PENINGKATAN KUALITAS PRODUK ROKOK SIGARET KRETEK TANGAN DENGAN PENDEKATAN SIX SIGMA DI PR. GAGAK HITAM BONDOWOSO

MAHSUN ABDUS SALAM, NIM. 11660027 (2015) PENINGKATAN KUALITAS PRODUK ROKOK SIGARET KRETEK TANGAN DENGAN PENDEKATAN SIX SIGMA DI PR. GAGAK HITAM BONDOWOSO. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (PENINGKATAN KUALITAS PRODUK ROKOK SIGARET KRETEK TANGAN DENGAN PENDEKATAN SIX SIGMA DI PR. GAGAK HITAM BONDOWOSO)
11660027_bab-i_iv-atau-v_daftar-pustaka.pdf

Download (13MB) | Preview
[img] Text (PENINGKATAN KUALITAS PRODUK ROKOK SIGARET KRETEK TANGAN DENGAN PENDEKATAN SIX SIGMA DI PR. GAGAK HITAM BONDOWOSO)
11660027_bab-ii_sampai_sebelum-bab-terakhir.pdf
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (2MB)

Abstract

Peningkatan kualitas merupakan aktivitas teknik dan menajemen, melalui pengukuran karakteristik kualitas dari suatu produk, kemudian membandingkannya dengan spesifikasi produk yang diinginkan dan mengambil tindakan peningkatan yang tepat untuk mengatasi perbedaan antara kinerja aktual dengan standar. PR. Gagak Hitam Bondowoso merupakan perusahaan yang bergerak dibidang industri rokok kretek. Dari hasil penelitian diperoleh jenis-jenis kecacatan yang terjadi pada varian rokok sigaret kretek tangan yaitu jenis kecacatan kropos, diameter terlalu besar, diameter terlalu kecil, berminyak, kertas mengelupas, kertas sobek, terlalu padat, terlalu lembek, ujung rokok tidak rata, hasil lintingan tidak rapi, kotor, dan ada rambut di rokok. Dari jenis kecacatan diatas yang menjadi CTQ kunci ialah jenis kecacatan yang memiliki persentase kecacatan mencapai 80% yaitu jenis cacat kropos sebesar 51,02%, diameter terlalu besar sebesar 14,55%, diameter terlalu kecil sebesar 9,70%, dan jenis cacat produk ujung rokok tidak rata sebesar 9,50%. Hasil analisis dengan Fault Tree Analysis diketahui bahwa penyebab utama dari sebagian besar jenis kecacatan ialah faktor Human Error. Dari hasil perhitungan diperoleh nilai DPMO bulan Januari 2015 ialah sebesar 3177,833 dengan tingkat sigma 4,229689 sigma. Nilai DPMO untuk bulan Maret ialah sebesar 2834,146 dengan tingkat sigma sebesar 4,267159 sigma. sedangkan pada bulan April 2015 diperoleh nilai DPMO sebesar 2918,334 dengan tingkat sigma sebesar 4,257255 sigma. Dari hasil analisis dengan menggunakan Failure Mode and Effect Analysis diperoleh jenis kecacatan yang memiliki skala Risk Priority Number (RPN) tertinggi ialah jenis cacat produk kropos dan RPN terendah pada jenis cacat rokok berminyak.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Kifayah Amar, Ph. D.
Uncontrolled Keywords: Six Sigma, DMAIC, Fault Tree Analysis, Failure Mode and Effect Analysis, dan Defect per Million Opportunities.
Subjects: Tehnik Industri
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Teknik Industri (S1)
Depositing User / Editor: Miftahul Ulum [IT Staff] ---- youtube : ulum virgo -------- Facebook : digilibuin
Date Deposited: 04 Dec 2015 06:25
Last Modified: 04 Dec 2015 06:25
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/18534

Actions (login required)

View Item View Item