KEJAHATAN TERORISME PERSPEKTIF HUKUM PIDANA ISLAM KONTEMPORER

MOCH KUSNADI, NIM. 04370007 (2008) KEJAHATAN TERORISME PERSPEKTIF HUKUM PIDANA ISLAM KONTEMPORER. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (KEJAHATAN TERORISME PERSPEKTIF HUKUM PIDANA ISLAM KONTEMPORER)
BAB I, V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img] Text (KEJAHATAN TERORISME PERSPEKTIF HUKUM PIDANA ISLAM KONTEMPORER)
BAB II, III, IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (1MB)

Abstract

Terorisme merupakan kejahatan terhadap peradaban dan salah satu ancaman serius terhadap kedaulatan tiap negara. Kejahatan terorisme dilakukan dengan cara-cara anarkis yang banyak mengorbankan orang-orang yang tidak berdosa. Kejahatan ini dilakukan secara terorganisir dan sistematis dengan melibatkan jaringan antar negara. Memang tidak bisa disalahkan jika terorisme dikaitkan dengan persoalan pelanggaran hak asasi manusia (HAM). Dalam hukum pidana islam kejahatan terorisme tidak nyata-nyata disebutkan dalan al-Qur’ān dan as-Sunnah, akan tetapi untuk mengkategorikan bahwa kejahatan terorisme termasuk dalam tindak pidana (jarīmah) dalam hukum pidana Islam harus dilakukakan suatu penelitian yang komprehensif dan bercorak akademis, agar dalam mengkategorikan kejahatan terorisme tersebut juga dapat dipertanggungjawabkan secara akademis. Dalam hukum pidana Islam terdapat banyak syarat dan unsur yang harus dipenuhi apakah sebuah tindakan yang telah dikerjakan termasuk dalam tindak pidana, baik yang berkaitan dengan syarat formil ataupun syarat materiil. Demikian juga apakah kejahatan terorisme termasuk dalam jarīmah hudūd, jarīmah qişaş diyat ataupun jarīmah ta’zir. Dengan melihat dampak yang diakibatkan oleh kejahatan terorisme apakah bertentangan dengan nilai-nilai maqaşyid syari’ah yaitu; perlindungan terhadap agama, perlindungan terhadap jiwa dan keturunan, perlindungan terhadap akal, dan juga perlindungan terhadap harta benda. Hukum pidana Islam sangat memperhatikan nilai dan prinsip-prinsip yang terkandung dalam maqaşyid syari’ah tersebut. Peenyusun merasa tertarik untuk meneliti apakah kejahatan terorisme yang secara anarkis dan menimbulkan banyak korban dan dilakukan secara terorganisir dan sistematis dengan melibatkan banyak kepentingan, benar-benar dapat dikategorikan sebagai jarīmah hudūd dalam hukum pidana Islam kontemporer. Dan juga bagaimana pertanggungjawaban pidananya terhadap para pelaku kejahatan terorisme tersebut berdasarkan ketentuan perundang-undangan. Untuk dapat menjawab problem di atas, penyusun menggunakan metode deskriptif-analitik, yaitu manganalisa secara kritis pemikiran yang ada kaitannya dengan permasalahan kejahatan terorisme dan dari perspektif hukum pidana Islam kontemporer serta menggunakan pendekatan normatif dan pndekatan sosiohistoris agar dapat mengetahui secara lebih detail berbagai konsep, batasan dan berbagai permasalahan yang ada dalam kejahatan terorisme kaitannya dengan hukum pidana Islam kontemporer, yang kemudian dapat dikritisi secara cerdas dan terarah. Dalam melakukan pndekatan ini, penyusun menggunakan tolak ukur norma hukum, baik hukum Islam (kontemporer) ataupun hukum positif yang berlaku yang sudah terjamin kebenarannya. Setelah penyusun melakukan penelitian secara akademis mengenai kejahatan terorisme perspektif hukum pidana Islam kontemporer dapat disimpulkan bahwa terorisme adalah termasuk tindak pidana (jarīmah Hudūd). Hal ini di qiyāskan dengan persoalan jarīmah hirābah (penyamunan). Sedangkan menurut Undang- Undang No. 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana teroriseme, yang termasuk dalam kategori kejahatan terorisme adalah: Setiap orang yang dengan menggunakan kekerasan atau ancaman kekerasan, menimbulkan suasana teror atau rasa takut terhadap orang secara meluas, menimbulkan korban secara massal dengan cara merampas kemerdekaan atau hilangnya nyawa dan harta benda orang lain, menyebabkan kerusakan atau kehancuran terhadap obyek-obyek vital yang strategis atau lingkungan hidup atau fasilitas publik atau fasilitas internasional. Pertanggungjawaban pidana terhadap para pelaku terorisme didasarkan pada sejauh mana keterlibatan dalam aksi teror tersebut.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Drs. Makhrus Munajat, M.Hum.
Uncontrolled Keywords: Terorisme, Hukum pidana Islam
Subjects: Jinayah Siyasah
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Jinayah Siyasah (S1)
Depositing User / Editor: Zaenal Arifin, S.Sos.I., S.IPI.
Date Deposited: 11 Jun 2015 07:16
Last Modified: 11 Jun 2015 07:23
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/1575

Actions (login required)

View Item View Item