MASYARAKAT ISLAM KEBONSARI MADIUN DI TENGAH FAHAM KOMUNIS TAHUN 1948-1965 m

ISTIQOMAH - NIM. 01120602 , (2008) MASYARAKAT ISLAM KEBONSARI MADIUN DI TENGAH FAHAM KOMUNIS TAHUN 1948-1965 m. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (MASYARAKAT ISLAM KEBONSARI MADIUN DI TENGAH FAHAM KOMUNIS TAHUN 1948-1965)
BAB I, BAB V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img] Text (MASYARAKAT ISLAM KEBONSARI MADIUN DI TENGAH FAHAM KOMUNIS TAHUN 1948-1965)
BAB II, BAB III, BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (593kB)

Abstract

ABSTRAK Idiologi Komunis bersifat atheis yaitu tidak mengenal adanya kehidupan beragama atau bertuhan. Pandangan ini bersifat matrealisme dengan sistem totaliter, di mana kendali secara ketat berada ditangan pemerintah. PKI memperjuangkan Idiologi komunismenya menggunakan jalan kekerasan dan mengalalkan segala cara, selama hal tersebut dapat mengarahkan pada pencapaian tujuan. Jalan kekerasan, konfrontatif dan tak kenal kompromi dikenal sebagai salah satu ciri khas gerakan komunis. Oleh karena itu bertolak belakang dengan masyarakat Indonesia yang beradab, berbudaya dan memiliki sopan santun yang tinggi. Demikian pula dengan keyakinan atheisnya bertentangan sema sekali dengan masyarakat Indonesia yang beriman kepada Tuhan sang pencipta. Salah satunya adalah ajaran Islam yang bertumpu pada ajaran tauhid dan tasawuf. Selain itu Islam sebagai suatu sistem yang sudah lama memberikan himpunan jawaban terhadap masalah masalah yang dihadapi manusia dan sebagai suatu imam yang di dalamnya memberikan kepada manusia khazanah baru yang memungkinkan manusia dapat menjawabnya sendiri. Secara aktif dan agresif PKI merebut kekuasaan, sehingga umat Islam di Kebonsari mengetahui hal itu berusaha melawan. Umat islam di Kebonsari ketika mulai mengetahui tindakan PKI yang tidak sesuai dengan perikemanusiaan itu melawan. Bagi umat islam musuh yang paling dibenci adalah kebatilan. Umat islam dalam mengobarkan semangat perjuangannya selalu menggunakan semangat jihad yaitu berjuang di jalan Allah untuk menegakkan agama dan menumpas tindakan yang bathil. Adanya konflik antara komunis dengan masyarakat Islam menimbulkan pemerontakan yang berdampak antara lain: terdapat kekacauan ekonomi yaitu terjadi inflasi dan krisis produksi pangan sulit dicari dan harga melambung tinggi. Aksi sabotase ditujukan pada sarana produksi dan transportasi. Hal ini antara lain ditandai dengan pemogokan, perusakan dan penguasaan pabrik gula dan beberapa kali sabotase alat transportasi kereta api. Adanya PKI mengakibatkan rakyat mengorbankan waktunya untuk membantu kelancaran perjuangan melawan PKI dan rakyat tidak dapat melaksanakan pekerjaan karena adanya situasi yang tidak menentu saat itu. Kondisi inilah yang menyebabkan perekonomian masyarakat serba sulit, mereka hidup serba asal-asalan karena perasaan khawatir akan keselamatan jiwanya yang terancam. PKI yang secara aktif dan agresif berusaha mempengaruhi masyarakat untuk menjadi anggota PKI, menimbulkan ketegangan dalam bidang politik. Hal ini dikarenakan dalam mewujukan cita-cita menjadikan komunis sebagai Idiologi Negara, PKI menggunakan segala cara. Adapun metode yang akan digunakan adalah metode Historis yaitu suatu proses menguji dan menganalisis secara kritis terhadap rekaman dan peninggalan masa lampau. Metode hiatoris ini bertumpu pada empat langkah yaitu Heuristik, kritik Sumber, Interpretasi dan historiografi. Penelitian ini menggunakan pendekatan antropologis dan teori yang akan digunakan adalah teori konflik yang berakar dari Karl Marx.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: PEMBIMBING: SITI MAIMUNAH, S.AG, M.HUM
Uncontrolled Keywords: Masyarakat Islam, madiun, komunis, atheis, matrealisme, ideologi
Subjects: Sejarah Peradaban Islam
Divisions: Fakultas Adab dan Ilmu Budaya > Sejarah Kebudayaan Islam (S1)
Depositing User / Editor: Miftakhul Yazid Fuadi, SIP.
Date Deposited: 27 Jun 2012 14:02
Last Modified: 20 Dec 2016 04:01
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/1534

Actions (login required)

View Item View Item