SHURAH FALASATHIN FI QASIDAH AL QUDS AL 'ATIQAH LI FAIRUZ (DIRASAH TAHLILIYAH SIMAIYAH LI RIFFATERE)

KHOMISAH - NIM. 03111364 , (2008) SHURAH FALASATHIN FI QASIDAH AL QUDS AL 'ATIQAH LI FAIRUZ (DIRASAH TAHLILIYAH SIMAIYAH LI RIFFATERE). Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (SHURAH FALASATHIN FI QASIDAH AL QUDS AL 'ATIQAH LI FAIRUZ (DIRASAH TAHLILIYAH SIMAIYAH LI RIFFATERE) )
BAB I, BAB IV, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img] Text (SHURAH FALASATHIN FI QASIDAH AL QUDS AL 'ATIQAH LI FAIRUZ (DIRASAH TAHLILIYAH SIMAIYAH LI RIFFATERE) )
BAB II, BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Banyak cara yang digunakan orang untuk mengungkapkan isi hatinya, perasaan, dan bahkan pandangan mengenai sesuatu yang ada disekitar dan yang ditemuinya. Terkadang mereka menggunakan metode yang langsung dapat dipahami oleh pembacanya, akan tetapi tidak jarang orang menggunakan cara yang tidak serta merta dapat dipahami karena menggunakan beragam model dan tanda. Cara seperti inilah yang lazim dipakai oleh penyair dalam rangkaian bait demi bait puisi. Meskipun demikian, cara seperti yang kedua ini akan sulit dipahami dan dimengerti oleh penikmat karya sastra tersebut. Untuk itu, dalam kondisi seperti inilah teori Semiotik hadir dengan menawarkan langkah-langkah yang dapat membantu para pembaca dalam memaknai dan memahami karya-karya sastra tersebut, terutama puisi. Dan beragam teori Semiotik yang mengemuka dalam jagad ilmu pengetahuan terdapat sebuah metode Semiotik yang dikemukan oleh Michael Riffatere yang dianggap sangat komprehensif dalam usaha untuk memahami beragam simbol dan tanda yang terdapat dalam sebuah karya sastra puisi. Riffatere menawarkan langkah-langkah yang harus dilalui dalam pemaknaan sebuah karya sastra yaitu 1). Puisi adalah ekspresi tidak langsung yang disebabkan oleh penggantian arti, penyimpangan arti, dan penciptaan arti. 2). Pembacaan Heruistik yang bertumpu pada kaidah tata bahasa dan pembacaan Hermeneutik yang berupa pemaknaan terhadap tanda-tanda tersebut. 3). Penentuan matriks, model, dan varian-varian. 4). Penentuan hipogram atau latar belakang penciptaan puisi. Dalam konteks penelitianyang dilakukan terhadap puisi al-Quds al-'Atiqah karya Fairuz yang terdapat dalam WWW.arabicpoem.com ini, terdapat satu hal yang dilakukan, yaitu upaya untuk melihat dan memahami bagaimana gambaran kondisi Palestina yang terdapat dalam puisi melalui pemaknaan terhadap beragam simbol dan tanda yang terdapat di dalamnya menggunakan teori Semiotik Riffatere. Setelah melalui langkah-langkah yang diketengahkan Riffatere, maka peneliti sampai pada kesimpulan bahwa teori Semiotik Riffatere sangat membantu dalam usaha memaknai sebuah karya sastra puisi. Selanjutnya, pemahaman bahwa kondisi yang dialami Palestina ternyata sudah sedemikian mengkhawatirkan. Beragam problem terus menghimpit negeri ini sehingga membuat masyarakatnya hidup dalam ketidaktentraman dan berada di bawah garis kemiskinan. Aneka ragam permasalahan ini seharusnya membuat kita prihatin dan simpati karena pada dasarnya setiap mereka memerlukan uluran tangan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: PEMBIMBING: DRS.MUSTARI, M.HUM
Uncontrolled Keywords: Sastra, puisi, teori semiotik, Fairuz, Michael Riffatere, heruistik, hermeneutik
Subjects: Kesusastraan Arab
Divisions: Fakultas Adab dan Ilmu Budaya > Bahasa dan Sastra Arab (S1)
Depositing User / Editor: Miftakhul Yazid Fuadi, SIP.
Date Deposited: 20 Jul 2012 15:37
Last Modified: 19 Dec 2016 08:26
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/1124

Actions (login required)

View Item View Item