MITOS HUTAN PASIR ANDONG DAN KEBERAGAMAAN MASYARAKAT DUSUN CIBADAK KECAMATAN KALIPUCANG KABUPATEN CIAMIS JAWA BARAT

SULIS MARWIAH, NIM. 09520018 (2013) MITOS HUTAN PASIR ANDONG DAN KEBERAGAMAAN MASYARAKAT DUSUN CIBADAK KECAMATAN KALIPUCANG KABUPATEN CIAMIS JAWA BARAT. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA.

[img]
Preview
Text (MITOS HUTAN PASIR ANDONG DAN KEBERAGAMAAN MASYARAKAT DUSUN CIBADAK KECAMATAN KALIPUCANG KABUPATEN CIAMIS JAWA BARAT)
BAB I, V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (788kB) | Preview
[img] Text (MITOS HUTAN PASIR ANDONG DAN KEBERAGAMAAN MASYARAKAT DUSUN CIBADAK KECAMATAN KALIPUCANG KABUPATEN CIAMIS JAWA BARAT)
BAB II, III, IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (763kB)

Abstract

Keberadaan mitos sangat erat kaitannya dengan mayarakat tradisional. Karena melalui mitoslah kehidupan mereka menjadi terarah, selalu berada dalam bimbingan Yang Sakral. Begitu pula yang terjadi di dusun Cibadak, mitos masih menjadi bagian penting dari sederet norma yang harus dipatuhi. Dalam penelitian ini, penulis mengkaji mitos hutan Pasir Andong yang terdapat di dusun Cibadak serta bagaimana mitos tersebut berimplikasi kepada keberagamaan mereka. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research). Dalam menganalisis mitos apa yang terdapat di hutan Pasir Andong, peneliti menggunakan teori Eliade tentang bagaimana mitos berfungsi mengatur kehidupan manusia bererta klasifikasinya. Sedangkan dalam menganalisis sejauh mana mitos berimplikasi pada keberagamaan masyarakat, peneliti menggunakan teori Joachim Wach tentang ekspresi keberagamaan. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode wawancara terstruktur dan tidak terstruktur serta observasi. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan Antropologi. Setelah melalui proses beberapa tahap, akhirnya dalam penelitian ini ditemukan bahwa mitos yang berada di hutan Pasir Andong termasuk pada jenis mitos asal-usul jika ditinjau dari fenomena, tindakan serta kepercayaan yang melingkupinya, sedangkan jika ditinjau dari asal-usul ide terbentuknya, mitos hutan Pasir Andong termasuk pada jenis mitos etika (ethic). Alasannya adalah pertama dalam mitos hutan Pasir Andong ditemukan asal mula masyarakat menganut normanorma tertentu. Antara lain dilarang berdusta, sombong dan berbuat jahat di hutan Pasir Andong. Aturan-aturan tersebut muncul tidak lain karena masyarakat sangat menyegani sosok Prabu Siliwangi. Kedua, norma yang berkaitan dengan hutan Pasir Andong tersebut ternyata berisi tentang bagaimana tata cara melihat dan menyentuh objek-objek sakral sehingga kemudian digolongkan ke dalam mitos etika. Keberadaan mitos juga berimplikasi terhadap keberagamaan. Pada ranah ide (pemikiran), muncul pemahaman bahwa makhluk halus juga turut andil dalam setiap kejadian yang dialami oleh manusia seperti rezeki, maut dan sebagainya. Maka dari itu muncullah mitos sebagai bagian dari keyakinan masyarakat. Selanjutnya adalah ritual, yang merupakan efek dari ide (pemikiran). Dalam tahap ini muncul ritual-ritual yang dilandasi oleh perintah agama tetapi kemudian diwarnai dengan mitos, seperti dalam ritual kematian bagi wanita hamil, begitu juga sebaliknya, seperti dalam ritual Tahlilan. Terakhir mitos tersebut berimplikasi pada ranah sosial (organisasi). Karena perbedaan ide dan ritual, warga dusun Cibadak terpecah menjadi dua kelompok, yaitu kelompok yang pro terhadap mitos dan kontra mitos.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing: Dr. Ahmad Muttaqin, M.Ag., MA
Uncontrolled Keywords: Hutan pasir andong
Subjects: Perbandingan Agama
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Perbandingan Agama (S1)
Depositing User / Editor: Sugeng Hariyanto, SIP (sugeng.hariyanto@uin-suka.ac.id)
Date Deposited: 02 May 2014 06:27
Last Modified: 24 Aug 2018 06:55
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/12230

Actions (login required)

View Item View Item