PRAKTIK TAWASSUL MELALUI ORANG YANG SUDAH MENINGGAL PADA JAMA’AH PENGAMAL SHALAWAT WAHIDIYAH (Sebuah Kajian Living Hadith)

ABDUL MAJID, 1120510018 (2015) PRAKTIK TAWASSUL MELALUI ORANG YANG SUDAH MENINGGAL PADA JAMA’AH PENGAMAL SHALAWAT WAHIDIYAH (Sebuah Kajian Living Hadith). Masters thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (PRAKTIK TAWASSUL MELALUI ORANG YANG SUDAH MENINGGAL PADA JAMA’AH PENGAMAL SHALAWAT WAHIDIYAH (Sebuah Kajian Living Hadith))
BAB I, V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview
[img] Text (PRAKTIK TAWASSUL MELALUI ORANG YANG SUDAH MENINGGAL PADA JAMA’AH PENGAMAL SHALAWAT WAHIDIYAH (Sebuah Kajian Living Hadith))
BAB II, III, IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (3MB)

Abstract

Di tengah masyarakat, kehidupan beragama memiliki dinamika yang sangat bervariasi. Satu orang dan orang yang lainnya memiliki keyakinan tidak sama, kemudian diantara mereka yang memiliki kemiripan keyakinan berkumpul untuk meningkatkan kualitas keyakinannya. Dalam agama Islam, terdapat berbagai macam firqah, salah satunya dalam hal cara mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ada sebagian yang menggunakan cara wasilah, yaitu melalui perantara, sedangkan ada juga yang tidak menerima wasilah. Para cendekiawan dan ‘ulama Islam tentu memiliki dasar-dasar ilmiah kuat yang mendasari keyakinannya, namun tidak demikian dengan masyarakat awam. Hal ini menjadikan sering terjadi kesalahfahaman di tengah masyarakat, bahkan dapat memicu ketegangan sosial. Melalui penelitian ini, penulis mengangkat fenomena sosial di sebuah kelompok keagamaan yang menggunakan metode tawassul dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT. Fokus dari penelitian ini adalah menyuguhkan dan memaparkan keberadaan, sejarah, hingga tata cara ritual dan dalil-dalil yang mendasari dari ritual tersebut. Sehingga diharapkan, melalui penelitian ini, pembaca mendapatkan kejelasan tata cara dan dasar-dasar praktik tawassul, khususnya yang dilakukan oleh kelompok Pengamal Shalawat Wahidiyah di Kedunglo Kediri Jawa Timur. Perlu digaris bawahi bahwasanya penelitian ini menggunakan metode fenomenologi. Sehingga, penulis tidak menjustifikasi ataupun mengkonfrontasi antar satu pemahaman dengan pemahaman yang lainnya. Hasil dari penelitian ini merupakan laporan dan rekaman peneliti dari observasi pada Jamaah Pengamal Shalawat Wahidiyah di Pondok Pesantren Kedunglo al Munadhdharah, Kediri Jawa Timur. Hasil dari penelitian ini adalah, bahwa ada sekelompok masyarakat yang mempraktikkan tawassul melalui orang yang sudah meninggal, dalam hal ini khususnya berwasilah kepada Nabi Muhammad Rasulullah SAW. Tawassul yang dilakukan adalah dengan cara bershalawat, yakni Shalawat Wahidiyah. Mereka mengamalkannya dengan dasar-dasar dalil yang kuat, secara teratur dan sistematis. Setelah melakukan penelitian ini, peneliti dapat menyimpulkan bahwa, terdapat dasar dan dalil untuk bertawassul melalui orang yang sudah meninggal, dan hal ini dapat dilakukan terlepas dari pro kontra yang berkembang. Jama’ah pengamal Shalawat Wahidiyah adalah contoh nyata dari praktik tawassul ini. Terlepas dari perbedaan pendapat dan sudut pandang tentang praktik tawassul, penulis menemukan bahwa praktik tawassul melalui orang yang sudah meninggal pada jama’ah Shalawat Wahidiyah memiliki dasar, dalil dan pemikiran yang kuat dan sesuai dengan syari’at Islam.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information / Pembimbing: Dr. M. Alfatih Suryadilaga M. Ag.,
Uncontrolled Keywords: PRAKTIK TAWASSUL
Subjects: Agama Dan Filsafat
Divisions: Pascasarjana > Thesis > Agama dan Filsafat
Depositing User / Editor: Sugeng Hariyanto, SIP (sugeng.hariyanto@uin-suka.ac.id)
Date Deposited: 09 Oct 2015 07:25
Last Modified: 09 Oct 2015 07:25
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/17586

Actions (login required)

View Item View Item