PERAN KIAI DALAM MENJAGA KERUKUNAN MASYARAKAT PADA PEMILU LEGISLATIF 2014 DI KECAMATAN KWANYAR KABUPATEN BANGKALAN MADURA

ACH. NUFAL BADRI , NIM. 07230022 (2014) PERAN KIAI DALAM MENJAGA KERUKUNAN MASYARAKAT PADA PEMILU LEGISLATIF 2014 DI KECAMATAN KWANYAR KABUPATEN BANGKALAN MADURA. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (PERAN KIAI DALAM MENJAGA KERUKUNAN MASYARAKAT PADA PEMILU LEGISLATIF 2014 DI KECAMATAN KWANYAR KABUPATEN BANGKALAN MADURA )
07230022_bab-i_iv-atau-v_daftar-pustaka(3).pdf - Published Version

Download (6MB) | Preview
[img] Text (PERAN KIAI DALAM MENJAGA KERUKUNAN MASYARAKAT PADA PEMILU LEGISLATIF 2014 DI KECAMATAN KWANYAR KABUPATEN BANGKALAN MADURA )
07230022_bab-ii_sampai_sebelum-bab-terakhir(4).pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (997kB)

Abstract

Penelitian terhadap peran kiai merupakan penelitian yang penting untuk dilakukan. Pada masa Pemilu Legislatif 2014 ini banyak tawaran nilai yang masuk ke dalam sistem nilai yang telah lama dipegang oleh masyarakat, terutama pada masyarakat Islam. Masyarakat Islam di Indonesia, Kiai merupakan salah satu status keagamaan yang mana salah satunya berperan dalam menjaga tradisi keislaman, sehingga status dan peran kiai dalam mewujudkan ketentraman di masyarakat perlu dilakukan penelitian yang lebih lanjut. Dalam penelitian ini, obyek penelitiannya adalah peran kiai di Kecamatan Kwanyar yang menghadapi problem yang sama dengan masyarakat Islam lainnya. Dari permasalahan diatas penulis mengajukan pertanyaan sebagai rumusan masalah yaitu bagaimana peran yang dilakukan oleh kiai dalam menjaga kerukunan masyarakat pada pemilu legislatif 2014 dan langkah apa saja yang dilakukan oleh kiai supaya tidak terjadi perpecahan dalam pemilu legislatif 2014? Penelitian ini menggunakan metode Deskriptis Kualitatif, adapun tujuan penelitian. Pertama, ingin mengetahui peran kiai dalam menjaga kerukunan masyarakat. Kedua, ingin mengetahui langkah-langkah apa saja yang dilakukan oleh kiai supaya tidak terjadi konflik dalam pemilu legislatif 2014. Dari analisis yang telah dilakukan bahwasannya, kiai di Kecamatan Kwanyar adalah status yang diberikan berdasarkan norma yang ada di Kecamatan Kwanyar. Dimana norma tersebut berasal dari norma keagamaan yang mendudukkan kiai sebagai seorang ulama. Sebagai seorang yang berkedudukan sebagai ulama, maka kiai mempunyai status yang sakral, sehingga pelecehan atau bentuk “ketidakhormatan” terhadap sosok kiai merupakan hal yang tabu. Karena kedudukan sakral tersebut, kiai sangat menentukan kehidupan sosial. Menjaga tradisi dan nilai keislaman dengan menjaga serta melestarikan nilai tersebut dalam bentuk yang konkret. Tetapi selain menjaga nilai dan tradisi juga sebagai agen pembaharuan sosial dengan menyaring nilai-nilai dari luar yang akan merusak nilai keislaman yang selama ini berkembang di Kecamatan Kwanyar, dimana antara keduanya, yaitu antara tradisi yang berkembang dengan perubahan sosial terjalin erat. Dalam menjaga kerukunan dalam sengketa pemilu, para kiai melakukan koordinasi dengan para tokoh-tokoh masyarakat di Kecamatan Kwanyar sering di adakan kegiatan-kegiatan keagamaan supaya warga yang ada di Kecamatan Kwanyar bisa saling berkumpul dalam satu tempat, sehingga masalah yang ditimbulkan dalam pemilu sedikit banyak terhapuskan oleh dzikir dalam acara istigosah, diba’an dan manaqiban.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing : Drs. H. Afif Rifai, M. S.
Uncontrolled Keywords: peran kiyai, pemilu legislatif 2014, bangkalan madura
Subjects: Komunikasi Islam
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Komunikasi Penyiaran Islam (S1)
Depositing User / Editor: H. Zaenal Arifin, S.Sos.I., S.IPI.
Date Deposited: 23 Oct 2014 02:45
Last Modified: 16 Oct 2015 08:04
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/14279

Actions (login required)

View Item View Item