DOA- DOA NABI MUSA DALAM AL QUR'AN

EDWAR ABDULLAH, NIM. 01530475 (2007) DOA- DOA NABI MUSA DALAM AL QUR'AN. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text
BAB I, V, DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (4MB) | Preview
[img] Text
BAB II, III, IV,.pdf
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (10MB)

Abstract

Kisah yang terdapat dalam al-Quran adalah bagian dari goresan kehidupan manusia yang diabadikan dalam al-Quran. Diterimanya kisah dari orang-orang terdahulu dalam al-Qur'an disebabkan nilai sejarah hidup mereka mempunyai nilai moral yang dapat dijadikan pesuluh bagi generasi selanjutnya. Nabi Musa adalah bagian dari masa lalu yang begitu jauh jaraknya dari generasi Nabi Muhammad, akan tetapi kisah beliau diabadikan dalam al-Qur an terutama lafaz-lafaz doa yang ia panjatkan. Kata-kata doa dan ritual doa bagi bangsa Indonesia tidaklah asing walau istilah tersebut diambil dari bahasa Arab. Kata doa dalam bahasa Indonsia bermakna memohon atau ll1eminta kepada Allah. Timbulnya motivasi atau keinginan wituk berdoa kepada Atlah tentu secara tidak langstmg adanya pengkuan kekuatan lain yang akan membant u at au menguasai manusia dalam menyelesaikan permasalahan yang mereka hadapi. Ada dua pertanyaan yang akan dikaji dalam penelitian ini, hal apa saja yang memotivasi Nabi Musa berdoa dan pesan moral apa yang dapat diambil dari diabadikannya lataz-lafaz doa Nabi Musa. Untuk mejawab pertanyaan ini langkah pertama yang akan dilakukan penulis adalah mengumpulkan data-data yang berkaitan langsug dengan doa~oa Nabi Musa dengan merujuk pada Al-Qur'in dan Terjemahnya. Setelah itu data-data yang terkumpul akan diolah dengan mengutamakan metodologi deskriptif dan analitis. Motivasi manusia berdoa ada tiga sebab: Pertama, manusia terbut berada dalam keadaan bahaya bisa disebut doa dalam konteks "iStinghiSah: tujuan doa dalam konteks ini adalah untuk rninta keselamatan dan kemenangan. Kedua, dikarenakan ia mendapatkan rahmat, nikmat atau hidayah maka ia akan berdoa pada Tuhan. Ketiga, dikarenakan adanya rasa bersalah atau berdosa kepada Tuhan, tujuan dari doa ini adalah untuk meminta ampunan. Motivasi Nabi Miisa berdoa kepada Tuhan lebih cenderung pada konteks "istighiSah" dan beberapa doa yang lain dikarenakan rasa berdosa Miisa kepada Tuhan dan juga dikarenakan rasa kasih sayangnya terhadap umatnya. Adanya penerimaan lafaz doa Nabi Misi dalam al-Quran bertujuan wituk memberikan motivasi kepada manusia tmt uk berdoa kepada Allah. Selain dari pada itu juga memberikan penjelasan bahwa adanya pertolongan Ailah kepada manusia dalam kehidupan dan juga mempertegas adatiya legalitas yaing jelas mengenai ibadah doa disisi Allah.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Drs,H,Mahfudz Masduki, M,A
Uncontrolled Keywords: DOA-DOA NABI MUSA DALAM AL QUR'AN
Subjects: Tafsir Hadist
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Tafsir Hadist (S1)
Depositing User / Editor: Miftakhul Yazid Fuadi, SIP.
Date Deposited: 06 Nov 2015 06:50
Last Modified: 14 Jan 2016 05:34
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/18131

Actions (login required)

View Item View Item