STRATEGI BERTAHAN USAHA MAKANAN DI DUSUN NGENTAK SAPEN RW 01 CATURTUNGGAL DEPOK SLEMAN D.I. YOGYAKARTA

NUR UMI CHASANAH, NIM 09720024 (2013) STRATEGI BERTAHAN USAHA MAKANAN DI DUSUN NGENTAK SAPEN RW 01 CATURTUNGGAL DEPOK SLEMAN D.I. YOGYAKARTA. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA.

[img]
Preview
Text (STRATEGI BERTAHAN USAHA MAKANAN DI DUSUN NGENTAK SAPEN RW 01 CATURTUNGGAL DEPOK SLEMAN D.I. YOGYAKARTA)
BAB I, IV, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img] Text (STRATEGI BERTAHAN USAHA MAKANAN DI DUSUN NGENTAK SAPEN RW 01 CATURTUNGGAL DEPOK SLEMAN D.I. YOGYAKARTA)
BAB II, III.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (961kB)

Abstract

Dusun Ngentak Sapen terletak di Desa Caturtunggal yang mayoritas mata pencaharian penduduknya bekerja pada sektor informal yaitu sebagai pedagang. Lokasi dusun yang berdekatan dengan area Kampus UIN Sunan Kalijaga menyebabkan Dusun Ngentak Sapen menjadi kawasan padat penduduk dengan kehadiran mahasiswa kost. Hal ini menyebabkan sebagian besar masyarakat Dusun Ngentak Sapen membuka usaha makanan sebagai pekerjaan pokok. Dalam menjalankan usaha makanan dibutuhkan strategi bertahan untuk kelangsungan usaha makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi bertahan usaha makanan di Dusun Ngentak Sapen RW 01. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori modal sosial (Robert D.Putnam) dan tindakan sosial (Max Weber). Penelitian ini menggunakan metode kualitatf yang bertujuan untuk memperoleh gambaran dan data yang utuh mengenai permasalahan yang diteliti. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi dan kemudian dianalisis secara deskriptif yang bertujuan menggambarkan secara sistematis dan akurat. Adapun hasil penelitian diperoleh sebagai berikut: pertama, strategi bertahan usaha makanan dilakukan dengan cara menjaga kepercayaan (kepercayaan dengan pemasok bahan baku, kepercayaan dengan pelanggan dan kepercayaan dengan sesama relasi kerja), menjaga jaringan sosial, menjaga norma dan melakukan efisiensi usaha makanan (mempertahankan strategi penetapan harga, melakukan efisiensi biaya, melakukan efisiensi waktu, melakukan managemen keuangan dan menyisihkan hasil usaha, mengenali minat pembeli dan menumbuhkan etos kerja yang baik). Kedua, faktor yang mendukung usaha makanan adalah peningkatan jumlah mahasiswa, bahan baku mudah diperoleh, lokasi strategis di tengah pemukiman mahasiswa dan SDM dari keluarga. Sedangkan faktor yang menghambat usaha makanan adalah kenaikan harga bahan baku, hari libur mahasiswa dan keterbatasan modal. Kata Kunci: Strategi bertahan, usaha makanan

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: PEMBIMBING: DADINURHAEDI, S.Ag., M.Si.
Uncontrolled Keywords: Strategi bertahan, usaha makanan
Subjects: Sosiologi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora > Sosiologi (S1)
Depositing User / Editor: Sugeng Hariyanto, SIP (sugeng.hariyanto@uin-suka.ac.id)
Date Deposited: 05 May 2014 00:46
Last Modified: 30 Dec 2015 06:23
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/12332

Actions (login required)

View Item View Item