AGAMA DAN NEGARA MENURUT ALI ABD AR-RAZIQ (Suatu telaah dimensi episteme)

AHMAD YASSARONI, NIM. 00510327 (2007) AGAMA DAN NEGARA MENURUT ALI ABD AR-RAZIQ (Suatu telaah dimensi episteme). Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA.

[img]
Preview
Text (AGAMA DAN NEGARA MENURUT ALI ABD AR-RAZIQ (Suatu telaah dimensi episteme))
BAB I, V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img] Text (AGAMA DAN NEGARA MENURUT ALI ABD AR-RAZIQ (Suatu telaah dimensi episteme))
BAB II, III, IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (2MB)

Abstract

Nama 'Ali Abd ar-Raziq tidak bisa begitu saja ditinggalkan kalau kita mengkaji tentang hubungan agama dan Negara dalam dunia Islam. Dalam percaturan intelektual dan politik Islam, kontribusi pemikiran dari salah seorang ulama al Azhar ini sangat signifikan, meskipun bersamaan dengan itu ia menuai badai kritik dan kecaman dikarenakan pemikiran dan gagasannya yang kontroversial. Hampir dapat dipastikan, diskursus tentang hubungan Islam dan negara di dunia Islam manapun, nama 'Ali 'Abd ar-Raziq dan gagasan politiknya akan selalu disinggung. Inti pendapat kontroversial 'Ali ' Abd ar-Raziq adalah tidak adanya negara Islam . Islam menurut 'Ali 'Abd ar-Raziq adalah agama moral . "Aku diutus tidak lain untuk menyempurnakan akhlak yang mulia," demikian sabda Nabi SAW. Tugas utama Nabi adalah menyampaikan risalah kenabian yang borisi tontnng njaran moral. Sampai akhir hayatnya Nabi SAW ticfak pernah menyatakan tentang bentuk pemerintahan serta sistem politik seperti apa yang mesti diterapkan setelah beliau wafat untuk membangun komunitas Muslim . Maka dari itu, menurut Ali 'Abd ar-Raziq asumsi yang menyatakan perlunya mendirikan negara dengan system, peraturan perundangan serta pemerintahan yang islami adalah sesuatu yang keliru. Dari uraian tersebut ada hal yang menarik yang menjadi pertanyaan bagi penulis yakni bagaimanakah dasar pijak yang digunakan Ali Abd ar-Raziq dalam pemikirannya yang secular. Baik itu pijakan teologi, epistemology maupun methedologi. Kajian politik yang cukup singkat ini di posisikan sebagai telaah terhadap pemikiran Ali Abd ar-Raziq yang dalam hal ini dianggap sekular dalam nal pemanamannya tentang relasi agama dan ncgara . Dikarenakan kajian ini merupakan studi tokoh, maka, pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan sosio-historis. Dimaksudkan sebagai suatu metode pemahaman terhadap suatu hasil pemikiran dengan melihatnya sebagai suatu ide yang mempunyai kesatuan mutlak dengan waktu, tempat, kebudayaan dan lingkungan dimana sipemikir tinggal dan memunculkan ide tersebut. Berdasarkan metode yang digunakan maka terungkap bahwa pijakan teologi yang dijadikan pedoman adalah pijakan al-Qur'an. Argumentasinya ini dibangun di atas dasar beberapa ayat al-Qur' an. Dengan mengutip beberapa ayat al-Qur'an 'Ali ' Abd ar-Raziq menjustifikasi pemisahan anrara otontas agama deuguu olonlas pohuk dan Muhammad JA W hanyalah seorang rasul, dmrus uuluk iueuyaiupaikau waliyu Tuhan pada manusia Jan bukan yang lain

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: H. Zuhri. M.Ag.
Subjects: Aqidah Filsafat
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta > Aqidah Filsafat
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Aqidah Filsafat (S1)
Depositing User / Editor: S.kom Fatchul Hijrih
Date Deposited: 16 Nov 2015 04:26
Last Modified: 16 Nov 2015 04:26
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/18239

Actions (login required)

View Item View Item