TINJAUAN SOSIOLOGI HUKUM ISLAM TERHADAP PRAKTIK ‘NGELIMOLASI’ ANTARA PETANI TEMBAKAU DAN TENGKULAK (STUDI KASUS DI DESA CEMORO KECAMATAN WONOBOYO KABUPATEN TEMANGGUNG)

CHAMDANI BAHASAN, NIM. 09380071 (2015) TINJAUAN SOSIOLOGI HUKUM ISLAM TERHADAP PRAKTIK ‘NGELIMOLASI’ ANTARA PETANI TEMBAKAU DAN TENGKULAK (STUDI KASUS DI DESA CEMORO KECAMATAN WONOBOYO KABUPATEN TEMANGGUNG). Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (TINJAUAN SOSIOLOGI HUKUM ISLAM TERHADAP PRAKTIK ‘NGELIMOLASI’ ANTARA PETANI TEMBAKAU DAN TENGKULAK (STUDI KASUS DI DESA CEMORO KECAMATAN WONOBOYO KABUPATEN TEMANGGUNG))
BAB I, V, DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text (TINJAUAN SOSIOLOGI HUKUM ISLAM TERHADAP PRAKTIK ‘NGELIMOLASI’ ANTARA PETANI TEMBAKAU DAN TENGKULAK (STUDI KASUS DI DESA CEMORO KECAMATAN WONOBOYO KABUPATEN TEMANGGUNG))
BAB II, III, IV.pdf
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (912kB)

Abstract

Dalam realitas sosial tidak semua orang mempunyai dana ekstra untuk mengimbangi harga kebutuhan pokok yang cenderung terus meningkat seiring berkembangnya zaman. Sehingga untuk memenuhi kebutuhan dengan dana yang terbatas tersebut, seseorang mengambil langkah-langkah untuk menutupi kekurangannya. Di antaranya adalah hutang-piutang. Hutang-piutang merupakan sebuah akad yang bertujuan untuk tolong-menolong, sehingga syarat tambahan atau bunga yang ditetapkan baik secara pribadi maupun kesepakatan antara kedua belah pihak tidak diperbolehkan karena tidak sesuai dengan prinsip hukum Islam. Seperti halnya masyarakat di Desa Cemoro yang mayoritas penduduknya beragama Islam dan berprofesi sebagai petani tembakau. Dimana di desa ini dikenal istilah akad ngelimolasi, adapun pada dasarnya akad ngelimolasi sama dengan hutang-piutang pada umumnya, hanya saja dalam akad ini pengembalian pokok pinjamannya mencapai 50% yang disepakati sejak awal akad dilakukan. Masyarakat di desa ini mempraktikkan hal tersebut dengan mempertimbangkan aspek kemudahan. Dari latar belakang di atas penyusun mencoba untuk menelusuri dan meneliti bagaimana pola praktik pinjam-meminjam uang sistem ngelimolasi? mengapa praktik pinjam-meminjam uang sistem ngelimolasi bisa bertahan disana? serta bagaimanakah tinjauan sosiologi hukum Islam terhadap praktik pinjammeminjam uang sistem ngelimolasi di desa tersebut? Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah field research atau penelitian lapangan yang bersifat deskriptif-analitik dengan pendekatan sosiologi hukum Islam, teknik pengumpulan data ini berupa wawancara dengan para pelaku dan pihak-pihak yang terlibat dalam praktik hutang-piutang sistem ngelimolasi, tokoh masyarakat dan ulama setempat yang dianggap paham dan mengetahui mengenai masalah tersebut. Selain itu juga dari data yang berupa literatur yang dinggap relevan dengan permasalahan yang penyusun angkat. Berdasarkan penelitian di lapangan, penyusun menyimpulkan bahwa petani dan tengkulak merupakan pihak-pihak yang terlibat secara langsung dalam praktik hutang-piutang (al-Qarḍ) sistem ngelimolasi, sedangkan pihak yang secara tidak langsung terlibat dengan praktik ngelimolasi adalah agen. Di dalam praktik ini terdapat unsur ketidakadilan yang sangat merugikan petani dengan adanya bunga 50%. Adapun yang melatar belakangi praktik tersebut, baik petani dan tengkulak adalah adanya keuntungan ganda tanpa harus bekerja keras bagi tengkulak dan kebutuhan yang selalu menghimpit para petani menjadi alasan utama mengapa praktik tersebut masih tetap berlangsung. Dengan menggunakan dalil ‘urfy dan maṣlaḥah mursalah maka dapat disimpulkan bahwa praktik ngelimolasi masuk dalam kategori al-maṣlaḥah almulgah dan gagalnya publik dalam mentaati hukum Islam adalah karena faktor ekonomi serta kurangnya pemahaman tentang hukum Islam,sehingga mereka melanggarnya, dan dalam bingkai sosiologi hukum Islam praktik ini bisa dikatakan sebagai al-’Urf al-Fasīd (kebiasaan yang buruk).

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Drs. MOCHAMAD SODIK, S.Sos., M.Si.
Uncontrolled Keywords: Keyword: hutang-piutang, pinjam-meminjam, al-Qarḍ.
Subjects: Muamalat
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Muamalah (S1)
Depositing User / Editor: Miftahul Ulum, S.Kom ------- youtube : ulum virgo -------- Facebook : digilibuin
Date Deposited: 06 May 2015 01:52
Last Modified: 06 May 2015 01:52
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/15989

Actions (login required)

View Item View Item