ISLAM TRANSFORMATIF DALAM PANDANGAN MOESLIM ABDURRAHMAN

FAUZAN BUDI RAHARJO, NIM. 10510026 (2015) ISLAM TRANSFORMATIF DALAM PANDANGAN MOESLIM ABDURRAHMAN. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA.

[img]
Preview
Text
10510026_bab-i_iv-atau-v_daftar-pustaka.pdf - Published Version

Download (19MB) | Preview
[img] Text
10510026_bab-ii_sampai_sebelum-bab-terakhir.pdf
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (1MB)

Abstract

Kemiskinan yang dialami oleh rakyat kecil, sistem dan struktur ekonomi yang tidak adil, politik dan budaya yang cenderung mendukung penguasa, hampir semuanya dapat dilegitimasi oleh agama. Artinya, agama yang semestinya memberikan dorongan untuk melawan segala bentuk ketidakadilan, malah justru terjerembab dalam kekakuan dan kehilangan daya kritisnya. Oleh karenanya diperlukan agenda mendesak untuk melakukan transformasi terhadap struktur melalui penciptaan relasi yang secara fundamental baru dan lebih adil dalam bidang ekonomi, politik maupun budaya. Hal ini dapat diperoleh melalui pencarian akar teologi, metodologi, dan praksis yang memungkinkan terjadinya perubahan sosial. Pemihakan pada kaum miskin dan kaum tertindas tidak hanya harus diilhami oleh al-Qur’an, tetapi dapat berasal dari analisis kritis terhadap stuktur yang ada. Islam sebagai pelopor untuk mengubah semua ini, mestinya dipahami sebagai agama pembebasan bagi kaum tertindas, serta mengubah sistem eksploitasi menjadi sistem yang adil. Mengupayakan Islam yang demikian dalam situasi yang penuh ketimpangan sosial, maka perlu menjalani suatu perumusan pemahaman keIslaman yang baru dan mesti sesuai dengan kebutuhan yang diangkat dari realitas empiris masyarakat itu sendiri. Maka dalam maksud ini, Islam yang digagas Moeslim Abdurrahman tepat untuk dilakukan sebagai awal kajian terhadap fenomena keIslaman yang berkembang sejauh ini. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode library research dengan analisis deskriptif. Penulis dalam mengumpulkan data dengan membagi data primer dan sekunder. Teknik yang digunakan dalam analisa data dalam penelitian ini adalah dengan cara memahami tesis-tesis dari pemikiran tokoh bersangkutan, lalu mendeskripsikan dan menafsirkan pemikiran tokoh tersebut. Dalam analisis pemikiran yang telah dipaparkan juga digunakan analisa historis-filosofis yang melingkupi pemikiran tersebut, yaitu latar belakang yang mempengaruhi munculnya pemikiran tersebut sehingga terungkap makna dan relevansi ketika digunakan untuk mengkaji manusia dan kehidupan sosial pada umumnya. Berdasarkan penelitian yang penulis lakukan, dapat disimpulkan bahwa Islam yang digagas Moeslim Abdurrahman memiliki dua hal, pertama, penghargaannya terhadap posisi sentral manusia sebagai penafsir ajaran agama, yang menunjukkan terhadap nilai-nilai kemerdekaan. Kemerdekaan ini didasari oleh kedudukan manusia sebagai khalifah yang memiliki kewenangan untuk menafsirkan teks kitab suci berdasarkan kepentingan dan aspirasi rakyat. Kedua, penjabarannya tentang tauhid mereflesikan kesadaran tentang solidaritas kemanusiaan yang tidak lagi tersekat oleh perbedaan agama, ras, etnis, ideologi. Ketiga, pemihakannya terhadap kelompok tertindas sebagai basis penafsiran teks al-Qur’an, yang ini lahir dari nilai keadilan sosial dan kerakyatan itu sendiri.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Dr. H. Shofiyullah, MZ., M.Ag.
Uncontrolled Keywords: Islam Transformatif, Pemikiran Islam
Subjects: Kependidikan Islam
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Filsafat Agama (S1)
Depositing User / Editor: Sugeng Hariyanto, SIP (sugeng.hariyanto@uin-suka.ac.id)
Date Deposited: 21 Sep 2015 00:58
Last Modified: 21 Sep 2015 00:58
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/17091

Actions (login required)

View Item View Item