PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA (STUDI DI DESA WISATA BLEBERAN, KECAMATAN PLAYEN, KABUPATEN GUNUNGKIDUL)

SIGIT NURDIYANTO, NIM. 10250043 (2015) PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA (STUDI DI DESA WISATA BLEBERAN, KECAMATAN PLAYEN, KABUPATEN GUNUNGKIDUL). Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga.

[img]
Preview
Text (PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA (STUDI DI DESA WISATA BLEBERAN, KECAMATAN PLAYEN, KABUPATEN GUNUNGKIDUL))
BAB I, IV, DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text (PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA (STUDI DI DESA WISATA BLEBERAN, KECAMATAN PLAYEN, KABUPATEN GUNUNGKIDUL))
BAB II, III.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (1MB)

Abstract

Pembangunan di Indonesia hampir menjadi kata kunci dalam berbagai hal. Salah satunya adalah pembangunan pariwisata. Sebagai negara yang banyak memiliki potensi pariwisata, Indonesia tentu dapat melakukan pembangunan disektor pariwisata. Pembangunan pariwisata yang berhasil adalah pembangunan yang dilakukan secara bersama, termasuk “membangun bersama masyarakat”, sehingga pembangunan pariwisata dapat memberikan manfaat kepada masyarakat setempat. Oleh karena itu pendekatan yang gunakan dalam pengembangan pariwisata berbasis masyarakat adalah pendekatan partisipatif. Pada dasarnya masyarakat berhak ikut serta dalam pengelolaan pariwisata. Seperti yang tertuang dalam pasal 19 ayat 2 Undang-Undang nomor 10 tahun 2009 tentang Kepariwisataan. Dalam Ilmu Kesejahteraan Sosial, partispasi masyarakat masuk ke dalam intervensi komunitas. Karena partisipasi masyarakat merupakan bagian dari sebuah proses pemberdayaan masyarakat. Saat ini salah satu daerah yang perkembangan pariwisatanya terus meningkat adalah Kabupaten Gunungkidul. Ini dapat dilihat dari jumlah wisatawan yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Keberadaan jumlah desa wisata yang terus bertambah juga turut meramaikan pariwisata. Salah satunya adalah Desa Wisata Bleberan, di Kecamatan Playen. Dalam pengembangan desa wisata, masyarakat sekitar ikut berpartisipasi dalam pengeloaan desa wisata tersebut. Sehingga peneliti ingin mengetahui bagaimana partisipasi masyarakat dalam pengembangan Desa Wisata Bleberan? Penelitaian ini merupakan penelitian lapangan dengan metode deskriptif kualitatif, dan menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Penentuan subjek penelitian menggunakan Purposive Sampling dan Snawball Sampling, sehingga didapat sumber informan yaitu 1 Pemerintah Desa Bleberan dan 6 Masyarakat Desa Bleberan. Hasil dari penelitian ini adalah masyarakat terlibat dalam empat tahap partisipasi yaitu, tahap pengambilan keputusan, tahap pelaksanaan, tahap pengambilan manfaat, dan tahap evaluasi. Terdapat dua bentuk partisipasi masyarakat yaitu pertisipasi yang berwujud (nyata) yang meliputi partisipasi uang, partisipasi tenaga, dan partisipasi keterampilan, dan partisipasi yang tidak berwujud (abstrak) yaitu partisipasi ide, dan partisipasi pengambilan keputusan. Keikutsertaan masyarakat dalam pengembangan desa wisata didorong oleh beberapa faktor yaitu, motivasi dan manfaat yang diharapkan masyarakat. Kata kunci: Partisipasi Masyarakat, Pengembangan Desa Wisata

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Noorkamilah, S. Ag., M. Si.
Uncontrolled Keywords: Partisipasi Masyarakat, Pengembangan Desa Wisata
Subjects: Kesejahteraan Sosial
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Ilmu Kesejahteraan Sosial (S1)
Depositing User / Editor: Sugeng Hariyanto, SIP (sugeng.hariyanto@uin-suka.ac.id)
Date Deposited: 13 Aug 2015 06:59
Last Modified: 13 Aug 2015 06:59
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/16873

Actions (login required)

View Item View Item