PELAKSANAANJUALBELIKELAPABULATDENGAN SISTEM PEMINJAMAN MODAL MENURUT PERSPEKTIF HUKUMISLAM (Studi Kasus Di Desa Pasenggerahao Kecamatao Sungai Batang Kabupaten lndragiri Hilir)

EKA MADINAH, 01380764 (2007) PELAKSANAANJUALBELIKELAPABULATDENGAN SISTEM PEMINJAMAN MODAL MENURUT PERSPEKTIF HUKUMISLAM (Studi Kasus Di Desa Pasenggerahao Kecamatao Sungai Batang Kabupaten lndragiri Hilir). Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text
BAB I,V, DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (14MB) | Preview
[img] Text
BAB II,III,IV.pdf
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (12MB)

Abstract

Islam adalah agama universal yang mengatur segala aspek kehidupan baik dalam aspek ibadah maupun muamalat. Salah satu macam muamalat adalah jual beli. Dalam hukum Islam disyari'atkan bahwa jual beli haruslah sesuai dengan ketentuan Islam. Kajian mengenai jual beli memang telah banyak dibahas dalam hukum Islam, namun masih sedikit yang membahas jual beli dengan sistem peminjaman modal, seperti yang terjadi di desa Pasenggerahan, para pemberi modal meminjamkan uang kepada petani kelapa d(mgan syarat yang telah disepakati yaitu petani kelapa harus menjual kelapanya dengan pemberi modal, dan pemberi modal harus meminjamkan uangnya kepada petani kelapa dan membeli kelapa para petani dengan harga yang standar. Kenyataan yang terjadi di masyarakat dalam pelaksanaan jual bcli kelapa, para pemberi modal yang membeli hasil panen kelapa dengan harga yang murah, banyak kasus dan pelanggaran-pelanggaran yang terjadi sehingga para petani enggan menjual kelapanya kepada pemberi modal. Perbuatan para pembeli tersebut mcmicu kepada pertikaian antara pemberi modal dengan petani kelapa Ekonorni Islam dilandasi atas kebebasan ekonomi yang terkontrol dengan norma-norma dan etika agama. Ekonomi Islam juga dibangun atas keseirnbangan hak dan kewajiban dari masing-masing individu. Jual beli kelapa dengan sistem peminjaman modal di desa Pasenggerahan mungk.in sesuai dengan peraturan yang telah disepakati oleh kedua belah pihak, namun apakah hal tersebut juga sesuai dengan aturan-aturan yang ada dalam hukum Islam? Dari fenomena-fenomena diatas timbul pertanyaan yang perlu diadakan penelitian dan pembahasan. Masalah tersebut tentang pelaksanaan jua1 beli kelapa bulat di desa Pasenggerahan, dan bagaimana analisis hukum Islam tentang pelaksanaanjual bcli kelapa tersebut. Untuk lebih jelasnya penelitian ini penyusun menggunakan pengumpulan data. Data yang penyusun gunakan dalam penelitian ini adalah data primer yaitu observasi, wawancara, angket. Sedangkan data skunder penulis memperoleh dari membaca beberapa Iiteratur yang berkaitan dengan penelitian ini diperpustakaan. Kemudian data-data diatas dibantu dengan menggunakan tehnik yang dikenal dengan rnetode pembahasan yaitu deskriptif, deduktif, induktif, yaitu untuk mencari fakta dan gejala-gejala yang ada dilapangan. Setelah diadakan penelitian, penyusun mengetahui bahwa pelaksanaan jual beli kelapa yang berlokasi di desa Pasenggerahan masih belum berjalan sesuai apa yang diharapkan oleh hukum Islam. Ini terbukti dengan besarnya persentase pemberi modal (toke) yang ingin mendapat keuntungan yang berlipat ganda, dan tidak ada unsur suka sama suka di antara pemberi modal (toke) dengan petani kelapa.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: jualbeli, kelapa, hukum islam
Subjects: Muamalat
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Muamalah (S1)
Depositing User / Editor: Edi Prasetya [edi_hoki]
Date Deposited: 20 Oct 2015 00:44
Last Modified: 20 Oct 2015 00:44
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/17815

Actions (login required)

View Item View Item