PLAGIAT DI PERGURUAN TINGGI DI INDONESIA PERSPEKTIF HUKUM ISLAM

AMRAN , NIM. 07370036 (2014) PLAGIAT DI PERGURUAN TINGGI DI INDONESIA PERSPEKTIF HUKUM ISLAM. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA.

[img]
Preview
Text (PLAGIAT DI PERGURUAN TINGGI DI INDONESIA PERSPEKTIF HUKUM ISLAM)
BAB I, V, DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (4MB) | Preview
[img] Text (PLAGIAT DI PERGURUAN TINGGI DI INDONESIA PERSPEKTIF HUKUM ISLAM)
BAB II, III, IV.pdf
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (558kB)

Abstract

Perkembangan masyarakat Indonesia telah membuat sebagian masyarakat Indonesia menggunakan plagiat untuk memonopoli hak ekslusif secara berlebihan. Sebagian masyarakat Indonesia yang lain mengajukan gerakan plagiat sebagai bentuk perlawanan. Terdapat gerakan sejenis yang dilakukan oleh kelompok Islam baru. Gerakan ini juga merambah ke wilayah Indonesia dan menggunakan hukum Islam sebagai dasar pergerakan menentang Hak Cipta. Sementara itu ada kelompok Islam moderat yang diikuti sebagian masyarakat Islam Indonesia mengeluarkan fatwa perlindungan terhadap hak cipta. Metode pendekatan yang digunakan pada penulisan hukum ini adalah metode pendekatan yuridis normatif. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penulisan hukum ini adalah metode studi kepustakaan atau literature study. Data yang diperoleh disusun secara sistematis, kemudian dianalisa dengan menggunakan metode kualitatif untuk menggambarkan hasil penelitian. Kajian penulisan hukum ini menghasilkan kesimpulan sebagai berikut: 1. Prinsip-prinsip dalam Undang-Undang Hak Cipta Indonesia antara lain: Perlindungan hak cipta diberikan kepada ide yang telah terwujud dan asli; Hak cipta timbul secara otomatis dengan tetap mendorong pemilik hak cipta untuk melakukan pendaftaran; Hak cipta harus dipisahkan dan harus dibedakan dari penguasaan fisik suatu ciptaan; Hak cipta bukan hak mutlak; Jangka waktu perlindungan hak moral dan hak ekonomi dibedakan. Prinsip plagiat antara lain: bebas menggunakan, bebas mendistribusikan ulang, bebas memodifikasi, tetap mempertahankan hak moral, 2. Terdapat perbedaan pandangan tentang hak cipta dalam masyarakat Islam Indonesia, yakni antara kelompok Islam moderat yang memandang hak cipta sebagai hak cipta ekslusif tidak mutlak dan kelompok gerakan Islam baru yang tidak mengakui hak ekslusif hak cipta, tetapi masih mengakui hak moral. 3. Plagiat dalam perspektif hukum Islam dapat menjadi alternatif solusi perbedaan pandangan tentang hak cipta dengan pendekatan hukum wakaf.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing : Dr. Ocktoberrinsyah, M.Ag
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: plagiat, masyarakat Islam Indonesia
Subjects: Perdata Islam
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Jinayah Siyasah (S1)
Depositing User / Editor: Miftahul Ulum [IT Staff] ---- youtube : ulum virgo -------- Facebook : digilibuin
Date Deposited: 02 Jul 2014 01:34
Last Modified: 02 May 2016 07:24
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/13317

Actions (login required)

View Item View Item