RELEVANSI HERMENEUTIKA FlLOSOFIS BAGI GEISTESWISSENSCHAFTEN (Studi Tentang Truth and Method Karya Hans Georg Gadamer [1900-2002])

RIDWAN MUZIR, NIM. 98512604 (2006) RELEVANSI HERMENEUTIKA FlLOSOFIS BAGI GEISTESWISSENSCHAFTEN (Studi Tentang Truth and Method Karya Hans Georg Gadamer [1900-2002]). Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA.

[img]
Preview
Text (RELEVANSI HERMENEUTIKA FlLOSOFIS BAGI GEISTESWISSENSCHAFTEN (Studi Tentang Truth and Method Karya Hans Georg Gadamer [1900-2002]))
BAB I, VI, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview
[img] Text (RELEVANSI HERMENEUTIKA FlLOSOFIS BAGI GEISTESWISSENSCHAFTEN (Studi Tentang Truth and Method Karya Hans Georg Gadamer [1900-2002]))
BAB II, III, IV, V.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (11MB)

Abstract

Hermeneutika filosofis yang dikemukakan Hans-Georg Gadamer (I 900-2002) adalah refleksi kritis tentang pemahaman dan interpretasi yang berlandaskan ontologi keterbatasan tcrnμurnl Dasein, st:buah hermeneutika yang tit.lak mengobjektivasi pengalaman dan amat sadar dengan historikalitas pemahaman. Truth and J\;fethod adalah buku di mana Gadame1 meletakkan semua itu pada Jandasan yang ontologis. Truth and Method menyatakan bahwa di wilayah pengalaman manusia tentang dunia terdapat kebenaran-kebenaran yang tak tanggulangi oleh metode-metode ilmiah ilmu pengetahuan modern. Di sini poin terpentingnya bukanlah 11.!ntang adanya kt:bt:naran-kebenaran lain yang terdapat di Juar jangkauan metode saintifik, akan . tetapi bal1\.va kebenaran-kebenaran yang d1kla1m berbaga1 ilmu 1tu luruh ke dalam keuniversa[an "pengalaman hermeneutis." Keuniversalan ini tidak disimpulkan Gadamer secara empiris, akan tetapi dari analisis fenomenologis atas pengalaman aktual manusia ketika memahami sesuatu. Dari sini Jahirlah tesis bahwa sr:tiap remahaman dan teori pemahaman takkan bisa mengantarkan manusia pada "objek'' dalam dirinya sendiri sebab hakikat pengalaman dan pemahaman adalah historis. Tesis ini berimplikasi pada Geisteswissenschqften sebagai disiplin yang mengkaji makna-makna yang telah dihasilkan manusia lewat kebudayaannya clalam rangka pembudidayaan dirinya. Makna yang terkandung dalam ekspresi-ekspresi kultural diwarisi melalui tradisi dan hadir kepada masa sekarang sebagai sesuatu yall'g mengajukan klaim kebenaran sendiri dan menuntut untuk diakui dan dipahami. Proses terse but me mer! ukan mediasi historis dan interpreti f yang mustahi I berlangsung tanpa bahasa. Sejarah dan pemahaman menjadi ada karena bahasa ada, inilah letak keuniversalan linguistikalitas pemahaman. Apa yang ingin dihindari hermeneutika filosofis adalah menangkar ekspresi-ekspres1 linguistis tersebut kc dalam kerangkeng metode demi memperoleh "apa yang sebenarnya." Secara hermeneutis, Truth and Method dapat dibnca berdasarkan kaitan tiga bagian utamanya --estetika, sejarah dan bahasa-, yaitu keterikatan (Zugehorigkeit). Pengamat dengan karya seni, masa kini dengan masa lalu, kata dengan acuannya terikat satu sama lain. Analisis Truth and Method tidak berpijak pada pola subjekobjek yang saling berhadapan dalam dirinya masing-masing. Dua pihak yang berhadapan meluruhkan cakrawalanya karena ada penerjemahan yang hakikatnya adalah interpretasi-diri atas sejarah-berdampak klaim kebenaran kedua belah pihak. Hermeneutika filosofis dalam Truth and Method ingin menyatakan bahwa setiap upaya mengkategorikan pengalaman demi menemukan sesuatu yang murni akan terbentur pada ketakterbatasan hidup. Hidup yang tak terbatas akan tersingkap manakala suaranya yang terdapat di balik bahasa ditangkap oleh telinga yang rcla menerima pertanyaan dan tak ragu mengajukan jawab. Jika hermeneutika filosofis didengar dan diakui sebagai sebuah pertanyaan, Geisteswissenschaften semestinya akan memberikan jawaban yang rendah hati. Jawaban yang menjadi sikap sebuah disiplin pengetahuan yang selalu tahu diri akan keterbatasannya sendiri dan oleh karena itu tak main tuding. Dan sudah barang tentu, jawaban itu disampaikan dengan nada tegas dan berwibawa, sebab pengetahuan mesti berpihak. Bagaimana pun juga.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Alim Roswanto, S.Ag, M.Ag
Subjects: Aqidah Filsafat
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta > Aqidah Filsafat
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Aqidah Filsafat (S1)
Depositing User / Editor: S.kom Fatchul Hijrih
Date Deposited: 17 Nov 2015 02:38
Last Modified: 17 Nov 2015 02:38
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/18313

Actions (login required)

View Item View Item