PROGRAM PENGEMBANGAN KETERAMPILAN SOSIAL MELALUI BIMBINGAN SOSIAL INDIVIDU PADA ANAK ASUH DI PSAA YOGYAKARTA UNIT “ BUDHI BHAKTI” WONOSARI GUNUNG KIDUL

WIKAN SURAJAYA, NIM. 10250003 (2014) PROGRAM PENGEMBANGAN KETERAMPILAN SOSIAL MELALUI BIMBINGAN SOSIAL INDIVIDU PADA ANAK ASUH DI PSAA YOGYAKARTA UNIT “ BUDHI BHAKTI” WONOSARI GUNUNG KIDUL. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA.

[img]
Preview
Text (PROGRAM PENGEMBANGAN KETERAMPILAN SOSIAL MELALUI BIMBINGAN SOSIAL INDIVIDU PADA ANAK ASUH DI PSAA YOGYAKARTA UNIT “ BUDHI BHAKTI” WONOSARI GUNUNG KIDUL)
BAB I, IV, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (5MB) | Preview
[img] Text (PROGRAM PENGEMBANGAN KETERAMPILAN SOSIAL MELALUI BIMBINGAN SOSIAL INDIVIDU PADA ANAK ASUH DI PSAA YOGYAKARTA UNIT “ BUDHI BHAKTI” WONOSARI GUNUNG KIDUL)
BAB II, III.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (3MB)

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah, melihat pengasuhan yang dilakukan oleh lembaga yang masih kurang memenuhi standar pengasuhan yang telah di tetapkan oleh pemerintah yang mana hak-hak yang diperoleh anak masih terbilang kurang terpenuhi secara sosialnya. Fakta riil telah ditunjukkan dalam penelitian yang dilakukan oleh Save The Children yang mengangkat kasus permasalahn mengenai panti asuhan di Indonesia. Dan kenyataanya, kebanyakan panti asuhan tidak memberikan ''pengasuhan'' sama sekali, melainkan hanya menyediakan akses pendidikan. Hampir semua fokus ditujukan untuk memenuhi kebutuhan kolektif seperti kebutuhan materi sehari-hari sementara kebutuhan emosional dan sosial anak belum dipenuhi. Oleh karena permasalahan diatas peneliti ingin meneliti bagaimana bentuk pengasuhan yang dilakukan oleh PSAA Yogyakarta Unit “Budhi Bhakti” salah satunya yaitu mengenai perkembangan keterampilan sosial pada anak asuh melalui bimbingan sosial individu yang ada di dalam panti tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang termasuk penelitian lapangan (grounded research). Alat ukur pengumpulan data yang digunakan adalah, observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik penentuan subyek dilakukan dengan membedakannya menjadi dua sumber informasi yaitu sumber formal dan informal. Sumber formal dipilih secara purposive atau acak meliputi pengurus panti, staf-staf, pengasuh asrama sedangkan sumber informal meliputi anak asuh dipilih dengan menggunakan metode snowball sampling. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan dan pemahaman keterampilan sosial melalui bimbingan sosial pada anak asuh di PSAA Yogyakarta unit “Budhi Bhakti” Wonosari Gunung Kidul. Proses bimbingan sosial dilakukan secara klasikal dan temporer. Secara klasikal yakni dengan bimbingan etika dan moral, bimbingan mental kedisiplinan, dan bimbingan sosial keagamaan. Sedangkan secara temporer yakni dengan melaksanakan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah dibuat oleh para pekerja sosial panti. Acuan tersebut bukan seperti tata tertib yang umumnya bersifat melarang, melainkan berisikan tentang kewajiban dan tanggung jawab apa yang seharusnya dilakukan pada anak yang tinggal di panti asuhan. Hasil penelitian yang dilaksanakan pada tanggal 21 Mei dan berakhir pada tanggal 21 Agustus 2014 menunjukkan bahwa melalui program bimbingan sosial individu yang diselenggarakan oleh pihak panti yang dibantu oleh petugas panti dan pekerja sosial, keterampilan sosial anak asuh mengalami perkembangan yang signifikan. Hampir 95% dari 52 anak asuh di dalam panti telah merubah perilaku sosialnya, mulai dari interaksi sosial, beradaptasi di lingkungan panti, hingga menciptakan hubungan yang harmonis sesama penghuni panti. Kesimpulan dari penelitian yang dilakukan, bimbingan sosial dengan metode temporer lebih memberikan hasil yang relevan karena anak dibantu dan diajarkan setiap harinya agar mampu menerapkan keterampilan sosialnya di dalam panti dengan melaksanakan SOP yang telah dibuat oleh pekerja sosial. Hal ini dianggap lebih efisien selain karena anak akan lebih mengingat dan memahami perilaku normatif dengan mempraktekkannya secara langsung, adanya reward dan punishment dapat memotivasi anak untuk mentaati dan menjalankan sesuai aturan yang berlaku. Kata Kunci : Keterampilan sosial, Bimbingan Sosial, dan Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) Yogyakarta Unit Budhi Bhakti Wonosari Gunung Kidul

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing: Aryan Torrido, SE., M.Si.
Uncontrolled Keywords: Keterampilan sosial, Bimbingan Sosial, dan Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) Yogyakarta Unit Budhi Bhakti Wonosari Gunung Kidul
Subjects: Kesejahteraan Sosial
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Ilmu Kesejahteraan Sosial (S1)
Depositing User / Editor: Sugeng Hariyanto, SIP (sugeng.hariyanto@uin-suka.ac.id)
Date Deposited: 02 Jan 2015 03:14
Last Modified: 22 Oct 2015 05:12
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/15200

Actions (login required)

View Item View Item