TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP HAK DAN KEWAJIBAN SUAMI ISTERI DALAM PASAL 30-34 UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 1974 TENTANG PERKAWINAN

SURA'IE - NIM. 03350122, (2008) TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP HAK DAN KEWAJIBAN SUAMI ISTERI DALAM PASAL 30-34 UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 1974 TENTANG PERKAWINAN. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP HAK DAN KEWAJIBAN SUAMI ISTERI DALAM PASAL 30-34 UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 1974 TENTANG PERKAWINAN)
BAB I, BAB V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img] Text (TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP HAK DAN KEWAJIBAN SUAMI ISTERI DALAM PASAL 30-34 UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 1974 TENTANG PERKAWINAN)
BAB II, BAB III, BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (897kB)

Abstract

ABSTRAK Dalam Islam, tujuan pokok dilangsungkannya perkawinan yaitu untuk mewujudkan kehidupan rumah tangga yang saki nah, mawaddah dan rah{mah. Kehidupan rumah tangga yang menjadi cita-cita Islam tersebut, tidak akan terwujud kalau tidak dibarengi dengan perangkat peraturan lain yang saling mendukung. Salah satunya adalah peraturan yang berkenaan dengan hak dan kewajiban antara suami dan isteri dalam kehidupan rumah tangga. Dalam ketentuan Pasal 30-34 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 dijelaskan bahwa hak dan kedudukan isteri adalah seimbang dengan hak dan kedudukan suami dalam rumah tangga dan pergaulan hidup dalam masyarakat. Sementara itu berkaitan dengan masalah kedudukan suami isteri, dalam al-Qur'an surat al-Baqarah (2): 228 disebutkan bahwa suami lebih tinggi derajatnya satu tingkat di atas isterinya. Dua prinsip hukum yang berbeda dalam satu kasus inilah yang menggugah penyusun untuk meneliti dengan judul penelitian Tinjauan Hukum Islam Terhadap Hak dan Kewajiban Suami Isteri dalam Pasal 30-34 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan. Penelitian ini menggunakan pendekatan historis dan normatif. Pendekatan historis digunakan untuk merekonstruksi, mengumpulkan, mengklasifikasi, menyeleksi, menguji dan menganalisis secara kritis sumber-sumber, rekaman dan peninggalan masa lampau sejarah pembentukan Undang-Undang Perkawinan, khususnya pasal 30-34. Sedang pendekatan normatif digunakan untuk meninjau ketentuan hak dan kewajiban suami isteri dalam Pasal 30-34 Undang-undang Nomor 1 tahun 1974 Tentang Perkawinan dengan sudut pandang hukum Islam. Dengan menggunakan dua pendekatan di atas, maka hasil penelitiannya adalah; pertama, bahwa maksud dan tujuan ketentuan Pasal 30-34 Undang-Undang Perkawinan yaitu untuk mengangkat harkat dan martabat wanita (para isteri) dan untuk melindungi kepentingan-kepentingannya. Kedua, walaupun nampaknya terdapat perbedaan secara prinsipiil antara hukum Islam dan Undang-Undang Perkawinan, namun hal tersebut tidak menemukan perbedaan pada dataran teknisnya. Kecuali Pasal 31 ayat (1) dan (3) yang tidak ditemukan ketentuannya dalam Islam, Pasal 30-34 secara keseluruhan adalah sejalan dengan ketentuan hukum Islam.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing I : DRS. SUPRIATNA, M.Si. ; Pembimbing II : H.M. NUR, S.Ag., M.Ag.
Uncontrolled Keywords: Hak, Kewajiban, Suami, Isteri, Perkawinan
Subjects: Peradilan Islam
Peradilan Islam

Perdata Islam
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Al-Ahwal Asy-Syakhsiyyah (S1)
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Date Deposited: 27 Jun 2012 14:55
Last Modified: 29 Mar 2016 02:07
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/1524

Actions (login required)

View Item View Item