PEMBANGUNANBERKELANJUTAN DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM

YUSUF RTDWAN, 00380377 (2007) PEMBANGUNANBERKELANJUTAN DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text
BAB I,V, DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (12MB) | Preview
[img] Text
BAB II, III, IV.pdf
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (16MB)

Abstract

Pesatnya pembangunan dewasa ini telah memberikan dampak yang mcnggembirakan, yakni banyaknya hasil-hasil yang telah dicapai. Namun, di batik itu tidak sedikit pula kondisi lingkungan hidup sebagai sumber ekonomi mengalami degradasi. Hal ini menimbulkan kesan awam seakan-akan pembangunan ekonomi lebih penting daripada pembangunan lingkungan hid up Salah satu problem besar yang dialami negara-negara berkembang adalah ketidakmampuannya untuk merwnuskan strategi pcmbangunan yang mengkaitkan persoalan lingkungan sebagai bagian int~gral dari pembangunan yang dilakukan. Kondisi semacam itu dipacu sempitnya wawasan penentu kebijakan pembangunan akan persoalan dan pentingnya lingkungan sehingga dalam beberapa rumusan kebijakan cenderung lebih mengutamakan kepentingan. ekonomi dan mengabaikan kepentingan lingkungan. Akibatnya., pembangunan yang dilakukan menimbulkan persoalan barn berupa rusaknya lingkungan dan habisnya sumber daya alam yang disebabkan karena eksploitasi yang tidak mampu dikendalikan. Fenomena mutakhir yang muncul ialah adanya konsepsi tentang pembangunan berkelanjutan. Pembangunan berkelanjutan mengandung makna bahwa dalam kaitannya dengan pengelolaan dan pemanfaatan atas sumberdaya alam yang ada hendaknya dilakukan dengan pengelolaan yang berkesinambungan, yaitu 11paya untuk menjaga keberlangsungan swnberdaya alam untuk mcmenuhi kebutuhan kehidupan masyarakat saat !ni dan kebutuhan kehidupan gencrasi yang akan datang. . Islam selaku agama yang membawa kebaikan bagi umat manusia tclah menurunkan tujuan-tujuan syari'at (maqii$id asy-syarT'ah) untuk menjaga lima pokok kemaslahatan yaitu, agama., jiwa., ke·i.urunan, harta dan akal. Kelima pokok kemaslahatan tersebut harus mampu dintegrasikan kedalam pandangan hidup manusia demi kebahagiaan manusia itu sendiri. Dalam diskursus dewasa ini. maqiisid asy-syarT'ah harus diformulasikan dalam setiap kebijakan pembangunan sehingga kebijakan tersebut mampu mensejahterakan man usia. Tujuan pelaksanaan pembangunan berkelanjutan adalah tercapainya peningkatan kualitas hidup seluruh masyarekat dalam pemenuhan kebutuhan pokok hidup manusia., pemerataan sosial, peningkatan kualitas hidup, scrta pembangunan yang berkesinambungan. Tuju&n ini sejalan dengan tujuan syari 'at Islam (maqii$id asy-syarT'ah) untuk menjaga lima pokok kemaslahatan yaitu. agama, jiwa, keturunan, harta dan akal. Atas dasar pemikiran itulah maka kewajiban untuk melaksanakan pembangunan berkelanjutan dilihat dari sudut pandang Islam bisa dilihat sebagai instrumen untl!k mewujudkan maqli#d asy-syar1'ah yang merupakan ma#a~a~ yang bersifat dhariiriyyah.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: pembangunan, hukum islam
Subjects: Muamalat
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Muamalah (S1)
Depositing User / Editor: Edi Prasetya [edi_hoki]
Date Deposited: 20 Oct 2015 03:03
Last Modified: 20 Oct 2015 03:03
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/17845

Actions (login required)

View Item View Item