PANDANGAN MAHMUD SYALTUT DAN AMINA WADUD TENTANG KONSEP KEPEMIMPINAN DALAM KELUARGA

NURUL YATIM - NIM. 00360520, (2008) PANDANGAN MAHMUD SYALTUT DAN AMINA WADUD TENTANG KONSEP KEPEMIMPINAN DALAM KELUARGA. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (PANDANGAN MAHMUD SYALTUT DAN AMINAH WADUD TENTANG KONSEP KEPEMIMPINAN DALAM KELUARGA)
BAB 1, BAB V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img] Text (PANDANGAN MAHMUD SYALTUT DAN AMINAH WADUD TENTANG KONSEP KEPEMIMPINAN DALAM KELUARGA)
BAB II, BAB III, BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (753kB)

Abstract

ABSTRAK Diskursus mengenai hubungan laki-laki dan perempuan senantiasa menarik untuk dikaji, dan seringkali memicu kesenjangan ideologi sosial antara laki-laki dan perempuan. Hal ini terlihat dari semakin banyaknya pelabelan (stereotipe) terhadap kedua jenis makhluk ini, seperti perempuan seringkali diidentikkan sebagai second eex setelah laki-laki. Mahmud Syaltut dan Amina Wadud merupakan dua tokoh yang memiliki konsep yang berbeda mengenai hubungan laki-laki dan perempuan, khususnya dalam kehidupan keluarga. Syaltut memandang bahwa kepemimpinan laki-laki atas perempuan dalam kehidupan keluarga adalah sesuai dengan informasi dari Allah. Syaltut memandang bahwa tugas laki-laki adalah memimpin keluarganya. Hal ini tidak lebih seperti tugas khusus yang telah disesuaikan dengan kemampuan kodrati laki-laki atas perempuan. Kaum perempuan dalam hal ini tidak memiliki kemampuan alami untuk melakukan sesuatu yang membutuhkan kekuatan fisik dan akal pikiran, sementara laki-laki mempunyai kekuatan akal pikiran dan kekuatan fisik yang menjadikannya cocok pada posisi pemimpin. Adapun tugas khusus yang diberikan kepada kaum perempuan seperti mengandung, melahirkan dan menyusui. Berbeda dengan Syaltut, dalam pemikiran Wadud, kepemimpinan laki-laki bisa diterima sepanjang laki-laki bisa menunjukkan kelebihan yang ia miliki, mempunyai kemandirian dalam hal kebutuhan ekonomi, dan mendukung perempuan dengan harta yang ia miliki. Wadud memberikan penjelasan bahwa kelebihan laki-laki terhadap perempuan yang dijamin oleh al-Qur'an hanyalah harta warisan. Dalam hal warisan ini, dimana laki-laki mendapatkan dua bagian dan permpuan satu bagian sebagaimana dijelaskan oleh al-Qur'an. Apabila laki-laki dapat menjamin keunggulannya yang telah dijamin oleh al-Qur'an dan menggunakannya untuk mendukung perempuan (isterinya) serta seluruh keluarganya yang lain, barulah lakilaki itu yang menjadi pemimpin dalam keluarga. Rumusan masalah berangkat dari latar belakang kedua pemikir di atas. Dalam hal ini, tulisan ini berupaya meneliti mengenai, bagaimana argumentasi dan konsep kepemimpinan dalam keluarga menurut Mahmud Syaltut dan Amina Wadud? Bagaimanakah relevansi konsep kepemimpinan dalam keluarga kedua tokoh tersebut dalam konteks masyarakat kontemporer? Sebagai sebuah penelitian pustaka (liberary research), skripsi ini bersumber dari bahan-bahan primer yang berupa tulisan-tulisan Mahmud Syaltut dan Amina Wadud sendiri serta bahan-bahan sekunder berupa buku, jurnal, disertasi dan tulisan ilmiah lainnya yang ditulis orang lain. Adapun pendekatan yang digunakan adalah pendekatan filosofis. Pendekatan filosofis digunakan untuk membedah struktur fundamental (fundamental structure) pemikiran Amina Wadud. Dalam hal ini, melihat struktur fundamental merupakan ciri khas dalam penelitian filsafat Hasil dari penelitian ini, diharapkan dapat sebagai sumbangan pemikiran bagi khazanah pemikiran hukum Islam khususnya mengenai konsep kepemimpinan dalam keluarga.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing I : Drs. Makhrus Munajat, M.Hum., Pembimbing II : Ahmad Bahiej, S.H,M.Hum.
Uncontrolled Keywords: Mahmud Syaltut, Amina Wadud, kepemimpinan
Subjects: Perbandingan Madzhab
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Perbandingan Madzab (S1)
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Date Deposited: 28 May 2012 10:52
Last Modified: 20 Apr 2016 08:56
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/1177

Actions (login required)

View Item View Item