WACANA GEMPA BUMI DI DIY PERBANDINGAN BULETIN AL-IKHTILAF DAN BULETIN RISALAH JUM'AT

ANDI M. AFIF - NIM. 01210679 , (2009) WACANA GEMPA BUMI DI DIY PERBANDINGAN BULETIN AL-IKHTILAF DAN BULETIN RISALAH JUM'AT. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Alasan mendasar yang penulis jadikan dasar pemikiran yang melatar belakangi munculnya masalah yang akan dikaji dalam penelitian ini dikarenakan ada tiga hal; Pertama adalah peristiwa bencana alam gempa bumi di DIY tanggal 27 Mei 2006 lalu adalah peristiwa yang datang dengan tiba-tiba yang tidak bisa dihindari oleh siapapun, akibatnya banyak sekali menelan korban dan meluluh lantahkan ribuan bangunan serta sarana dan prasarana yang ada. Bencana alam gempa bumi tersebut bukanlah yang pertama kalinya menimpa Indonesia, sebelumnya kita sering mendengar dalam media-media nasional maupun lokal yang memberitakan kejadian bencana alam seperti gempa bumi dan tsunami di Aceh dan lain sebagainya. Sebutan sebagai negara khatulistiwa yang dikelilingi oleh lautan dan pegunungan berapi, membuat Indonesia sebagai negara yang rawan akan bencana alam, baik itu yang disebabkan oleh bencana vulkanik ataupun bencana tektonik. oleh karenanya pendekatan apa saja yang harus dipakai dalam memahami dan menjelaskan bencana alam gempa bumi di DIY. Kedua pemberitaan-pemberitaan tentang kejadian bencana alam gempa bumi di DIY pun mengisi lembar-lembar edisi disetiap media lokal maupun nasional. Hal ini menunjukkan bahwa media mempunyai peran penting sebagai penyampai berita sekaligus pemberi informasi. Media sebagai pengemban informasi memiliki banyak ruang untuk mengeksplorasi ruang yang ada menjadi sebuah ruang opini dan wacana. Kejadian bencana alam gempa bumi DIY merupakan sebuah informasi yang muncul dan menjadi sajian yang menarik untuk di jadikan sebagai sumber berita. Wacana dan media adalah salah satu entitas yang tidak terpisahkan, keberadaan media selalu membawa sebuah wacana baru dalam setiap edisinya. Bagaimana media mengemas dan membingkainya? bagaimana sikap media dalam melihat peristiwa bencana alam ini?persoalan ini dirasa akan efektif bila media mempnyai posisi yang benar-benar netral tanpa melihat sebagai permasalahan yang di eksplotasi habishabisan untuk kepentingan golongan ataupun kepentingan pengelola media. Ketiga banyaknya lembaga atau organisasi masyarakat dengan tujuan (visi dan misi) yang berbeda pula, mereka menerbitkan media termasuk buletin adalah sebagai media informasi dan sekaligus sebagai media dakwah. Atas perbedaan lembaga atau organisasi tersebut pastinya buletin memiliki acuan dan prinsip-prinsip yang berbeda pula dalam penulisan dan pembahasannya. Hal tersebutlah yang akhirnya menjadi acuan dan dorongan bagi penulis serta keingintahuan dengan media cetak khususnya buletin yang tentunya memiliki karakteristik yang berbeda antara satu dengan lainnya, tentang bagaimana penyajian materi, tema dan wacana dalam buletin ketika mamaknai dan memahami kejadian gempa bumi di DIY 2006 lalu, serta hal lain yang menyangkut sikap, pandangan dan alasannya dalam menjelaskan wacana gempa bumi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: PEMBIMBING: DRS.H.SUKRIYANTO, M.HUM
Uncontrolled Keywords: bencana alam, gempa bumi, buletin, media informasi, media dakwah
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Last Modified: 04 May 2012 16:41
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/1749

Actions (login required)

View Item View Item