PRO-KONTRA POLIGAMI di MEDIA MASSA (ANALISIS FRAMING PADA SURAT KABAR JAWA POS DAN SUARA MERDEKA)

LULU ATUL JANAH NIM: 02210947, (2008) PRO-KONTRA POLIGAMI di MEDIA MASSA (ANALISIS FRAMING PADA SURAT KABAR JAWA POS DAN SUARA MERDEKA). Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (PRO-KONTRA POLIGAMI di MEDIA MASSA (ANALISIS FRAMING PADA SURAT KABAR JAWA POS DAN SUARA MERDEKA))
BAB I, BAB IV, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (4MB) | Preview
[img] Text (PRO-KONTRA POLIGAMI di MEDIA MASSA (ANALISIS FRAMING PADA SURAT KABAR JAWA POS DAN SUARA MERDEKA))
BAB II, BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (760kB)

Abstract

ABSTRAK Fenomena poligami akan selalu menarik untuk dikaji. Poligami pada dasarnya bukan persoalan baru. Jauh sebelum Nabi Muhammad SAW melakukan poligami, praktek poligami itu sendiri sudah ada. Pro-Kontra mengenai masalah ini sering terjadi. Seperti kasus yang sempat menghebohkan masyarakat indonesia pada bulan Desember 2006. Berita bermula dari kabar seputar poligami oleh Da'i kondang Aa Gym yang menuai pro dan kontra. Kemudian disusul poligami salah satu anggota DPR Zaenal Ma`arif dan tak ketinggalan poligami yang di lakukan masyarakat biasa juga di ekpos oleh media massa. Permasalahan yang menarik dari kasus ini adalah ketika poligami itu dilakukan oleh para tokoh yang seharusnya menjadi panutan masyarakat. Hampir semua media lokal dan nasional memberitakan peristiwa tersebut, dan tiap hari khalayak di suguhi berita tentang poligami melalui media cetak dan elektronik. Munculnya pendapat yang beragam akhirnya berimbas kepada berita yang di hasilkan oleh media massa. Analisis dilakukan terhadap surat kabar Jawa Pos dan Suara Merdeka. Masalah utama dalam penelitian ini adalah bagaimana surat kabar Jawa Pos dan Suara Merdeka memframing berita pro-kontra poligami di media massa edisi Desember 2006. Adapun tujuannya yaitu untuk mengetahui bagaimana surat kabar Jawa Pos dan Suara Merdeka memframing berita pro-kontra poligami di media massa edisi Desember 2006. Penelitian kualitatif ini menggunakan metode dokumentasi kemudian data di analisis dengan analisis framing model ZhongDang Pan dan Gerald M. Kosicki yaitu dilakukan dengan menganalisa empat struktur kategori framing.1).Sintaksis: cara wartawan menyusun fakta, 2).Skrip: cara wartawan menngisahkan fakta, 3).Tematik: cara wartawan melukiskan fakta, 4).Retoris: cara wartawan menekankan fakta. Hasil penelitian terhadap kedua surat kabar, terdapat perbedaan dalam membingkai tentang pro-kontra poligami di media massa, melalui berita yang ditampilkan kepada khalayak. Hal ini sesuai dengan ideologi, karakter dan kepentingan masing-masing surat kabar tersebut. Frame berita Jawa Pos menilai pro-kontra poligami di media massa masalah pribadi. Sebaliknya Suara Merdeka memilih bersikap netral terhadap permasalahan poligami. Frame berita yang ditampilkan Suara Merdeka pro-kontra poligami di media massa masalah publik. Masing-masing dapat dilihat dari 4 struktur kategori Sintaksis, Skrip, Tematik dan Retoris. Dari kesimpulan penelitian ini, peneliti menekankan kepada pihak media massa dalam hal ini surat kabar Jawa Pos dan Suara Merdeka agar dalam memberitakan peristiwa senantiasa mengedepankan prinsip keseimbangan sehingga berita yang disampaikan kepada khalayak menjadi seimbang.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: pembimbing: Waryono Abdul Ghafur, M.Ag.
Uncontrolled Keywords: Poligami, media massa, framing, surat kabar
Subjects: Penyiaran Islam
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Komunikasi Penyiaran Islam (S1)
Depositing User / Editor: Miftakhul Yazid Fuadi, SIP.
Date Deposited: 09 Jul 2012 11:29
Last Modified: 27 Dec 2016 02:44
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/1598

Actions (login required)

View Item View Item