MODEL PEMBINAAN KEMANDIRIAN SANTRI DAN MASYARAKAT DI PONDOK PESANTREN ISC ASWAJA LINTANG SONGO PAGERGUNUNG SITIMULYO, PIYUNGAN, BANTUL

RIMA FITRIANI, NIM. 1520010050 (2017) MODEL PEMBINAAN KEMANDIRIAN SANTRI DAN MASYARAKAT DI PONDOK PESANTREN ISC ASWAJA LINTANG SONGO PAGERGUNUNG SITIMULYO, PIYUNGAN, BANTUL. Masters thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (MODEL PEMBINAAN KEMANDIRIAN SANTRI DAN MASYARAKAT DI PONDOK PESANTREN ISC ASWAJA LINTANG SONGO PAGERGUNUNG SITIMULYO, PIYUNGAN, BANTUL)
1520010050_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (4MB) | Preview
[img] Text (MODEL PEMBINAAN KEMANDIRIAN SANTRI DAN MASYARAKAT DI PONDOK PESANTREN ISC ASWAJA LINTANG SONGO PAGERGUNUNG SITIMULYO, PIYUNGAN, BANTUL)
1520010050_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (5MB)

Abstract

Awal berdirinya pesantren dititikberatkan pada pendalaman ajaran agama Islam dan hanya mampu menjadi muballigh atau da’i. Namun seiring perkembangan zaman pesantren telah mengalami perubahan paradigm. Membuat organisasi yang berhubungan langsung dengan masyarakat, dengan demikian pesantren memiliki peran ganda, disamping membekali para santri dengan menanamkan ketaatan beragama juga membekali dengan ketrampilan atau keahlian, sehingga out put pesantren tidak saja memiliki predikat santri taat, tetapi juga santri-plus yang berkualitas yang mempunyai pemahaman tentang islam yang mendalam, santri mempunyai ketrampilan sehingga dapat hidup mandiri, dan santri mempunyai kepedulian sosial yang tinggi. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana model pembinaan kemandirian santri di Pondok Pesantren Islamic Studies Center Lintang Songo dan masyarakat sekitar?. 2)Bagaimana hasil dari proses pembinaan kemandirian ekonomi santri Pondok Pesantren Islamic Studies Center Lintang Songo yang bekerjasama dengan masyarakat umum?. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Ada tiga model pembinaan kemandirian dari segi ekonomi namun tidak lepas dari kegiatan keagamaan yang dikembangkan di Pesantren ISC Lintang Songo. Pertama, pembinaan yang bertujuan untuk mengetahui pengetahuan keislaman. Kedua, pembinaan yang bertujuan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan (sains). Ketiga, pembinaan untuk mengasah kemandirian para santri dan kepekaan terhadap realitas sosial. Adapun hasil pembinaan yang dilakukan di pesantren ISC Lintang Songo menyimpulkan bahwa Hasil dari pembinaan kemandirian yang dilakukan pesantren menyimpulkan bahwasannya santri dan masyarakat menunjukkan tingkat kemandirian yang baik dan berkembang. Kemandirian tersebut dapat dilihat dari karakteristiknya yang meliputi; (1) tingkat kepercayaan diri santri yang tinggi menjadi modal utama dalam membentuk kemandirian; (2) santri memilki tanggung jawab yang baik terhadap diri sendiri dan pondok pesantren; (3) santri memilki kemandirian secara ekonomi sehingga santri tidak membebankan hidupnya kepada orang tua 100 %; (4) pendidikan yang diajarkan di Pondok Pesantren ISC Lintang Songo merupakan pendidikan yang tepat guna di era modern sekarang ini, sehingga dengan model pendidikan yang diterapkan dapat menjadikan kehidupan alumni/ masyarakat menjadi lebih baik lagi.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information / Pembimbing: Dr. Sri Harini, M.Si,
Uncontrolled Keywords: Model kemandirian, Hasil pembinaan
Subjects: Pekerjaan Sosial
Divisions: Pascasarjana > Thesis > Interdiscilinary Islamic Studies
Depositing User / Editor: H. Zaenal Arifin, S.Sos.I., S.IPI.
Date Deposited: 11 Jun 2015 07:16
Last Modified: 17 Nov 2017 06:49
URI: https://digilib.uin-suka.ac.id:80/id/eprint/1575

Actions (login required)

View Item View Item