BULAN SABIT DI GURUN GOBI (STUDI HISTORIS DINASTI MONGOL-ISLAM DI ASIA TENGAH PADA ABAD PERTENGAHAN)

Prof. Dr. M. Abdul Karim, M. A., M. A., - (2013) BULAN SABIT DI GURUN GOBI (STUDI HISTORIS DINASTI MONGOL-ISLAM DI ASIA TENGAH PADA ABAD PERTENGAHAN). UNSPECIFIED.

[img] Text
daftar pustaka.rtf

Download (258kB)
[img] Text
bab_08.rtf
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (528kB)
[img] Text
Biodata Singkat.doc

Download (24kB)
[img] Text
bab_09-akhir.rtf
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (69kB)
[img] Text
daftar isi.rtf

Download (89kB)
[img] Text
cover.rtf

Download (46kB)
[img] Text
Pengantar rev..rtf

Download (149kB)
[img] Text
bab_04.rtf
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (659kB)
[img] Text
bab_01.rtf
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (212kB)
[img] Text
bab_05.rtf
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (267kB)
[img] Text
bab_02.rtf
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (646kB)
[img] Text
bab_03.rtf
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (554kB)
[img] Text
bab_06.rtf
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (243kB)
[img] Text
bab_07.rtf
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (487kB)

Abstract

----- Identifikasi Masalah Memperhatikan beberapa realitas sejarah sebagaimana terdapat dalam latar belakang masalah maka, penelitian ini mengkaji lebih jauh mengenai perosalan sejarah pertemuan antara Islam dengan Mongol. Yang mana Chengis Khan yang membinasakan 21 dinasti Islam atau bukan Islam dan cucunya, Hulagu Khan terkenal sebagai sang penghancur pusat peradaban dunia, Baghdad. Di samping itu Dinasti Ilkhan (1256-1330 M) yang didirian oleh Hulaghu Khan, paling awal berakhir, maka dalam penelitian ini terlebih dahulu membicarakan dinasti tersebut. Selain itu lebih khusus lagi, penelitian ini mengungkap fakta-fakta yang terjadi di tengah-tengah dinasti-dinasti keturunan dari Chengis Khan tesebut, yang kemudian hari meninggalkan suatu peradaban yang terpuji. Dari empat dinasti tersebut yaitu yaitu; Chaghtai (1227-1369), Timuriah, Golden Hordé (1236-1502), dan Dinasti Ilkhan (1256-1330). Mereka masuk Islam dan meningalkan suatu kemajuan Islam yang luar biasa. Sekalipun dinasti-dinasti tersebut merupakan satu rumpun keluarga (anak-anak dari Chengis Khan), akan tetapi mereka memiliki karakteristik tersendiri dalam kepemimpinannya. Hal tersebut berangkat dari realitas sosial yang dihadapi oleh masing-masing dinasti. Dengan demikian memberikan warna tersendiri dalam khazanah peradaban umat Islam, khususnya Bangsa Mongol. Melihat kenyataan tersebut, maka penelitian ini menguraikan benang merah dalam setiap peristiwa sejarah yang terjadi pada dinasti-dinasti itu. Lebih khusus lagi, peneliti memfokuskan mengenai perpaduan antara Islam dan Mongol. ----- Rumusan Masalah Permasalahan yang ditinjau dalam penelitian ini dapat dirumuskan dalam pertanyaan-pertanyaan di bawah ini: 1. bagaimana sejarah awal masuknya Islam di sikitar kawasam Gurun Pasir Gobi (Asia Tengah)? 2. Bagaimana asal-usul Bangsa Mongol? 3. bagaimana sejarah dinasti-dinasti Mongol- Islam? 4. apa hasil peradaban yang tercapai dengan adanya pertemuan antara Islam dan Mongol? ----- Tujuan Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk memberikan sumbangan bagi khazanah ilmu pengetahuan terutama dalam bidang Sejarah Peradaban Islam di Asia Tengah secara umum di seluruh Perguruan Tinggi Islam di Indonesia dan Sejarah Kebudayaan Islam (SKI di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta kurikulum baru tahun 2013) pada Abad Pertengahan di Asia Tengah (khususnya kalangan Mongol). Pengetahuan sejarah tersebut menjadi sangat penting bagi mahasiswa di seluruh Perguruan Tinggi Islam dan sebagai mata kuliah wajib bagi mahasiswa Jurusan SKI/SPI. Di samping itu, tidak kalah penting bagi pemerhati/pembaca yang ingin mengetahui tentang Bangsa Mongol secara umum, Chengis Khan dan Hulagu secara khusus sebagai penghancur peradaban umat manusia termasuk pusat peradaban Islam tersebut. Di kemudian hari, anak-cucu mereka terbukti dengan secara sukarela memeluk Islam dan menorehkan suatu peradaban di kawasan ini yang sangat mengagumkan.

Item Type: Book
Subjects: Penelitian Dosen
Divisions: E-Journal
Depositing User / Editor: Miftahul Ulum [IT Staff] ---- youtube : ulum virgo -------- Facebook : digilibuin
Date Deposited: 15 Apr 2014 09:00
Last Modified: 11 Jan 2017 09:36
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/11868

Actions (login required)

View Item View Item