PENGARUH INTENSITAS SANKSI TERHADAP KEDISIPLINAN ANAK ASUH PANTI ASUHAN NURUL HUDA MELAYA-BALI

SULAIMAN MU'ARIF - NIM. 02220983, (2008) PENGARUH INTENSITAS SANKSI TERHADAP KEDISIPLINAN ANAK ASUH PANTI ASUHAN NURUL HUDA MELAYA-BALI. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (PENGARUH INTENSITAS SANKSI TERHADAP KEDISIPLINAN ANAK ASUH PANTI ASUHAN NURUL HUDA MELAYA-BALI)
BAB 1, BAB IV, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview
[img] Text (PENGARUH INTENSITAS SANKSI TERHADAP KEDISIPLINAN ANAK ASUH PANTI ASUHAN NURUL HUDA MELAYA-BALI)
BAB II, BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (998kB)

Abstract

ABSTRAK Bangsa Indonesia adalah salah satu negara yang sedang membangun serta melaksanakan pembangunan disegala bidang. Demi kelancaran pembangunan maka diperlukan sumber daya manusia yang berkualitas mencakup segala bidang dan tidak hanya penguasaan dibidang teknologi saja akan tetapi juga menyangkut pembangunan mental dan spiritual. Generasi muda khususnya remaja sebagai generasi penerus bangsa perlu untuk mempersiapkan diri menjadi manusia yang berkualitas. Pertumbuhan psikis remaja terjadi secara pesat termasuk masalah-masalah pribadi atau masalah yang lainya. Hal ini dapat menyebabkan remaja tersebut menjadi stres dan mentalnya tidak stabil, sebab masa remaja merupakan masa transisi diantara masa anak-anak dan masa dewasa, dimana mereka sedang mengalami pertumbuhan baik fisik, psikis, maupun sosial. Selain itu juga, perkembangan zaman yang melaju dengan cepat menuntut remaja (dalam hal ini siswa) untuk menjalankan kewajiban untuk bersekolah setiap hari, mengikuti ujian, belajar dengan rajin dan menghadapi berbagai pengaruh kehidupan keluarga dan lingkungan sosial, lengkap dengan semua perubahan yang terjadi pada kondisi fisik dan emosi mereka. Menurut hasil survai penulis pada tanggal 11 November 2006 kepada guru Bimbingan Penyuluhan SMU Muhammadiyah Purworejo menjelaskan bahwa siswa-siswi ada yang mengalami gejala stres dalam menghadapi masalah pribadi atau ketika akan menjelang ujian kenaikan kelas atau ujian nasional, hal ini terlihat dari gejala-gejala yang sering terlihat seperti tidak konsentrasiya siswa dalam mengikuti pelajaran, merasa takut menghadapi ujian, tidak percaya diri, kecewa merasa guru tidak adil, membolos, merokok, mudah tersinggung dan bahkan berkelahi. Hal ini tentunya berpengaruh pada prestasi mereka yang kadang naik dan turun. Stres merupakan reaksi normal yang dimiliki oleh setiap orang. Stres disebabkan oleh nurani tubuh untuk melindungi diri dari tekanan emosi, fisik, atau situasi ekstrim. Stres adalah tanggapan atau reaksi tubuh terhadap berbagi tuntutan atau beban atasnya yang bersifat non spesifik. Namun disamping itu stres dapat juga merupakan faktor pencetus atau penyebab sekaligus akibat dari suatu gangguan atau penyakit. Setiap individu pada khususya siswa pastilah ingin mencari jalan keluar dalam menghadapi masalah yang menimbulkan stres, tapi kadang kala dalam menyelesaikan masalahnya adalah dengan melampiaskan kedalam hal-hal yang negatif seperti merokok, memakai obat-obatan terlarang, meminum minuman keras, dan sebagainya. Dari hal tersebut dapat menyebabkan ketidak stabilan mental remaja dan melupakan tujuan serta makna kehidupan di dunia ini.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing : Drs. Mokh. Sahlan, M.Si.
Uncontrolled Keywords: Intensitas Saksi, Kedisiplinan, Anak Asuh
Subjects: Bimbingan dan Konseling Islam
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Bimbingan dan Konseling Islam (S1)
Depositing User / Editor: Miftakhul Yazid Fuadi, SIP.
Date Deposited: 29 May 2012 12:32
Last Modified: 29 Dec 2016 02:35
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/1170

Actions (login required)

View Item View Item