AL-SIDQ DALAM AL-QUR’AN

SALSABILA FIRDAUS, NIM. 11531019 (2015) AL-SIDQ DALAM AL-QUR’AN. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (AL-SIDQ DALAM AL-QUR’AN)
11531019_bab-i_iv-atau-v_daftar-pustaka.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview
[img] Text (AL-SIDQ DALAM AL-QUR’AN)
11531019_bab-ii_sampai_sebelum-bab-terakhir.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (2MB)

Abstract

Kata al-sidq di dalam al-Qur’an cukup banyak disebutkan dalam al-Qur’an dengan menggunakan derivasi kata yang beragam. Hal tersebut menandakan bahwa kata tersebut penting dan dipertimbangkan sebagai kosakata al-Qur’an. Di samping itu, pembaca yang tidak memahami pemakaian kata tersebut, sebagaimana fenomena yang ada, bahwa kata tersebut selalu disamakan maknanya dalam segala keadaan, yaitu dengan makna benar atau jujur dalam berkata. Padahal, jika hal itu terjadi akan menjadi sebuah kesalahan yang dapat merubah esensi makna yang terkandung dalam suatu kata dan harus dihindari oleh setiap pengkaji al-Qur’an, karena antara satu bentukan kata dengan bentukan lainnya memiliki makna yang berbeda. Hal itulah yang melatarbelakangi penulis untuk mengangkat tema Al-Sidq dalam Al- Qur’an. Persoalan yang akan diungkapkan dalam tulisan ini diantaranya adalah apa makna kata al-sidq dan derivasinya ketika digunakan dalam ayat-ayat al-Qur’an sesuai dengan bentukan kata dan konteks yang terkandung dalam ayat-ayat tersebut, serta apakah sama maknanya antara kata kerja sadaqa, saddaqa dan tasaddaqa. Pada setiap makna kata tersebut di dalam al-Qur’an, aspek apa saja yang terkandung di dalamnya. Selanjutnya, jika disebutkan dalam bentuk kata benda mubalagah, apa dan siapa yang dimaksud dengan kata siddiq dan apa makna kata sadiq. Dari sejumlah permasalahan yang diangkat, penulis menemukan bahwa secara bahasa kata al-sidq berasal dari kata sadaqa yang memiliki makna benar sebagai lawan dari al-kaz\ib yang berarti dusta dalam perkataan yang menunjukkan adanya suatu kekuatan dalam diri seseorang. Sedangkan di dalam al-Qur’an, kata al-sidq disebutkan dengan beragam derivasinya yang berasal dari bentukan tiga macam wazan yaitu wazan sadaqa, wazan saddaqa dan wazan tasaddaqa. Dari wazan sadaqa terdiri dari kata sadaqa, sadiq, sidq, sadaqah, dan saduqat, kemudian dalam bentuk wazan saddaqa terdiri dari kata saddaqa, yusaddiqu, tasdiq, dan musaddiq, dan dalam wazan tasaddaqa meliputi kata tasaddaqa, yussaddiqu, tasaddaq, mutasaddiq, dan kata mussaddiq. Selain itu disebutkan pula dalam bentuk mubalagah dengan kata siddiq dan sadiq. Beberapa bentuk kata tersebut menunjukkan makna yang beragam dengan menyesuaikan konteks ayatnya masingmasing. Seluruh makna tersebut tidak hanya mencakup hal perkataan saja melainkan juga pada aspek yang lain, seperti aspek yang bersifat spiritual di antaranya meliputi sifat Allah SWT, keyakinan, kepercayaan dan keimanan, ibadah, amal saleh, janji, balasan dan sebagainya, serta aspek yang bersifat material dan sosial, seperti sifat baik manusia, tempat yang baik, sedekah, zakat, kawan dan sebagainya. Semua hal tersebut melibatkan adanya peran Allah SWT Sang Maha Pencipta berikut seluruh ciptaan-Nya, para nabi dan ajaran yang dibawanya, serta seluruh umat manusia

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing: Drs. H. Muhammad Yusron Asrofie, M.A.
Uncontrolled Keywords: al-sidq dalam al-qur’an
Subjects: Ilmu Alqur’an dan Tafsir
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Ilmu Alqur’an dan Tafsir (S1)
Depositing User / Editor: H. Zaenal Arifin, S.Sos.I., S.IPI.
Date Deposited: 05 May 2015 02:04
Last Modified: 05 May 2015 02:04
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/15963

Actions (login required)

View Item View Item