ANALISIS OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) SEBAGAI REKOMENDASI PERBAIKAN MAINTENANCE ( STUDI KASUS DI CV. SINAR ALBASIA UTAMA YOGYAKARTA )

INDRA SETYAWAN, NIM. 10660050 (2015) ANALISIS OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) SEBAGAI REKOMENDASI PERBAIKAN MAINTENANCE ( STUDI KASUS DI CV. SINAR ALBASIA UTAMA YOGYAKARTA ). Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (ANALISIS OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) SEBAGAI REKOMENDASI PERBAIKAN MAINTENANCE ( STUDI KASUS DI CV. SINAR ALBASIA UTAMA YOGYAKARTA ))
10660050_bab-i_iv-atau-v_daftar-pustaka.pdf

Download (2MB) | Preview
[img] Text (ANALISIS OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) SEBAGAI REKOMENDASI PERBAIKAN MAINTENANCE ( STUDI KASUS DI CV. SINAR ALBASIA UTAMA YOGYAKARTA ))
10660050_bab-ii_sampai_sebelum-bab-terakhir.pdf
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (1MB)

Abstract

CV. Sinar Albasia Utama adalah perusahan bergerak di bidang pengolahan kayu yang memproduksi barecore. Penelitian dilakukan pada bagian lini produksi III yang menganalisis Maintenance Perfomance Measurement (MPM) mesinDouble Surface Planer GT-610A dan mesin Gang Rip Saw SK-305HA.Penelitian ini mengangkat tema pengukuran performansi perawatan dengan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE). Hasil perhitungan losses yang terjadi dilakukan dengan metode analisis Six Big Losses sebagai dasar rekomendasi perbaikan dengan pendekatan 8 pilar TPM untuk meningkatkan efektivitas maintenance dan mesin produksi. Dari hasil penelitian diketahui nilai OEE periode triwulan I mesin GT-610A dan SK-305HA berada di bawah nilai 85%, standar JIPM (Japan Institute of Plant Maintenance). Nilai nilai rata-rata OEE periode triwulan I mesin GT-610A adalah 60.62% dan mesin SK-305HA adalah 62.09%. Hasil analisis six big losses diketahui losses yang mempengaruhi rendahnya nilai OEE mesin GT-610A dan SK-305HA adalah reduced speed losses, breakdown loss, set up and adjustment losses, dan idle and small stop losses. Salah satu dari rekomendasi perbaikan dengan pendekatan 8 pilar TPM adalah autonomous maintenance penggantian v-belt yang merampingkan proses penanganan kerusakan penggantian v-belt dari rata-rata awal 184 menit menjadi 74 menit. Untuk perawatan berkala pada v-belt bagian bawah dihasilkan dari analisis MTBF, waktu perawatan v-belt adalah per 100 jam kerja operasi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Tutik Farihah, M.Sc.
Uncontrolled Keywords: MPM, OEE, Six Big Losses, JIPM, TPM, Autonomous Maintenance
Subjects: Tehnik Industri
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Teknik Industri (S1)
Depositing User / Editor: Miftahul Ulum [IT Staff] ---- youtube : ulum virgo -------- Facebook : digilibuin
Date Deposited: 26 Oct 2015 01:26
Last Modified: 26 Oct 2015 01:26
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/18011

Actions (login required)

View Item View Item