PENAFSIRAN AYAT JIHAD (PERBANDINGAN KH HASYIM ASY’ARI (1871-1947) DAN TAQIYUDDIN AN NABHANI (1909-1977)

M. ABDURRAHMAN WAHID, NIM. 08530076 (2015) PENAFSIRAN AYAT JIHAD (PERBANDINGAN KH HASYIM ASY’ARI (1871-1947) DAN TAQIYUDDIN AN NABHANI (1909-1977). Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (PENAFSIRAN AYAT JIHAD (PERBANDINGAN KH HASYIM ASY’ARI (1871-1947) DAN TAQIYUDDIN AN NABHANI (1909-1977))
08530076_bab-i_iv-atau-v_daftar-pustaka.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text (PENAFSIRAN AYAT JIHAD (PERBANDINGAN KH HASYIM ASY’ARI (1871-1947) DAN TAQIYUDDIN AN NABHANI (1909-1977))
08530076_bab-ii_sampai_sebelum-bab-terakhir.pdf
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (1MB)

Abstract

Sebuah kata yang sering diungkapkan belakangan ini adalah kata jihad, ia diperbincangkan dimedia massa dan buku-buku akademis, baik ditimur maupun dibarat. Ia juga salah satu konsep Islam yang paling sering disalahpahami khususnya oleh kalangan para ahli dan pengamat barat. Menjadi stereotip pandangan barat, bahwa jihad fisabilillah adalah perang seci (holy war) untuk menyebarluaskan agama Islam. Benard Shaw, seperti dikutip Muhammad Husein Fadlullah, menyatakan bahwa Islam disebarkan melalui ketajaman pedang. Pengertian jihad sendiri secara bahasa berarti “kesungguhan” atau “kekuatan”. Sedangkan secara terminologi jihad adalah mengerahkan segala kemampuan yang ada atau sesuatu yang dimiliki untuk menegakkan kebenaran dan kebaikan serta menentang kebatilan dan kejelekan dengan mengharapkan ridha Allah. Jelas dari definisi tersebut bahwa jihad adalah perbuatan yang semata-mata bertendensi mencari keridhaan dari Allah SWT. Jadi pembatasan definisi jihad dengan jalan mengidentikan jihad hanya dengan peperangan, ekspansi, invasi, perlawanan melawan hawa nafsu, pada hakikatnya semakin menuju kepada penyempitan arti jihad itu sendiri. Sesungguhnya jihad tidaklah identik dengan qital atau perang, sebab jihad telah diserukan Allah SWT dan telah dilaksanakan Nabi bersama kaum muslimin sejak periode Makkah, sementara peperangan baru diizinkan Allah SWT bagi kaum muslimin pada periode Madinah. Skripsi ini menggunakan metode deskriptif komparatif analisis dimana metode ini bertujuan untuk memperoleh ilustrasi yang jelas berkaitan dengan tafsir jihad, yang kemudian penelitian ini mengkomparasikan pandangan jihad dua tokoh besar pendiri organisasi Islam, yaitu KH Hasyim Asy‟ari pendiri Nahdlatul Ulama dan Taqiyuddin An Nabhani pendiri Hizbut Tahrir. Hasilnya adalah konsep jihad KH Hasyim Asy‟ari lebih moderat dan toleran terhadap penjajah, Baginya sepanjang penjajah tidak melakukan kerugian secara langsung terhadap umat Islam maka seharusnya muslim harus tetap bersikap dan berprasangka baik kepada mereka. Berjihadnya adalah dengan cara mengentaskan kebodohan, sebab dengan pengetahuanlah sebuah bangsa dapat maju. Hal ini direalisasikan dengan mendirikan Pondok Pesantren sebagai perlawanan budaya. Sedangkan Taqiyuddin An Nabhani cenderung lebih tegas dan keras, tak mengenal kompromi, khususnya terhadap kolonialisme. Baginya hanya ada satu cara untuk menegakkan Islam di dunia ini, yaitu dengan berjihad. Menurutnya Jihad adalah aktivitas memerangi pihak manapun yang berdiri menentang dakwah Islam, baik yang menyerang Islam lebih dahulu (jihad defensif) atau yang tidak (jihad ofensif). Tetapi yang layak diketengahkan sebagai persamaan jihad Taqiyuddin An Nabhani dan KH. Hasyim Asy‟ari adalah mereka menyepakati bahwa jihad itu adalah perbuatan mulia, membutuhkan pengorbanan yang besar, tetapi juga mendapatkan ganjaran pahala yang besar, dan apabila mati dalam berjihad maka statusnya adalah syahid yang balasannya adalah surga.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Drs. Indal Abror, M.Ag.
Subjects: Ilmu Alqur’an dan Tafsir
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Ilmu Alqur’an dan Tafsir (S1)
Depositing User / Editor: Miftahul Ulum [IT Staff] ---- youtube : ulum virgo -------- Facebook : digilibuin
Date Deposited: 28 Sep 2015 02:07
Last Modified: 28 Sep 2015 02:07
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/17288

Actions (login required)

View Item View Item