PENGARUH CARA PENGOLAHAN TERHADAP KADAR PROTEIN PADA JANGKRIK i (Gryllus mitratus) /i DENGAN METODE KJELDAHL SEBAGAI ALTERNATIF SUMBER BELAJAR PADA MATERI POKOK ASPEK-ASPEK BIOKIMIA KELAS XII SMA/MA.

SITI MUSNIYATI - NIM. 04441039, (2008) PENGARUH CARA PENGOLAHAN TERHADAP KADAR PROTEIN PADA JANGKRIK i (Gryllus mitratus) /i DENGAN METODE KJELDAHL SEBAGAI ALTERNATIF SUMBER BELAJAR PADA MATERI POKOK ASPEK-ASPEK BIOKIMIA KELAS XII SMA/MA. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Jangkrik merupakan salah satu spesies dari insecta yang mengandung kadar protein tinggi, yaitu sekitar 60%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar protein dalam jangkrik Gryllus mitratus mentah dan pengaruh perlakuan cara pengolahan terhadap kadar proteinnya, serta dapat tidaknya hasil penelitian ini digunakan sebagai alternatif sumber belajar pada Materi Pokok Aspek-aspek Biokimia di kelas XII semester 2 IPA SMA/MA. Populasi dalam penelitian ini adalah jangkrik yang dijual di pasar Burung Ngasem Yogyakarta. Sampel dalam penelitian ini adalah jangkrik dari salah satu pedagang di pasar Burung Ngasem Yogyakarta. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling, yaitu dengan mengambil jangkrik yang semula masih hidup dan masih muda (telendo) berumur sekitar 30-50 hari. Pada penelitian ini uji kualitatif digunakan Uji Biuret sedangkan uji kuantitatif menggunakan metode Kjeldhal cara Gunning yang dimodifikasi untuk mengetahui kadar protein pada jangkrik mentah, goreng dan rebus. Untuk mengetahui pengaruh perlakuan cara pengolahan dalam penelitian ini dilakukan uji t terhadap kadar protein jangkrik yang digoreng dan direbus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kadar protein jangkrik mentah, goreng dan rebus berturut-turut sebesar (19,852 i lebih - kurang /i 2,988 )%, (14,913 i lebih - kurang /i 1,672 )%, dan (10,771 i lebih - kurang /i 1,999 )%. Penurunan kadar protein pada jangkrik goreng dan rebus berturut-turut 23,843% dan 44,995%. Hasil analisis uji-t pada taraf signifikansi 5% didapatkan thitung sebesar 6,835; sedangkan ttabel (1- amp;#945;) = 2,132 dengan db 4. Harga thitung lebih besar dari pada harga ttabel, hal ini menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara kadar protein jangkrik yang digoreng dan direbus. Proses dan hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai alternatif sumber belajar pada

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: b Pembimbing : /b Susy Yunita Prabawati, M.Si.
Uncontrolled Keywords: Jangkrik, protein, Kjeldahl, Sumber Belajar.
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Last Modified: 04 May 2012 16:40
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/1295

Actions (login required)

View Item View Item