STUDI KOMPARASI KONSEP KEPEMIMPINAN ANTARA IMAMᾹH (SYIAH IMAMIYAH) DAN KHILᾹFAH (HIZBUT TAHRIR)

ARI ARKANUDIN , NIM. 1220310091 (2014) STUDI KOMPARASI KONSEP KEPEMIMPINAN ANTARA IMAMᾹH (SYIAH IMAMIYAH) DAN KHILᾹFAH (HIZBUT TAHRIR). Masters thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN KALIJAGA.

[img]
Preview
Text (STUDI KOMPARASI KONSEP KEPEMIMPINAN ANTARA IMAMᾹH (SYIAH IMAMIYAH) DAN KHILᾹFAH (HIZBUT TAHRIR))
1220310091_bab-i_iv-atau-v_daftar-pustaka.pdf

Download (3MB) | Preview
[img] Text (STUDI KOMPARASI KONSEP KEPEMIMPINAN ANTARA IMAMᾹH (SYIAH IMAMIYAH) DAN KHILᾹFAH (HIZBUT TAHRIR))
1220310091_bab-ii_sampai_sebelum-bab-terakhir.pdf
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (3MB)

Abstract

Persoalan kepemimpinan merupakan hal utama bagi setiap sistem pemerintahan. Wafat Nabi Muhammad menandai krisis besar pertama dalam sejarah politik Islam, Persoalan terbesar yang lantas muncul yakni tentang siapakah figur yang layak mengantikan beliau sebagai pemimpin umat atau kepala negara. Bahkan sebelum jenazah Rasulullah dimakanmkan para sahabat sudah berselisih pendapat mengenai masalah kepemimpinan dan menjadi sumber konflik saudara seagama. Hal ini dikarenakan di dalam al-Qur‟ân dan Hadist, tidak ada ajaran tertentu mengenai sistem politik dan ketatanegaraan. Dari sinilah lahir beberapa aliran dan kelompok dengan konsep dan model kepemimpinannya masing-masing, diantaranya Syiah dengan imᾱmah dan Hizbut Tahrir dengan konsep khilᾱfah-nya. Kemudian yang menjadi pokok pembahasan dalam tesis ini adalah, Bagaimana pandangan Syiah Imamiyah dan Hizbut Tahrir mengenai konsep negara?; kemudian Seperti apa model kepemimpinan Syiah Imamiyah dengan imᾱmah dan Hizbut Tahrir dengan khilᾱfah?; serta Bagaimana perbandingan konsep kepemimpinan Syiah Imamiyah dengan imᾱmah dan Hizbut Tahrir dengan khilᾱfah, jika ditinjau dari beberapa aspek?.Teori yang digunakan bersifat komparatif dimana penyusun bermaksud untuk membandingkan antara model kepemimpinan ala Syiah Imamiyah yakni imᾱmah dan Hizbut Tahrir dengan khilᾱfah-nya. Adapun cara pemecahan masalahnya ialah dengan cara menganalisis dan menginterprestasikan data-data yang terkumpul, selanjutnya di interpresentasikan melalui kata-kata atau kalimat dengan kerangka berpikir untuk memperoleh kesimpulan atau jawaban dari permasalahan yang telah di rumuskan. Sedangkan metode yang di gunakan dalam penyusunan tesis ini adalah library research . Dari hasil penelitian diperoleh hasil, Jika ditinjau dari dasar penetapan imᾱmah menurut Syiah dan khilᾱfah Hizbut Tahrir mereka sama-sama mengunakan al-Qur‟ân dan Hadist sebagai landasannya. Dari segi kedudukan dan wewenang, imᾱmah bagi Syiah adalah termasuk rukun iman dan berfungsi sebagai mandataris Nabi. sedang menurut HT, kedudukan khilᾱfah adalah orang yang mewakili umat dalam menjalankan pemerintahan dan menerapkan hukum-hukum syari’ah. Sedang wewenang khilᾱfah bagi HT sangat luas karena bagi mereka “Khalifah adalah Negara itu sendiri”. Mengenai pengangkatan imᾱmah dalam Syiah dikenal dengan istilah Wishayah (pengangkatan washi dan wali oleh Nabi yang suci). Sedangkan menurut HT khilᾱfah itu dapat terjadi dengan dua cara: pertama dengan pemilihan ahl al-hall wa al-aqdi dan kedua dengan janji (penyerahan kekuasaan) khalifah yang sebelumnya.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing : Dr. Ahmad Yani Anshori
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: imᾱmah, khilᾱfah.
Subjects: Studi Politik dan Pemerintahan dalam Islam
Divisions: Pascasarjana > Thesis > Hukum Islam
Depositing User / Editor: Miftahul Ulum, S.Kom ------- youtube : ulum virgo -------- Facebook : digilibuin
Date Deposited: 10 Dec 2014 11:18
Last Modified: 17 Apr 2015 02:14
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/15095

Actions (login required)

View Item View Item