KOMPETENSI GURU DALAM PENGEMBANGAN KREATIVITAS ANAK DI TKIT UMAR BIN KHATHAB KUDUS

RINI DWI JAYANTI - NIM. 03410088, (2008) KOMPETENSI GURU DALAM PENGEMBANGAN KREATIVITAS ANAK DI TKIT UMAR BIN KHATHAB KUDUS. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang Kompetensi guru dalam pengembangan kreativitas anak di TKIT Umar Bin Khathab Kudus serta kelebihan dan kekurangannya. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dipergunakan untuk meningkatkan Kompetensi guru dalam pengembangan kreativitas anak. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan mengambil latar TKIT Umar Bin Khathab Kudus. Pengumpulan data dilakukan dengan mengadakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan memberi makna terhadap data yang berhasil dikumpulkan, dan dari makna itulah ditarik kesimpulan. Pemeriksahan keabsahan data dilakukan dengan mengadakan triangulasi dengan menggunakan sumber ganda dan metode ganda. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Kompetensi guru dalam pengembangan kreativitas anak yaitu K. Personal meliputi sehat jasmani dan rohani, ketaqwaan, mantap dan percaya diri, stabil dan dewasa, berwibawa, adil dan bijaksana, disiplin, berakhlak mulia dan menjadi teladan yang baik. K. Sosial meliputi interaksi dengan anak didik guru adalah teman , interaksi dengan sesama guru, interaksi dengan orang tua anak didik. K. Pedagogi meliputi pemahaman terhadap anak didik, perancangan dan pelaksanaan pembelajaran, evaluasi hasil belajar, mengembangkan anak untuk mengaktualisasikan berbagai potensinya dengan menyediakan media pembelajaran sesuai dengan kebutuhan. K. Profesional meliputi: menguasai bahan pelajaran, mengelola program belajar mengajar diwujudkan dengan merumuskan tujuan instruksional, mengenal dan menggunakan metode pembelajaran, melaksanakan program belajar mengajar, serta mengenal kemampuan anak didik, mengelola kelas dengan cara menciptakan iklim pembelajaran yang kondusif. Menggunakan media atau sumber pembelajaran, menguasai landasan kependidikan, mengelola interaksi belajar mengajar, menilai prestasi siswa untuk kepentingan pengajaran. (2) Kelebihannya yaitu: (a) K. Personal yang terlihat bahwa guru jarang absen karena tidak mempunyai kesibukan di luar, dan guru sangat disiplin dalam kehadiran dan kegiatan pembelajaran. (b) K. Sosial pada interaksi dengan anak didik yaitu guru memposisikan dirinya sebagai teman bagi anak didik sehingga anak dapat belajar dengan nyaman dan baik. (c) K. Pedagogi yaitu guru lebih mudah memahami karakteristik setiap anak karena setiap kelas terdiri 10-13 anak. Kekurangannya yaitu: (a) K. Personal: guru baru mempunyai masalah dengan rasa kurang percaya diri. (b) K. Sosial: hubungan sesama guru hanya sebatas hubungan komunikasi sosial, hubungan dengan atasan sebatas hubungan kerja, hubungan dengan masyarakat masih kurang terjalin dengan baik. (c) K. Pedagogi: rencana pembelajaran yang dibuat hanya mencakup langkah pembelajaran dan belum memuat KD, indikator dan tujuan pengajaran. (d) K. Profesional: guru tidak membuat tujuan instruksional dalam Rencana Pembelajarannya, kebanyakan guru hanya lulusan MA atau SMA, sehingga kurang menguasai landasan kependidikan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: b Pembimbing : /b R. Umi Baroroh, M.Ag.
Uncontrolled Keywords: Kompetensi guru, kreativitas anak.
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Last Modified: 04 May 2012 16:41
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/1477

Actions (login required)

View Item View Item