HERMENETIKA AL-QUR'AN KONTEMPORER (STUDI KOMPARATIF HASSAN HANAFI DAN NASR HAMID ABU ZAID)

MOHAMMAD NOOR JIHAN, NIM. 02361177 (2007) HERMENETIKA AL-QUR'AN KONTEMPORER (STUDI KOMPARATIF HASSAN HANAFI DAN NASR HAMID ABU ZAID). Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (HERMENETIKA AL-QUR'AN KONTEMPORER (STUDI KOMPARATIF HASSAN HANAFI DAN NASR HAMID ABU ZAID))
BAB I, V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (8MB) | Preview
[img] Text (HERMENETIKA AL-QUR'AN KONTEMPORER (STUDI KOMPARATIF HASSAN HANAFI DAN NASR HAMID ABU ZAID))
BAB II, III, IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (34MB)

Abstract

Sebagian besar bentuk penafsiran al-Qur'an yang diwarisi umat Islam selama ini, terjebak dalam pembacaan yang parsial, ahistoris dan kehilangan konteks. Pembacaan seperti ini disebabkan karena kcrangka epistemologi yang selalu rigid dan apatisasi terhadap pendekatan dan metode yang tepat, bahkan sering kali mengklaim bahwa pendekatan dan metode yang digunakan adalah yang paling benar Hal ini tentunya merupakan sesuatu yang menuntut perumusan kembali. mengingat asumsi dasar bahwa setiap perubahan membawa kepada perubahan pola pikir dan pemahaman terhadap alam, manusia dan Tuhan. Bagaimana konsep al-Qur'an dalam menanggulangi perubahan sosial pada era globalisasi saat ini. Apakah konsepsi al-Qur'an masih tetap applicable dalam mencari solusi dan terapi terhadap kegalauan sosial sebagai akibat dari globalisasi dan perubahan sosial yang sangat cepat. Oleh Karena itu, pengkajian ulang secara intensif terhadap pesan al-Qur'an dalam rangka memperoleh pemahaman yang tepat dan benar merupakan tindakan yang paling urgen untuk menghadapi problematika modernitas saat ini. Hassan Hanafi dengan hermeneutika aksiomatikanya, mencoba menawarkan sebuah metode yang menurutnya melampaui obyektifitas. begitu juga dengan Nasr Hamid Abu Zaid. dengan menggunakan pendekatan dan kritik sastra modem dalam konsep hermeneutikanya. dia menawarkan sebuah altematif baru dalam proses pemahaman terhadap teks. Dikarenakan kajian ini merupakan kajian pemikiran. maka pendckatan dalam penelitian ini adalah pendekatan filosofis. yaitu suatu pendekatan dengan cara menyelidiki dan berfikir yang mendalam tentang pandangan Hassan Hanafi dan Nasr Hamid Abu Zaid terhadap teks dan penafsir, yang nantinya akan diketahui sejauh mana pandangan mereka terhadap teks dilanjutkan dengan memposisikan aliran henneneutika kcduanya. Dalam mekanisme henneneutika al-Qur'an Hassan Hanafi dan Nasr Hamid Abu Zaid. unsur-unsurnya selalu memiliki hubungan triadik antara teks. panafsir dan realitas. Teks baik sacra atau profan, keduanya merupakan bagian dari obyek hermeneutika dalam konsep hermenetika al-Qur'an Hassan Hanafi dan Nasr Hamid Abu Zaid. Namun. tcrkait dengan alQur'an sebagai obyek hermeneutika. keduanya tidak berurusan pada dimensi vertikalnya yang bersifat metafisis. namun labih pada dimensi horizontalnya yang bersifat historis. Keccnderungan subyektif-obyektif Hassan Hanafi dan obyektifitas pada Nasr Hamid Abu Zaid inilah yang menjadi keunikan dari keduanya. Di mana rnereka mcmberikan proporsi yang berbeda terhadap peran penafsir dalam proses penguakan makna.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: Perbandingan Madzhab
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Perbandingan Madzab (S1)
Depositing User / Editor: Sugeng Hariyanto, SIP (sugeng.hariyanto@uin-suka.ac.id)
Date Deposited: 23 Oct 2015 07:28
Last Modified: 23 Oct 2015 07:28
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/17998

Actions (login required)

View Item View Item