KEADILAN DALAM AL-QUR'AN (KAJIAN SEMANTIK ATAS KATA AL-‘ADL DAN AL-QISṭ)

ZULAIKHAH FITRI NUR NGAISAH, NIM. 11530022 (2015) KEADILAN DALAM AL-QUR'AN (KAJIAN SEMANTIK ATAS KATA AL-‘ADL DAN AL-QISṭ). Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (KEADILAN DALAM AL-QUR'AN (KAJIAN SEMANTIK ATAS KATA AL-‘ADL DAN AL-QISṭ))
11530022_bab-i_iv-atau-v_daftar-pustaka.pdf

Download (15MB) | Preview
[img] Text (KEADILAN DALAM AL-QUR'AN (KAJIAN SEMANTIK ATAS KATA AL-‘ADL DAN AL-QISṭ))
11530022_bab-ii_sampai_sebelum-bab-terakhir.pdf
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (17MB)

Abstract

Keadilan adalah satu nilai kemanusiaan yang asasi. Sebagai petunjuk al- Qur’an membawa amanah bagi setiap manusia untuk berlaku adil. Dalam al-Qur’an, pengertian adil ternyata tidak hanya diwakili oleh kata al-‘adl saja. Sebagai kata benda, paling tidak ada dua kata yang artinya justice, yakni al-‘adl itu sendiri dan alqisṭ. Adil dalam al-Qur’an mempunyai aspek dan objek yang beragam, begitu pula pelakunya. Keragaman tersebut mengakibatkan keragaman makna al-‘adl dan al-qisṭ (keadilan). Kata yang sama belum tentu memiliki arti yang sama pula ketika kata tersebut diulang pada tempat yang berbeda. Oleh karena itu, menganalisa kata al-‘adl dan al-qisṭ menjadi penting untuk dikaji dalam ranah linguistik, mengingat makna al- ‘adl dan al-qisṭ dalam al-Qur’an tersebut sarat akan makna. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tematik yang bersifat deskriptif-analitis. Sedangkan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan semantik, yakni kajian analitik terhadap istilah-istilah kunci suatu bahasa dengan suatu pandangan yang akhirnya sampai pada pengertian konseptual Weltanschauung atau pandangan dunia masyarakat yang menggunakan bahasa itu, tidak hanya sebagai alat bicara dan berfikir tetapi yang lebih penting lagi, pengkosepan dan penafsiran dunia yang melingkupinya. Selain untuk menemukan Weltanschauung pendekatan ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antar kata al- ‘adl dan al-qisṭ tersebut. Hasil penelitian ini adalah Weltanschauung dari kata al-‘adl, bahwasannya adil tidak hanya menggambarkan bagaimana hubungan antar manusia dan sesama akan tetapi adil dalam al-Qur’an ataupun adil pada masa kini hakikatnya merupakan wujud iman, taqwa dan ketundukan hamba terhadap Allah swt. Sedangkan Weltanschauung dari kata al-qisṭ, seperti halnya pada kata al-‘adl, melaksanakan keadilan (al-qisṭ) juga merupakan wujud ketundukan seorang hamba terhadap Allah swt, dapat dilihat dari pergeseran penggunaan dari dua periode ini. Bahwa pada periode makkiyah penggunaan al-qisṭ bersifat instruksional sedangkan pada periode madaniyah cenderung memposisikan sistem kinerja al-qisṭ sebagai implementasi dari tatanan instruksi konsep al-qisṭ pada periode makkiyah. Kemudian hubungan antar kata al-‘adl dan al-qisṭ, dalam al-Qur’an dua kata tersebut saling terkait satu sama lain, sehingga peneliti mengambil kata al-tawāzun sebagai titik temu dan mata rantai pengikat dalam dua kata tersebut. Sedangkan letak perbedaannya ialah bahwa kata al-‘adl merupakan keadilan yang tidak nampak secara langsung (tersembunyi), sedangkan al-qisṭ merupakan perbuatan yang lebih banyak berbicara tentang sesuatu yang nampak, jelas (zahir) dan bersifat materil, seperti memenuhi timbangan dan takaran.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: Ilmu Alqur’an dan Tafsir
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Ilmu Alqur’an dan Tafsir (S1)
Depositing User / Editor: Miftahul Ulum [IT Staff] ---- youtube : ulum virgo -------- Facebook : digilibuin
Date Deposited: 25 Sep 2015 03:19
Last Modified: 25 Sep 2015 03:19
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/17249

Actions (login required)

View Item View Item