PENGEMBANGAN MASYARAKAT MELALUI PENDIDIKAN KELUARGA BERBASIS GENDER OLEH PKBM SUKA CATURTUNGGAL (Studi di Caturtunggal Sleman Yogyakarta)

MUHAMMAD RIVAI NIM. 04230017, (2008) PENGEMBANGAN MASYARAKAT MELALUI PENDIDIKAN KELUARGA BERBASIS GENDER OLEH PKBM SUKA CATURTUNGGAL (Studi di Caturtunggal Sleman Yogyakarta). Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Pengembangan masyarakat adalah sebuah upaya untuk membebaskan dan menyadarkan masyarakat dengan memberikan kemampuan dalam mengidentifikasi masalah-masalah yang mereka hadapi serta dengan menggerakkan etos swadaya masyarakat untuk menggunakan kemampuannya dalam memecahkan persoalan yang ada dengan menggunakan sumber-sumber yang dimiliki. Skripsi dengan judul Pengembangan Masyarakat Melalui Pendidikan Keluarga Berbasis Gender Oleh PKBM SUKA Caturtunggal berisi proses pemberdayaan dan penyadaran masyarakat pada umumnya dan keluarga pada khususnya terhadap pengenalan dan pemahaman serta pemecahan permasalahan-permasalahan (problem solving) yang bebas dari bias gender di Caturtunggal Sleman Yogyakarta. Adanya image dari masyarakat yang menganggap ibu (isteri) atau lebih umumnya disebut kaum perempuan adalah kaum lemah, berdampak pada menurunnya produktifitas keluarga.Upaya-upaya untuk mengubah sikap dan tingkah laku serta pengetahuan keluarga dengan memberikan pemahaman yang dititiktekankan pada gender merupakan salah satu bentuk dari program pengembangan masyarakat tersebut. Gender secara etimologi berarti jenis kelamin tetapi secara makna diartikan sebagai konsep yang dibentuk oleh budaya yang berupaya membedakan peran, perilaku, mentalitas, dan karakteristik emosional antara laki-laki dan perempuan yang berkembang di masyarakat. Dari pengertian ini, maka perlu ditegaskan bahwa gender adalah bentukan masyarakat yang berakar pada budaya, pola asuh, ataupun keyakinan agama bukan didasarkan pada perbedaan jenis kelamin. Adapun hasil yang dinampakkan dalam tulisan skripsi ini adalah adanya perubahan image masyarakat dalam mengartikan gender. Di samping itu juga ada perubahan keahlian-keahlian lain yang ditampilkan, diantaranya adalah keahlian menjahit, memainkan alat musik rebana dan kemampuan membawakan acara (MC). Mengapa perubahan ini juga ada, karena dalam mensosialisasikan gender program ini juga berisi pelatihan-pelatihan. Nampaknya hal ini dilakukan sebagai media atau strategi dalam mensosialisasikan gender. Bukankah pengetahuan yang ditopang dengan keahlian akan mempermudah memunculkan sebuah kemandirian masyarakat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing : Drs. Azis Muslim, M.Pd.,
Uncontrolled Keywords: Pendidikan Keluarga, Gender
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Last Modified: 04 May 2012 16:41
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/1619

Actions (login required)

View Item View Item