PROFIT LOSS SHARING DAN MORAL HAZARD DALAM PENYALURAN DANA PIHAK KETIGA (STUDI PADA PT. BANK SYARIAH MANDIRI)

SITI JAMI'ATUN NAFI'AH - NIM. 03390552, (2008) PROFIT LOSS SHARING DAN MORAL HAZARD DALAM PENYALURAN DANA PIHAK KETIGA (STUDI PADA PT. BANK SYARIAH MANDIRI). Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (PROFIT LOSS SHARING DAN MORAL HAZARD DALAM PENYALURAN DANA PIHAK KETIGA ( STUDI PADA PT. BANK SYARIAH MANDIRI ))
BAB I, BAB V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (925kB) | Preview
[img] Text (PROFIT LOSS SHARING DAN MORAL HAZARD DALAM PENYALURAN DANA PIHAK KETIGA ( STUDI PADA PT. BANK SYARIAH MANDIRI ))
BAB II, BAB III, BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (664kB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah dalam praktek penyaluran dana pihak ketiga (dalam bentuk pembiayaan) yang disalurkan oleh Bank Syariah Mandiri kepada nasabahnya terdapat indikasi moral hazard atau tidak. Moral hazard diidentifikasi dari penyebab terjadinya non performing financing (NPF), yang dilihat dari variabel inflasi, return pembiayaan PLS terhadap return pembiayaan (Rpls/Rf), dan piutang murabahah terhadap pembiayaan PLS (PM/PLS). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah laporan keuangan bulanan Bank Syariah Mandiri mulai periode Januari 2005 sampai Oktober 2007 yang meliputi laporan neraca dan rugi laba. Data inflasi diperoleh dari laporan perekonomian Indonesia dari Badan Pusat Statistik. Alat analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda dengan pendekatan Ordinary Least Square (OLS). Hasil uji hipotesis dengan uji-t diketahuai bahwa t hitung masing-masing variabel yaitu inflasi (X1) sebesar 0,010, Rpls/Rf (X2) sebesar 0,116, dan variabel PM/PLS sebesar 0,030. Berdasarkan uji F diketahui bahwa F hitung sebesar 6,576 dengan nilai sig. sebesar (0,002) ALPHA (0,05). Koefisien determinasi (R2) sebesar 0,336, hal ini berarti 33,6% variasi NPF dapat dijelaskan oleh variasi dari ketiga variabel independen yaitu inflasi, Rpls/Rf, dan PM/PLS, sedangkan sisanya (100%-33,6%=66,4%) dijelaskan oleh faktor-faktor lain di luar model. Hasil penelitian menunjukkan adanya indikasi moral hazard dalam penyaluran DPK pada Bank Syariah Mandiri selama periode 2005-2007 yang ditunjukkan dari hasil uji variabel Rpls/Rf dan variabel PM/PLS, sedangkan untuk variabel inflasi tidak ditemukan indikasi moral hazard.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing I : H. Syafiq M. Hanafi, S.Ag., M.Ag., Pembimbing II : Joko Setyono, SE, M.Si.
Uncontrolled Keywords: Profit loss sharing, non performing financing, moral hazard,, dana pihak ketiga.
Subjects: Keuangan Islam
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Muamalah (S1)
Depositing User / Editor: Miftakhul Yazid Fuadi, SIP.
Date Deposited: 28 Jun 2012 11:11
Last Modified: 10 May 2016 02:18
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/1583

Actions (login required)

View Item View Item