PEMAKNAAN ZAKAT PERTANIAN PERSPEKTIF UMAT DAN ELIT LOKAL (Studi Kasus di Desa Beratwetan Kec. Gedeg Kab. Mojokerto)

AYYU AININ MUSTAFIDAH, NIM. 09380093 (2013) PEMAKNAAN ZAKAT PERTANIAN PERSPEKTIF UMAT DAN ELIT LOKAL (Studi Kasus di Desa Beratwetan Kec. Gedeg Kab. Mojokerto). Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA.

[img]
Preview
Text (PEMAKNAAN ZAKAT PERTANIAN PERSPEKTIF UMAT DAN ELIT LOKAL (Studi Kasus di Desa Beratwetan Kec. Gedeg Kab. Mojokerto))
BAB I, V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview
[img] Text (PEMAKNAAN ZAKAT PERTANIAN PERSPEKTIF UMAT DAN ELIT LOKAL (Studi Kasus di Desa Beratwetan Kec. Gedeg Kab. Mojokerto))
BAB II, III, IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (513kB)

Abstract

Masyarakat Indonesia yang mayoritas penduduknya sebagai petani dan juga beragama Islam sudah sepatutnya mengetahui kewajiban zakat tersebut, terutama zakat yang berkenaan dengan hasil panen mereka. Sudah dijelaskan bahwa dalam setiap harta kita terdapat hak bagi orang miskin, dan zakat sebagai salah satu kegiatan yang berperan penting dalam kesejahteraan masyarakat sekitar. Sebagian masyarakat telah mengetahui tentang kewajiban tersebut, walaupun banyak juga yang tidak mengetahuinya. Bisa dilihat, hanya sedikit petani yang melaksanankan perintah zakat tersebut, yang terpenting bagi mereka adalah sedekah pada waktu panen itu berlangsung. Mereka beranggapan sedekah sudah cukup untuk mengggugurkan kewajiban mereka dalam melaksanakan perintah Allah. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah bagaimana pelaksanaan zakat pertanian yang ditunaikan oleh petani di Desa Beratwetan, Kec. Gedeg, Kab. Mojokerto dan seperti apa pandangan elit lokal terhadap pelaksanaan zakat pertanian di Desa Beratwetan, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan, dilakukan dengan pendekatan sosiologis yang bersifat deskriptif analisis. Pendekatan sosiologis yaitu pendekatan terhadap masalah berdasarkan kondisi masyarakat yang ada. Adapun sifat deskriptif analisis yaitu menggambarkan bagaimana pemaknaan zakat pertanian dari petani ataupun dari elit lokal yang ada kemudian dianalisis. Data diperoleh melalui observasi, dokumentasi dan wawancara. Data tersebut dianalisis secara kualitatif untuk mencari nilai atau inti dari apa yang dilakukan oleh para pelaku wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para petani masih benyak yang belum melaksanakan perintah zakat pertanian. Faktor penyebab tidak terlaksana dengan baik karena kurangnya pemahaman akan zakat pertanian dan sudah adanya pengganti zakat yakni dengan shodaqoh. Hasil analisis pendapat elit lokal dan petani, bahwa tidak menjadi masalah ketika zakat tidak ditunaikan dikarenakan adanya faktor-faktor yang menggugurkannya. Bahwa memang petani yang ada di Desa Beratwetan masih dibawah kata sejahtera. Oleh karena itu zakat pertanian tidak dilksanakan tidak mengapa karena kelangsungan hidup para petani tersebut.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing: Drs. M. SODIK, S.Sos, M.Si
Subjects: Muamalat
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Muamalah (S1)
Depositing User / Editor: Sugeng Hariyanto, SIP (sugeng.hariyanto@uin-suka.ac.id)
Date Deposited: 19 Mar 2014 00:39
Last Modified: 06 Aug 2018 04:02
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/10974

Actions (login required)

View Item View Item