.
Uncontrolled Keywords: Muhammad 'Abid Al-Jabiri, sejarah, turas .
Subjects: Sejarah Peradaban Islam
Divisions: Fakultas Adab dan Ilmu Budaya > Sejarah Kebudayaan Islam (S1)
Depositing User / Editor: Miftakhul Yazid Fuadi, SIP.
Date Deposited: 21 May 2012 08:15
Last Modified: 20 Dec 2016 07:08
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/1094

Actions (login required)

View Item View Item