KOHESI DAN KOHERENSI KISAH NABI YUSUF DALAM AL-QUR’AN (Analisis Wacana)

AFIF KHOLISUN NASHOIH, S.PD., NIM: 1320510034 (2015) KOHESI DAN KOHERENSI KISAH NABI YUSUF DALAM AL-QUR’AN (Analisis Wacana). Masters thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (KOHESI DAN KOHERENSI KISAH NABI YUSUF DALAM AL-QUR’AN (Analisis Wacana))
BAB I, V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview
[img] Other (KOHESI DAN KOHERENSI KISAH NABI YUSUF DALAM AL-QUR’AN (Analisis Wacana))
BAB II, III, IV.PDF - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (3MB)

Abstract

Al-Qur’an adalah kalam Allah yang dijadikan sebagai pedoman hidup bagi umat Islam. Maka tidak heran jika al-Qur’an disebut sebagai kitab yang sempurna dari semua aspek. Di antara aspek kesempurnaannya adalah rangkaian kalimat serta hubungannya dalam satu ayat ataupun antarayat yang terjalin secara padu dan utuh. Kejelasan hubungan ayat-ayat tersebut perlu adanya pembuktian, mengingat bahwa urutan susunan ayat al-Qur’an bersifat tauqifiy, sehingga patut diteliti bagaimana kepaduan dan keutuhan teks al-Qur’an yang tersusun dari rangkian kalimat, baik dari segi bentuk ataupun makna. Oleh karena itu, di dalam tesis ini dibahas kohesi dan koherensi yang difokuskan pada teks ayat-ayat yang menceritakan kisah Nabi Yusuf dalam al-Qur’an surat Yusuf. Penelitian ini termasuk penelitian sinkronis, dengan jenis penelitian pustaka (library research). Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan beberapa tahapan penelitian, yaitu tahap pengumpulan data melalui penyimakan terhadap 111 ayat yang termuat dalam Surat Yusuf, kemudian tahap analisis yang menggunakan metode padan, yaitu dengan cara menghubungbandingkan data-data yang dikumpulkan tersebut dengan teori kohesi (altama> suk) dan koherensi (al-tana>suq), serta diperkuat dengan teori-teori kebahasaan, baik itu gramatika, retorika, dan bahkan teori dalam ilmu muna>sabah al-a>yah. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, ditemukan beberapa poin simpulan, antara lain bahwa kohesi dalam teks kisah Nabi Yusuf yang didasarkan aspek gramatikal diwujudkan melalui referensi, subtitusi, elipsis, dan konjungsi. Sedangkan kohesi leksikal diwujudkan melalui reiterasi dan kolokasi. Kemudian penanda koherensi yang termuat dalam teks tersebut meliputi pertalian penambahan, perturutan, perlawanan, lebih, sebab-akibat, waktu, pemilihan, cara, pengecualian, dan penyimpulan. Piranti-piranti kohesi tidak hanya menjadikan teks tersebut kohesif, namun juga sekaligus koheren. Oleh karena itu keduanya saling terkait. Keterkaitan keduanya dapat dilihat melalui sebuah ayat yang tidak hanya memuat satu piranti kohesi, melainkan beberapa piranti sekaligus, dan bahkan terdapat piranti koherensi pula. Terkadang ditemukan rangakaian kalimat yang terkesan tidak koheren. Dalam kasus tersebut, pemahaman tentang teori kohesi dan koherensi saja tidak cukup, sehingga diperlukan pengetahuan dunia yang dapat direalisasikan melalui penafsiran kontekstual, inferensi logis, dan juga melalui teori-teori yang disepakati sebagai kaidah umum, seperti gramatikal, retorika, dan ilmu munasabah al-ayah. Kata kunci: kohesi, koherensi, kisah Nabi Yusuf, al-Qur’an.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information / Pembimbing: Dr. Zamzam Afandi, M.Ag
Uncontrolled Keywords: kohesi, koherensi, kisah Nabi Yusuf, al-Qur’an.
Subjects: Agama Dan Filsafat
Divisions: Pascasarjana > Thesis > Agama dan Filsafat
Depositing User / Editor: Sugeng Hariyanto, SIP (sugeng.hariyanto@uin-suka.ac.id)
Date Deposited: 28 Oct 2015 07:32
Last Modified: 28 Oct 2015 07:32
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/17602

Actions (login required)

View Item View Item