PERAN KANTOR PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PEREMPUAN (KPMP) KOTA YOGYAKARTA DALAM PERLINDUNGAN PEREMPUAN KORBAN KEKERASAN

ALFIA HIKHAS, NIM. 11230080 (2015) PERAN KANTOR PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PEREMPUAN (KPMP) KOTA YOGYAKARTA DALAM PERLINDUNGAN PEREMPUAN KORBAN KEKERASAN. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga.

[img]
Preview
Text (PERAN KANTOR PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PEREMPUAN (KPMP) KOTA YOGYAKARTA DALAM PERLINDUNGAN PEREMPUAN KORBAN KEKERASAN)
11230080_bab-i_iv-atau-v_daftar-pustaka.pdf - Published Version

Download (12MB) | Preview
[img] Text (PERAN KANTOR PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PEREMPUAN (KPMP) KOTA YOGYAKARTA DALAM PERLINDUNGAN PEREMPUAN KORBAN KEKERASAN)
11230080_bab-ii_sampai_sebelum-bab-terakhir.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Alfia Hikhas, Peran Kantor Pemberdayaan Masyarakat dan Perempuan (KPMP) Kota Yogyakarta dalam Perlindungan Perempuan Korban Kekerasan. Skripsi, Yogyakarta: Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, 2015. Kekerasan terhadap perempuan pada dasarnya merupakan kekerasan bahwa yang menjadi korbannya adalah perempuan baik di area publik (lingkungan luar rumah tangga) maupun di area domestik (lingkungan dalam rumah tangga). Dari berbagai bentuk kekerasan terhadap perempuan, seperti kekerasan fisik, psikis, seksual dan lain sebagainya. Ternyata yang paling menonjol saat ini adalah kekerasan di area domestik atau kekerasan dalam rumah tangga yang sering terjadi kepada pasangan suami istri. Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) sering kali terjadi dalam keluarga baik di perdesaan maupun di perkotaan. Perlunya perlindungan kepada korban KDRT agar dapat membantu para korban dalam memperoleh keadilan dan merasa aman. Kantor Pemberdayaan Masyarakat dan Perempuan atau yang biasa disingkat KPMP memberikan perlindungan kepada para korban KDRT antara lain adalah memberikan sosialisasi, pelatihan dan konselor. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan apa peran oleh Kantor Pemberdayaan Masyarakat dan Perempuan (KPMP) Kota Yogyakarta dalam perlindungan perempuan korban kekerasan dan apa saja bentuk-bentuk perlindungan yang diberikan terhadap perempuan korban kekerasan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Jenis data yang digunakan adalah primer yang diperoleh melalui studi lapangan dan data sekunder yang diperoleh melalui studi pustaka dengan narasumber dalam penelitian ini terdiri atas pengurus Kantor Pemberdayaan Masyarakat dan Perempuan, pengurus Seksi Perlindungan Kelompok Rentan, Sekretariat Forum Perlindungan Korban Kekerasan, dan perempuan korban kekerasan. Penelitian ini berdurasi tiga bulan yaitu dari bulan Januari sampai dengan Maret 2015. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa KPMP dalam perlindungan perempuan korban kekerasan pada umumnya sesuai dengan Peraturan Walikota Tentang Perlindungan Perempuan Dan Anak Korban Kekerasan Berbasis Gender. Peran KPMP itu sendiri ialah sebagai sekretariat dan koordinator yang mencatat laporan kasus kekerasan dari lembaga berjejaring. Bentuk perlindungan perempuan korban kekerasan yang dilakukan KPMP ada 3, sesuai dengan Peraturan Walikota Tentang Perlindungan Perempuan Dan Anak Korban Kekerasan Berbasis Gender Pasal 4 yang berbunyi, ruang lingkup perlindungan terhadap korban kekerasan meliputi upaya pencegahan, pelayanan, dan pemberdayaan terhadap korban.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: KPMP, kekerasan, perlindungan,Yogyakarta.
Subjects: Pengembangan Masyarakat Islam
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Pengembangan Masyarakat Islam (S1)
Depositing User / Editor: Dra. Irhamny
Date Deposited: 12 Aug 2015 09:47
Last Modified: 12 Aug 2015 09:47
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/16830

Actions (login required)

View Item View Item