SAKSI PEREMPUAN MENURUT YUSUF AL-QARDHAWI DAN AMINA WADUD

YUSLAM CHANAFI, NIM. 03360155 (2007) SAKSI PEREMPUAN MENURUT YUSUF AL-QARDHAWI DAN AMINA WADUD. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (SAKSI PEREMPUAN MENURUT YUSUF AL-QARDHAWI DAN AMINA WADUD)
BAB I, V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (12MB) | Preview
[img] Text (SAKSI PEREMPUAN MENURUT YUSUF AL-QARDHAWI DAN AMINA WADUD)
BAB II, III, IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (19MB)

Abstract

Saat ini, kajian agama Islam tidak lagi dilihat dari sudut normativitas, tetapi jugu dilihat dari sudut historisitas, salah satunya mengenai saksi perempuan Permasalahannya adalah penafsiran surat al-Baqarah ayat 282, yang menyatakan bahwa kesaksian perempuan adalah dua banding satu (2:1). bahwa kesaksian perempuan hanya pada persoalan seputar masalah virginitas. Dalam hal ini problematika tersebut memicu penyusun melakukan penelitian pandangan Yusuf al-Qardhawi dan Amina Wudud. Metode penelitian ini bersifat deskriptif, analitik dan komparatif. Setelah mendeskripsikan pandangan kedua tokoh kemudian dianalisis sedemikian rupa setelah itu membandingkan pandangan kedua tokoh mengenai bahasan tersebut. Dari situ kemudian ditarik suatu kesimpulan yang akan memperjelas tentang persamaan dan perbedaan dari kedua tokoh, tentang saksi perempuan. Hasil penelitian adalah Yusuf al-Qardhawi tidak menyebutkan bahwa formulasi bobot saksi perempuan yakni satu banding dua (satu laki-laki dan dua perempuan), tapi lebih cenderung kepada arti teks al-Qur'an yang menyatakan "jika tidak ada dua saksi laki-laki maka satu laki-laki dan dua orang perempuan", namun dalam hal ini Qardhawi tidak bermaksud merendahkan kaum perempuan tapi justru ingin memuliakannya. Sedangkan menurut Amina Wadud saksi perempuan bukan disebut sebagai saksi tetapi saksi perempuan dalam hal ini adalah sebagai penguat. walaupun disebutkan bahwa kesaksian seorang perempuan adalah separuh dari laki-laki. Amina berpendapat bahwa menurut susunan kata ayat 282 dari surat al-Baqarah bahwa kedua perempuan itu tidak disebut sebagai saksi, satu perempuan ditunjuk untuk mengingatkan satunya lagi, dia bertindak sebagai ternan kerja sama (mitra). Meskipun perempuan itu ada dua, tetapi menurut Amina, keduanya mempunyai fungsi yang berbeda.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Drs. Mochamad Sodik, S.Sos, M.Si
Uncontrolled Keywords: saksi perempuan,yusuf al-qardhawi dan amina wadud
Subjects: Perbandingan Madzhab
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Perbandingan Madzab (S1)
Depositing User / Editor: H. Zaenal Arifin, S.Sos.I., S.IPI.
Date Deposited: 22 Oct 2015 06:35
Last Modified: 22 Oct 2015 06:35
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/17993

Actions (login required)

View Item View Item