NIKAH SIRRI PADA MASYARAKAT DESA KARANGANYAR PAITON, PROBOLINGGO DALAM PERSPEKTIF SOSIOLOGI GENDER

SHOFIYAH , NIM. 07720010 (2012) NIKAH SIRRI PADA MASYARAKAT DESA KARANGANYAR PAITON, PROBOLINGGO DALAM PERSPEKTIF SOSIOLOGI GENDER. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA.

[img]
Preview
Text (NIKAH SIRRI PADA MASYARAKAT DESA KARANGANYAR PAITON, PROBOLINGGO DALAM PERSPEKTIF SOSIOLOGI GENDER)
BAB I, IV, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview
[img] Text (NIKAH SIRRI PADA MASYARAKAT DESA KARANGANYAR PAITON, PROBOLINGGO DALAM PERSPEKTIF SOSIOLOGI GENDER)
BAB II, III.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (10MB)

Abstract

Nikah sirri merupakan fenomena yang sudah lama menjamur dalam kehidupan masyarakat muslim di Indonesia. Baik dalam masyarakat perkotaan ataupun pedesaan, telah banyak yang melakukan nikah sirri. Begitu juga yang terjadi di Desa Karanganyar Paiton. Sedangkan nikah sirri sendiri tidak mempunyai kekuatan hukum untuk melindungi kaum perempuan apabila terjadihal-hal yang merugikan perempuan. Oleh karena itu, peneliti ingin mengetahui nikah sirri dalam perspektif gender. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan masyarakat di Desa Karanganyar Paiton banyak melakukan nikah sirri dandampaknya terkait dengan ketidakadilan gender. Nikah sirri dalam perspektif sosiologi gender dalam penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan kualitatif. Selanjutnya, dalam pencarian data, penulis melakukan wawancara sebagai data primer kepada pihak yang melakukan nikah sirri dan untuk data sekunder, penulis mencari data-data yang terkait dengan nikah sirri, baik melalui dinas setempat dan internet. Dari penelitian yang dilakukan, penulis menemuukan beberapa faktor penyebab yang mendorong masyarakat setempat melakukan nikah sirri. Seperti faktor agama, administrasi,dan keluarga.Selain itu, terkait dengan masalah gender yang menjadi pokok bahasan ini. Penulis melihat bahwa nikah sirri mempunyai kaitan erat dengan masalah gender. Manifestasi ketidakadilan gender yang ada, yaitu: marginalisasi atau proses pemiskinan ekonomi, subordinasi atau anggapan tidak penting dalam keputusan politik, kekerasan (violence), dan beban- kerja yang lebih banyak juga menimpa perempuan yang telah melakukan nikah sirri. Keywords: Nikah sirri, gender.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Nikah sirri, gender.
Subjects: Sosiologi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora > Sosiologi (S1)
Depositing User / Editor: H. Zaenal Arifin, S.Sos.I., S.IPI.
Date Deposited: 11 Jun 2014 08:52
Last Modified: 29 Dec 2015 06:47
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/12768

Actions (login required)

View Item View Item